Saat cuaca panas, mengonsumsi es krim adalah salah satu pilihan yang tepat. Apalagi, es krim cokelat. Selain dapat mendinginkan kerongkongan, es krim cokelat juga mempunyai manfaat lain untuk kesehatan. Melansir dari laman Verywell Fit, berikut beberapa manfaat dari es krim cokelat yang mesti kamu ketahui.
1. Dapat membantu mencegah penyakit jantung
Kakao yang biasanya ditambahkan dalam proses pembuatan es krim cokelat ternyata mengandung bahan kimia bernama flavanol yang bisa membantu melindungi jantung. Bahkan, ada beberapa studi yang mendukung manfaat dari flavanol kakao tersebut. Manfaat lain flavanol seperti dapat membantu meningkatkan aliran darah serta menurunkan tekanan darah.
Beberapa penelitian bahkan menemukan hubungan antara asupan tinggi kakao atau cokelat sekitar 6 gram setiap hari dengan penurunan risiko penyakit jantung. Tidak hanya itu, penelitian juga mencatat bahwa memakan cokelat hitam setiap harinya dapat membantu mengurangi peradangan.
2. Dapat membantu mengurangi risiko stroke
Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan di Heart, memakan cokelat dapat membantu mengurangi risiko terkena stroke. Mereka juga menemukan keterkaitan antara asupan cokelat yang tinggi dengan risiko terkena kardiovaskular yang rendah di masa depan. Terlebih, para peneliti mencatat bila tidak ada bukti bahwa cokelat harus dihindari oleh mereka yang berisiko terkena kardiovaskular.
3. Dapat meningkatkan performa atletik
Untuk para atlet yang berpartisipasi dalam olahraga ketahanan tubuh, ada baiknya mempertimbangkan untuk menambahkan cokelat hitam ke dalam makanan mereka.
Hal ini dikarenakan, menurut studi oleh Journal of the International Society of Sports Medice, dalam studi silang pada pengendara sepeda pria, para peneliti menemukan bahwa memakan 40 gram cokelat hitam dapat menghasilkan ambang pertukaran gas yang lebih tinggi, membantu meningkatkan kinerja uji coba waktu serta mengurangi oksigen yang dipercaya dapat meningkatkan performa atletik.
4. Dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Magnesium yang terkandung di dalam es krim ternyata dapat membantu mencegah kita agar tidak terkena masuk angin. Makronutrien ini ialah salah satu mineral terkuat yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh serta menghancurkan kuman.
Akan tetapi, sekitar setengah dari orang dewasa di Amerika Serikat tidak mengonsumsinya. Magnesium yang rendah ternyata justru dapat menyebabkan peradangan, yang menyebabkan tubuhnya melawan dirinya sendiri dibanding zat luar.
Itu adalah beberapa manfaat memakan es krim cokelat bagi kesehatan tubuh. Semoga bermanfaat.
Baca Juga
-
4 Hal yang Bikin Si Doi Ilfeel Banget sama Kamu, Yuk Hindari!
-
5 Ciri yang Menunjukkan Seseorang Memiliki Kepribadian Omega, Kamu Termasuk?
-
Pasangan Tidak Peka? Ini 4 Cara untuk Menghadapinya!
-
4 Gejala Batu Amandel, Salah Satunya Bau Mulut
-
5 Hal Penting tentang Ablutophobia, dari Definisi hingga Treatment
Artikel Terkait
-
Arrasya Hobi Makan Es Krim, Ini Trik Tasya Kamila Agar Gigi Anak Tetap Sehat
-
Hotman Paris Dandani Roy Citayam Sekelas Hotel Bintang Lima, Ikat Rambut Nagita Slavina Harganya Capai Rp10 Juta
-
Bisa Ditiru, Ini Cara Tasya Kamila Perbaiki Mood saat Alami Demotivasi Jelang Ujian
-
The Best 5 Oto: Porsche Hadir di Hari Es Krim Nasional, Toyota Crown Crossover, Preparasi Mitsubishi Ralliart Triton
-
5 Manfaat Jantung Pisang, Baik untuk Mencegah Penyakit Jantung dan Kanker
Health
-
Viral Karena TikTok, Menkes Ungkap Manfaat Luar Biasa Umbi Kimpul untuk Kesehatan
-
Aksi Jemput Bola Mahasiswa KKN: Turun Langsung Cek Kesehatan Warga Reuhat Tuha
-
Berhenti Menggosok Dudukan Toilet Umum dengan Tisu, Ini Cara Membersihkan yang Benar
-
Lupakan Lari Ngos-ngosan, Ini Alasan Slow Jogging Lebih Efektif Bakar Lemak
-
Mengenal Parijoto: Buah Mitos Kesuburan dari Gunung Muria yang Kini Dilirik Sains
Terkini
-
Ulasan Film Seni Merayu Tuhan: Refleksi Sunyi Anak Muda Mencari Arah Hidup
-
Dentuman Sound Horeg di Kuburan dan Masjid: Hiburan atau Sudah Kelewat Batas?
-
Review Kung Fu Soccer: Terlalu Absurd Disebut Film Tentang Sepak Bola, Apakah Layak Ditonton?
-
Bli Nyoman dan Desa Les: Ketika sebuah Desa Tumbuh tanpa Kehilangan Akarnya
-
Dari Party ke Padel, Cara Gen Z Mengubah Arti Nongkrong