Perjalanan panjang dari serial manga The Prince of Tennis akhirnya resmi mencapai akhir. Setelah menemani pembaca selama 27 tahun, bab terakhir The New Prince of Tennis resmi diterbitkan, menandai berakhirnya kisah yang dimulai sejak manga orisinal debut pada 1999.
Bersamaan dengan kabar tersebut, Takeshi Konomi menyampaikan pesan perpisahan dan ucapan terima kasih kepada para penggemar yang telah mengikuti serial ini selama hampir tiga dekade.
Melansir Oricon, bab ke-477 dari The New Prince of Tennis yang dimuat di majalah Jump SQ edisi September pada 4 Agustus 2026 resmi menjadi penutup perjalanan serial manga The Prince of Tennis.
Dalam pesannya, Konomi mengungkapkan, “Terima kasih atas dukungan kalian terhadap Tenipuri dan karakter-karakter kesayangannya selama 27 tahun. Izinkan saya beristirahat sejenak…” tulisnya sebagai ungkapan rasa syukur kepada para pembaca selama perjalanan panjang manga tersebut.
Sebagai penutup akhir dari serial manga The New Prince of Tennis, majalah Jump Square edisi September memberikan sejumlah bonus spesial. Bab terakhir akan dicetak berwarna dan disertai bonus CD yang menampilkan lagu berjudul Rackets Filled with Memories.
Lagu tersebut ditulis sekaligus dikomposisikan oleh Takeshi Konomi bersama Tenipuri Familia yang melibatkan 143 pengisi suara serta para pemeran musikal dari berbagai generasi franchise The Prince of Tennis.
Selain itu, para penggemar juga memperoleh item peringatan bertajuk The New Prince of Tennis Finale Memorial Final Chapter B5 Replica Manuscript Print Set mini melalui layanan aplikasi khusus. Set tersebut berisi reproduksi mini dari seluruh naskah bab terakhir yang terdiri dari 48 halaman, termasuk halaman hitam-putih dan berwarna.
Tingginya antusiasme penggemar akan perilisan edisi September majalah Jump SQ, membuat pihak publisher memutuskan untuk mencetak ulang majalah tersebut dengan distribusi tambahan ke toko buku Jepang mulai 26 Agustus. Volume ke-48 dari The New Prince of Tennis, yang menjadi penutup seri, dijadwalkan terbit pada 4 September 2026.
Seri manga The Prince of Tennis pertama kali diserialisasikan di Weekly Shonen Jump pada Juli 1999. Manga ini mengikuti kisah Ryoma Echizen, seorang petenis muda berbakat yang bergabung dengan klub tenis SMP Seishun Academy dan berusaha menjadi pemain terbaik melalui berbagai pertandingan melawan sekolah-sekolah kuat.
Setelah manga orisinalnya berakhir pada tahun 2008, ceritanya berlanjut melalui sekuel yang dibuat oleh Takashi, berjudul The New Prince of Tennis, yang terbit di Jump SQ pada tahun 2009. Sekuelnya sendiri mengangkat kisah Ryoma di kamp pelatihan tim nasional U-17 Jepang yang bersiap untuk melawan tim-tim dunia.
Selama lebih dari dua dekade, The Prince of Tennis berkembang menjadi salah satu karya yang bergenre olahraga tersukses di Jepang. Serial manganya berhasil terjual lebih dari 60 juta kopi dalam total sirkulasi.
Serial ini juga melahirkan adaptasi anime televisi, OVA, film animasi, film live-action yang dibintangi oleh Kanata Hongo, video game, hingga pertunjukan musikal Tenimyu yang populer dan telah dipentaskan selama bertahun-tahun.
Kesuksesan mulai dari serial manga hingga musikalnya membuat popularitas The Prince of Tennis memiliki basis penggemar yang kuat baik di Jepang maupun mancanegara.
Berakhirnya serial The Prince of Tennis menutup perjalanan sebuah karya yang telah menjadi bagian dari manga olahraga modern. Melalui pesan terakhirnya, Takeshi Konomi bukan hanya mengakhiri kisah Ryoma Echizen, tetapi juga menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan pembaca sekaligus penggemar yang telah setia mendampingi perjalanan serial ini selama 27 tahun.
Baca Juga
-
SSS-Class Revival Hunter Dapat Adaptasi Anime, Tayang Januari 2027
-
Hotel Inhumans Rilis Lagu Tema untuk Musim Kedua, Tayang Perdana 4 Oktober
-
Manga You Are a Four Leaf Clover Diadaptasi ke Anime
-
As a Reincarnated Aristocrat Musim 3 Ungkap Cast Baru, Tayang 27 September
-
Mangaka Noragami Kembali dengan Manga Baru, Rilis 6 Oktober
Artikel Terkait
Entertainment
-
Heboh Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby: Ketika Selisih Usia Jadi Cermin Standar Ganda Kita
-
Gandeng Apple, Video Musik 'New Trick' Ros Resmi Dirilis Sebelum Album Kedua
-
Awas Tersesat! Film Horor 'Urang Bunian' Siap Bawa Penonton Masuk ke Dimensi Lain
-
Teaser Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Dirilis, Kisah Ale Ingin Akhiri Hidup
-
20 Webtoon Masuk Finalis World Webtoon Awards 2026, Voting Pembaca Dibuka
Terkini
-
Humor yang Membunuh Sains: Menyoal Sentilan Prabowo dan Narasi Anti-Intelektual
-
Bye Jerawat Meradang! 4 Hybrid Sunscreen Heartleaf Kontrol Produksi Sebum
-
Stigma Tubuh Perempuan dan Warisan Tabu dalam Bahasa Sehari-hari
-
FIFA ASEAN Cup: Pertaruhan Hidup-Mati Bagi John Herdman di Timnas Indonesia
-
Review Film Soulmate: Pahami Bahwa Belahan Jiwa Tak Selalu Kekasih Romantis