Drama Korea Four Hands Two Sonatas resmi tamat dengan menayangkan episode terakhirnya beberapa hari yang lalu. Drama yang memperlihatkan persahabatan mendalam antara Kang Pio (Song Kang) dan Choi Jeong Yo (Lee Jun Young) ini ditutup dengan ending yang damai dan rekonsiliasi antar karakter utamanya.
Adegan terakhir ditutup dengan pertemuan Choi Jeong Yo dan Kang Pio kembali setelah keduanya sempat menjalani hidup masing-masing selama tiga tahun. Keduanya bertemu kembali dalam suasana yang hangat dan saling melempar senyum satu sama lain.
Meski demikian, tidak sedikit penonton yang menganggap masih ada beberapa hal mengganjal dan kurang memuaskan, mulai dari nasib tragis karier musik Choi Jeong Yo yang berakhir begitu saja, hingga teka-teki tentang sosok ayah kandung Kang Pio dan Choi Jeong Yo.
Berikut beberapa poin utama yang dirasa masih cukup mengganjal dari episode final drama Four Hands Two Sonatas berdasarkan ulasan dari beberapa penonton setia drama ini.
1. Tragisnya nasib karier musik Choi Jeong Yo
Choi Jeong Yo yang terlahir sebagai sosok genius musik dengan bakat bermusik yang luar biasa, berakhir menjadi pelatih paduan suara di salah satu gereja. Sebagian penonton merasa kurang rela karena Choi Jeong Yo pada akhirnya sama sekali tidak bisa menjadi pianis maupun dirigen akibat cederanya yang semakin parah.
2. Kondisi fisik Choi Jeong Yo yang makin terbatas
Pada episode final, Choi Jeong Yo tidak hanya kehilangan kemampuan bermusik atau menulis lagu. Penonton sangat menyayangkan fakta bahwa Choi Jeong Yo bahkan kesulitan untuk melakukan aktivitas sehari-hari menggunakan tangan kanannya.
Meski demikian, ia memutuskan untuk berdamai dengan masa lalu dan dirinya sendiri. Keputusannya untuk pensiun dari dunia musik dan publik membawanya kembali ke Republik Ceko.
3. Misteri ayah kandung yang belum terjawab
Satu teka-teki besar yang masih menggantung hingga ending adalah tentang ayah kandung Kang Pio dan Choi Jeong Yo. Drama selesai begitu saja tanpa memberikan kejelasan penuh atau mengeksplorasi lebih dalam tentang latar belakang atau identitas asli ayah kandung keduanya yang sempat dipertanyakan.
Sebagian penonton menganggap poin ini cukup janggal karena konflik latar belakang keluarga Kang Poi sempat digali sangat dalam di paruh kedua drama, tetapi justru diabaikan begitu saja di bagian akhir.
4. ‘Nemesis’ belum sempat direkam
Karya pertama dan terakhir Choi Jeong Yo sebagai komposer berjudul ‘Nemesis’ belum sempat direkam secara resmi. Meski demikian, Choi Jeong Yo dan Kang Pio berhasil menampilkan lagu yang penuh emosional ini di konserto.
5. Hubungan asmara yang menggantung
Bagi penonton yang mengharapkan adanya romansa antara Kang Pio dan Hong Jae In, mereka harus menelan kecewa karena nyatanya hingga ending pasangan yang diharapkan ini dibiarkan berada di area abu-abu.
Hingga episode 12 berakhir, tidak ada kepastian apakah Kang Pio dan Hong Jae In kembali menjalin hubungan romantis secara resmi atau sekadar melanjutkan pertemanan baik mereka setelah konflik keluarga mereka mereda.
Meski masih ada beberapa hal mengganjal dan tidak terjawab hingga adegan terakhir, drama ini tetap memberikan pelajaran berharga dan nilai-nilai kehidupan yang mendalam tentang penerimaan diri, ambisi, serta penyembuhan trauma.
Kamu sudah selesai menonton drama ini? Bagaimana kesanmu tentang episode final?
Baca Juga
-
Gila Validasi dan Tak Mau Repot: Membedah Tren 5 Joki Paling Absurd di Indonesia
-
5 Buku Romance yang Diadaptasi ke Film dan Series Tahun Ini, Sudah Nonton?
-
5 Fakta Menarik Drama Between Steps, Karya Terakhir Sutradara Legendaris
-
Juhoon Stoic Bukan Cerita Rakyat, Kini Rekomendasikan Buku Karya Seneca
-
Ulasan Minggat: Lima Sekawan Hadapi Penyeludup Misterius di Pulau Kirrin!
Artikel Terkait
Entertainment
-
Sinopsis The Gate of Murder, Film Kento Yamazaki dan Kouhei Matsushita
-
Catat Tanggalnya! ATEEZ Rilis Peta Promosi Album Baru, Golden Hour: Part. 6
-
Usai Hadirkan Anime, Firefly Wedding Umumkan Adaptasi Live-Action pada 2027
-
Serial Crazy Rich Asians Resmi Digarap, Michelle Yeoh Bakal Comeback
-
3 Rekomendasi Drakor Netflix Oktober 2026: Dari Misteri Medis hingga Aksi Spionase
Terkini
-
Nggak Perlu Mahal, Healing Duduk di Taman Kota Sambil Baca Buku Ternyata Bikin Pikiran Plong
-
Ironi Kursi Pejabat: Cukup Pintar Bicara, Keahlian Nomor Dua
-
Bye Kusam dan Penuaan! 4 Sunscreen Formula Pollustop Buat Aktivitas Outdoor
-
Bukan Musim Semi, Mengapa Bunga-Bunga Bermekaran Serentak di Jalanan Kota?
-
Review Film Colony: Teror Zombi Cerdas dengan Naluri Koloni Semut