Lintang Siltya Utami | Anggia Khofifah P
Hunter x Hunter (X/shonenjump)
Anggia Khofifah P

Kabar terbaru datang dari Yoshihiro Togashi, kreator manga Hunter x Hunter, yang memutuskan untuk tidak lagi menerima pekerjaan eksternal dengan tenggat waktu setelah menyelesaikan seluruh proyek yang saat ini menjadi tanggungannya. Keputusan tersebut diambil karena kondisi fisik dan mental yang selama bertahun-tahun memengaruhi aktivitasnya sebagai mangaka.

Melalui akun X resminya pada Senin (5/10/2026), Togashi menjelaskan bahwa dirinya ingin memprioritaskan pengerjaan manuskrip miliknya sendiri. Ia juga mengatakan akan menyampaikan informasi terbaru mengenai aktivitasnya melalui akun X tersebut setelah kembali mengerjakan manuskrip.

"Karena kombinasi masalah kesehatan fisik dan mental, saya memutuskan untuk menolak semua pekerjaan mendatang yang memiliki tenggat waktu setelah menyelesaikan pekerjaan yang sedang saya jalankan, serta memprioritaskan pengerjaan manuskrip saya sendiri," tulis Togashi dalam pernyataannya.

Keputusan ini pada dasarnya membuat Togashi tidak akan mengambil permintaan pekerjaan tambahan seperti ilustrasi peringatan, gambar untuk proyek tertentu, atau pekerjaan lain yang memiliki deadline. Bagi pembaca Hunter x Hunter, langkah tersebut menjadi kabar penting karena waktu yang sebelumnya digunakan untuk pekerjaan eksternal kini dapat lebih difokuskan pada manga yang telah lama dinantikan kelanjutannya.

Seperti dilansir Anime News Network, kondisi kesehatan Togashi memang telah menjadi persoalan serius selama bertahun-tahun. Ia pernah mengungkapkan bahwa masalah pada punggung bagian bawah membuatnya mengalami rasa sakit yang parah hingga kesulitan duduk di kursi untuk menggambar selama sekitar dua tahun. Aktivitas sehari-hari bahkan bisa membutuhkan waktu tiga hingga lima kali lebih lama dibandingkan biasanya. Togashi juga menjalani operasi terkait masalah tersebut pada 2024.

Kondisi itu membuat Hunter x Hunter tidak lagi mengikuti jadwal mingguan seperti ketika pertama kali diterbitkan. Shueisha sebelumnya mengumumkan pada Desember 2022 bahwa manga tersebut tidak akan melanjutkan serialisasi dengan format mingguan setelah Chapter 400. Keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan kondisi kesehatan Togashi, sehingga penerbitan berikutnya dilakukan dengan jadwal yang lebih fleksibel.

Manga ini sempat kembali terbit pada 29 Juni 2026 dan merilis 10 chapter hingga Chapter 420 pada 7 September. Setelah itu, Hunter x Hunter kembali hiatus dan jadwal penerbitan Chapter 421 belum diumumkan. Meski demikian, Togashi memberikan perkembangan positif pada 15 September dengan mengungkapkan bahwa manuskrip Chapter 428 telah selesai dikerjakan.

Hunter x Hunter sendiri saat ini masih berada dalam arc Succession Contest. Ceritanya mengikuti Kurapika dan berbagai faksi yang berada di atas kapal Black Whale, ketika 14 pangeran Kerajaan Kakin terlibat dalam pertarungan hidup dan mati menuju Dark Continent.

Terlepas dari jadwal publikasinya yang tidak menentu, popularitas manga ini tetap sangat besar. Pada akhir Juni 2026, Hunter x Hunter dilaporkan telah mencapai lebih dari 100 juta eksemplar dalam peredaran di seluruh dunia, termasuk versi digital, melalui 39 volume yang telah diterbitkan. Volume ke-39 sendiri dirilis Shueisha pada 3 Juli 2026, menjadi volume terbaru setelah jeda selama 22 bulan.

Togashi memulai Hunter x Hunter di Weekly Shonen Jump pada Maret 1998. Manga tersebut telah melahirkan dua serial anime televisi, dua film anime, sejumlah original video anime, hingga pertunjukan panggung. Viz Media juga menerbitkan manga dan adaptasi animenya dalam bahasa Inggris.

Sebelum Hunter x Hunter, Togashi lebih dahulu meraih kesuksesan besar melalui Yu Yu Hakusho, manga supernatural battle yang tamat pada 1994 dan telah beredar lebih dari 50 juta eksemplar.

Dengan keputusan terbarunya, Togashi tampaknya ingin mengurangi beban pekerjaan di luar Hunter x Hunter agar dapat menjaga kondisi sekaligus melanjutkan cerita sesuai kemampuannya.