Anime Witch Hat Atelier berhasil membawa pulang penghargaan Best Anime Series dalam ajang Astra TV Awards 2026. Penghargaan tersebut diberikan oleh Hollywood Creative Alliance (HCA) dalam seremoni yang digelar di Los Angeles pada Sabtu, 15 Agustus 2026.
Kemenangan ini menjadi pencapaian terbaru bagi adaptasi anime karya Kamome Shirahama tersebut setelah musim pertamanya tayang pada April 2026. Witch Hat Atelier berhasil mengungguli lima judul lain yang masuk nominasi kategori yang sama, yaitu Dandelion, MAO, Rooster Fighter, Sakamoto Days, serta STEEL BALL RUN JoJo's Bizarre Adventure.
Menurut laporan HCA yang dikutip dari Anime News Network, kategori Best Anime Series pertama kali diperkenalkan dalam Astra TV Awards pada 2024. Solo Leveling menjadi anime pertama yang memenangkan kategori tersebut, sebelum Dragon Ball Daima meraih penghargaan serupa pada 2025. Dengan demikian, Witch Hat Atelier menjadi anime ketiga yang memenangkan kategori Best Anime Series sejak pertama kali diperkenalkan.
Tak hanya mendapatkan penghargaan untuk serialnya, Witch Hat Atelier juga memperoleh dua nominasi di kategori pengisi suara. Anjali Kunapaneni masuk nominasi Best Lead Voice Over Performance in a Series berkat perannya sebagai Coco, sedangkan Joshua K. Waters dinominasikan dalam kategori Best Supporting Voice Over Performance in a Series sebagai Qifrey. Namun, keduanya belum berhasil membawa pulang kemenangan di kategori masing-masing.
Witch Hat Atelier merupakan adaptasi dari manga berjudul sama karya Kamome Shirahama yang mulai diserialisasikan di majalah Morning Two milik Kodansha pada Juli 2016. Hingga 2026, manga tersebut telah memiliki 16 volume dan terjual lebih dari sembilan juta kopi. Popularitasnya juga telah membawanya meraih sejumlah penghargaan internasional, termasuk Harvey Award dan Eisner Award.
Anime ini diproduksi oleh BUG FILMS dengan Ayumu Watanabe sebagai sutradara. Hiroshi Seko menangani komposisi seri dan penulisan naskah, sementara Kairi Unabara bertugas sebagai desainer karakter dan Yuka Kitamura menggarap musik. Musim pertama mulai ditayangkan di Jepang pada 6 April 2026 melalui Tokyo MX dan sejumlah stasiun televisi lainnya.
Cerita Witch Hat Atelier berpusat pada Coco, seorang gadis yang sejak kecil bermimpi menjadi penyihir. Di dunia tempatnya tinggal, terdapat anggapan bahwa hanya orang yang terlahir dengan kemampuan sihir yang dapat menggunakan atau mempelajari sihir. Karena itu, Coco merasa mimpinya tidak mungkin terwujud.
Segalanya berubah ketika seorang penyihir bernama Qifrey datang ke desanya. Coco kemudian mengetahui bahwa keyakinan yang selama ini dipercayai masyarakat tentang sihir ternyata tidak sepenuhnya benar. Namun, sebuah kesalahan membuat Coco tanpa sengaja menggunakan sihir dan menyebabkan ibunya serta rumah mereka terperangkap dalam kristal.
Qifrey yang mengetahui kejadian tersebut kemudian menjadikan Coco sebagai muridnya. Bersama tiga murid penyihir lainnya, Agott, Tetia, dan Richeh, Coco mulai mempelajari sihir sekaligus mencari cara untuk menyelamatkan ibunya. Dalam perjalanannya, ia juga berhadapan dengan kelompok penyihir misterius berjubah yang dikenal sebagai Brimmed Caps.
Penghargaan ini semakin menambah daftar pencapaian Witch Hat Atelier yang telah mendapatkan perhatian besar sejak versi manganya. HCA sendiri merupakan organisasi yang beranggotakan kritikus, jurnalis, aktor, produser, podcaster, penulis, serta berbagai pekerja kreatif di industri hiburan.
Menariknya, kemenangan tersebut juga datang setelah HCA memberikan penghargaan Animation Is Cinema kepada film Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba Infinity Castle dalam Astra Film Awards pada Januari 2026. Sementara itu, Witch Hat Atelier Season 2 telah dikonfirmasi dan saat ini tengah dipersiapkan, meski jadwal penayangannya belum diumumkan.
Baca Juga
-
Pesepak Bola Lee Kang In Gabung The Black Label, Siap Jajal Karier Hiburan
-
Grammy Pertimbangkan Ubah Kategori Asian Pop Usai BTS Tolak Kirim Karya
-
Chiikawa The Movie Sukses Raup 6 Miliar Yen, Tayang di Indonesia 28 Agustus
-
Film Baru Makoto Shinkai Resmi Dapat Mitra Distribusi untuk Pasar Indonesia
-
Cha Eun Woo Pertimbangkan Drama Baru dari Semesta Bon Appetit, Your Majesty
Artikel Terkait
Entertainment
-
Pesepak Bola Lee Kang In Gabung The Black Label, Siap Jajal Karier Hiburan
-
Grammy Pertimbangkan Ubah Kategori Asian Pop Usai BTS Tolak Kirim Karya
-
Flirty dan Sensual! Katseye Jadi Pusat Perhatian di Lagu Hootie Frutti
-
Xdinary Heroes Batalkan Fan Meeting THE X-TOWN, Mengapa?
-
Sinopsis Coyote vs. Acme, Debut dengan Skor Tinggi dan Tuai Pujian Kritikus
Terkini
-
5 Body Wash dengan Scrub Halus untuk Perawatan Kulit Bersih Menyeluruh
-
Ibu Rumah Tangga: Karyawan Tanpa Gaji, Tanpa Cuti, Tanpa Bonus
-
Al-Adzkar An-Nawawiyah: Kitab yang Mengajak Kita Mengingat Tuhandi Tengah Notifikasi dan Kecemasan
-
PATRIBERA 2026 Hadirkan AHY hingga Diskoria, Warnai Langkah Awal Mahasiswa Baru UPNVJ
-
Seribu Teman Kurang, Satu Musuh Kebanyakan: Buku Seni Menemukan Kawan dan Menumbuhkan Diri