Hayuning Ratri Hapsari | Meyendah Lestari
Potret Azka CoC S3 (instagram.com/brother_azka)
Meyendah Lestari

Clash of Champions (COC) Season 3 sudah dimulai kembali. Acara yang paling ditunggu-tunggu ini kembali menghadirkan deretan mahasiswa berprestasi dari berbagai perguruan tinggi terbaik di Indonesia maupun luar negeri. 

Di antara banyaknya peserta yang diperkenalkan, nama Mohammad Azka Hafizh Adziman atau Azka Adziman menjadi salah satu yang paling banyak menarik perhatian.

Bukan tanpa alasan, mahasiswa University of Oxford ini memiliki perjalanan akademik yang sangat mengesankan sekaligus prestasi yang membuat banyak orang kagum. 

Untuk lebih mengenal Azka, berikut beberapa fakta menarik tentangnya. Yuk, simak!

1. Sudah lama menempuh pendidikan di Inggris

potret Azka CoC S3 (ruangguru.com)

Sebelum menjadi mahasiswa Oxford, Azka rupanya sudah tinggal di Oxford selama 12 tahun, lho. Dia pernah menempuh pendidikan di Bartholomew School, Oxford dan William Fletcher Primary School, Oxford.

Pengalaman belajarnya selama bertahun-tahun di luar negeri membuatnya terbiasa dengan sistem pendidikan internasional sekaligus membentuk kemampuan akademiknya yang kuat.

2. University of Oxford jadi pilihannya menempuh perkuliahan

potret Azka CoC S3 (WhatsApp Channel/Azk-Anything!)

Azka merupakan mahasiswa Engineering Science di University of Oxford, Inggris yang merupakan salah satu universitas terbaik di dunia. Laki-laki yang lahir di tahun 2004 ini juga berhasil meraih predikat First-Class Honours, yang mana IPK tersebut setara dengan 4.00/4.00, lho! Keren banget deh, Azka! 

Dilansir dari ruangguru.com, Azka baru saja menyelesaikan studi tahun ketiganya, yang sekaligus menjadi tanda selesainya jenjang S1-nya. Lalu, Azka akan melanjutkan ke tahun keempat untuk menyelesaikan program integrated master’s, yaitu program yang menggabungkan S1 dan S2 dalam satu rangkaian studi. Dengan sistem ini, Azka menyelesaikan S1 dalam tiga tahun, lalu lanjut satu tahun tambahan untuk memperoleh gelar magister (S2).

3. Memilih jurusan Engineering Science

potret Azka CoC S3 (instagram.com/brother_azka)

Masih dilansir dari wawancara Azka melalui ruangguru.com, ia memilih jurusan Engineering Science di University of Oxford karena memiliki ketertarikan pada bidang kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), machine learning, dan robotika. Menurutnya, bidang engineering memberikan kesempatan untuk memanfaatkan ilmu matematika dan sains dalam menciptakan solusi bagi berbagai permasalahan di dunia nyata. 

Selain itu, minatnya terhadap dunia teknik juga tumbuh karena terinspirasi oleh sang ayah, Mohammad Fauzan Adziman yang kini menjabat sebagai Dirjen Kemendiktisaintek. Azka juga mengaku tertarik dengan sistem pembelajaran Engineering Science di University of Oxford yang memungkinkan mahasiswa mempelajari berbagai cabang teknik terlebih dahulu sebelum menentukan spesialisasi. Setelah mendapatkan dasar yang kuat, ia memilih mendalami Information Engineering yang berfokus pada AI, machine learning, dan robotika.

4. Aktif memimpin organisasi mahasiswa di University of Oxford

potret Azka CoC S3 (ruangguru.com)

Selain berprestasi di bidang akademik, Azka juga aktif mengikuti berbagai organisasi mahasiswa selama menempuh pendidikan di University of Oxford. Ia pernah menjabat sebagai Presiden OXONIS, organisasi mahasiswa S1 Indonesia di University of Oxford.

Menurut Azka, organisasi tersebut jadi tempat ia bertemu dengan banyak mahasiswa Indonesia, bahkan di organisasi inilah ia bertemu Nabil, Abelle dan Joshua yang juga peserta Clash of Champion season sebelumnya. 

Saat ini, Azka juga dipercaya sebagai Presiden Oxford Robotics Club, organisasi yang belum lama didirikan bersama rekan-rekannya. Melalui organisasi tersebut, ia memimpin sejumlah proyek robotika yang diikutsertakan dalam berbagai kompetisi tingkat nasional maupun internasional. Salah satu proyeknya, Unibots, bahkan berhasil meraih juara dua pada babak regional dan melaju ke babak final, lho! 

5. Menjadi salah satu peserta yang paling dinanti di Clash of Champion S3

Azka CoC S3 (instagram.com/ruangguru)

Kehadiran Azka di Clash of Champions Season 3 langsung memancing antusiasme penonton. Latar belakang pendidikannya di University of Oxford, ditambah prestasi akademik yang dimilikinya, membuat banyak orang penasaran bagaimana strategi dan kemampuannya saat menghadapi berbagai tantangan dalam acara tersebut.

Namun pastinya, seperti peserta lainnya, Azka juga tetap harus menghadapi beragam tantangan yang tidak hanya menguji kemampuan akademik, tetapi juga strategi, ketelitian, dan ketahanan mental di bawah tekanan. Dengan segudang prestasi yang dimiliki Azka, baik akademik, pengalaman berorganisasi, hingga aktivitasnya di bidang olahraga dan robotika, tidak heran jika ia menjadi salah satu peserta yang paling mencuri perhatian di Clash of Champions Season 3 ini.

Udah nggak sabar nih, menantikan bagaimana Azka menunjukkan kemampuan dan strateginya dalam setiap tantangan di kompetisi tersebut. Semoga Azka bisa bertahan sampai final, ya! Yuk, dukung Azka terus!