Ada berbagai jenis beras dan salah satunya adalah beras basmati yang mana mempunyai ukuran yang panjang dan ramping. Kemudian beras ini juga biasanya digunakan untuk membuat nasi briyani dan tersedia dalam dua jenis yakni beras basmati putih dan beras basmati cokelat.
Kedua beras di atas mempunyai cita rasa dan aroma seperti kacang dengan kandungan nutrisi melimpah. Adapun kandungan nutrisi pada beras basmati ini adalah seperti tiamin, folat, zinc, selenium, fosfor, dan magnesium. Adanya kandungan nutrisi beras basmati putih dan cokelat umumnya sama, namun beras basmati cokelat mempunyai kandungan lebih banyak.
Dirangkum dari Alodokter, berikut ini adalah beberapa manfaat beras Basmati.
1. Bisa mengontrol kadar gula darah
Beras putih umumnya mempunyai kadar glikemik yang tinggi dan ini artinya nasi putih bisa meningkatkan kadar gula darah. Apabila kadar gula darah seseorang terlalu tinggi hal ini bisa menimbulkan risiko diabetes.
Pasalnya, beras basmati ini mempunyai angka indeks glikemik yang lebih rendah sehingga bisa mengurangi risiko diabetes tersebut. Selain itu beras basmati juga mempunyai serat dan protein yang dibutuhkan untuk menjaga kadar gula darah.
Baca juga: Link Streaming Piala Dunia 2022 Swiss vs Kamerun Secara GRATIS
2. Memberikan energi dan stamina
Dengan mengonsumsi beras basmati juga bisa meningkatkan energi dan stamina karena adanya kandungan karbohidrat dan protein. Meskipun kedua kandungan beras basmati ini dapat meningkatkan energi, tetapi masih perlu dibatasi karena terlalu banyak mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat dan protein ini bisa menimbulkan rasa kantuk.
3. Baik untuk kesehatan otak
Mengonsumsi nasi basmati juga bisa membantu dalam memenuhi vitamin B1 dan nutrisi ini penting dalam menjaga kesehatan otak. Kemudian adanya kandungan selenium dan folat yang tinggi dalam beras basmati juga bisa meningkatkan fungsi otak pada penderita gangguan mental dan penyakit Alzheimer.
Baca juga: Klarifikasi, Kabar Naysila Mirdad Mualaf Akhirnya Terjawab
4. Baik untuk kesehatan jantung
Dalam beras basmati cokelat ini mempunyai kandungan serat sekitar 20 persen lebih banyak daripada beras lainnya.Kemudian serat ini juga sangat penting dalam mengurangi risiko terjadinya tekanan darah tinggi yang menjadi pemicu risiko utama penyakit jantung.
Selain itu, kandungan arsenik pada beras basmati juga lebih rendah ketimbang jenis berasnya yang lainnya sehingga lebih menyehatkan apabila dikonsumsi oleh penderita jantung.
Demikianlah beberapa manfaat beras basmati untuk kesehatan tubuh. Semoga bermanfaat untuk kita semua.
Video yang mungkin kamu lewatkan.
Baca Juga
-
3 Tips Mengatasi Kulit Belang, Salah Satunya Pakai Gel Lidah Buaya
-
4 Jenis Buah yang Tahan Lama Tanpa Perlu Ditaruh di Kulkas Ada Pisang
-
4 Tips Mengatasi Rambut Lepek, Salah Satunya Cuci Rambut dengan Lembut
-
4 Hal yang Bikin Rambut Tidak Sehat, Salah Satunya Tidak Pakai Kondisioner
-
5 Kebaikan Infused Water bagi Kesehatan Tubuh, Bisa Mencegah Berbagai Penyakit?
Artikel Terkait
-
Bukan Sekadar Alat Bantu, AI Kini Diandalkan Ilmuwan untuk Temukan Obat Penyakit Kompleks
-
Jantung Jadi Penyakit dengan Klaim JKN Terbesar, Capai Rp17,35 Triliun
-
Jangan Tunggu Sakit, Ini Pentingnya Cek Tekanan Darah hingga Kolesterol Secara Berkala
-
Bos Bulog Ungkap Kualitas Beras Bantuan Pangan, Layak Makan?
-
Bantuan Pangan Beras 30 Kg Mulai Disalurkan Oktober Ini, Siapa Saja yang Dapat?
Health
-
Titik Koma di Ibu Kota: Tempat Semesta Menyelamatkan Kita dari Ketergesaan
-
Sibuk Jalani Hari, tapi Kapan Terakhir Kali Bertanya Aku Baik-Baik Saja?
-
Sering Mengasihani Diri Sendiri? Jangan-Jangan Kamu Lupa Mengambil Jeda
-
Jangan Asal Lahap! Perhatikan Bahaya Asam Domoat pada Kepiting dan Cumi-Cumi
-
Diam-Diam Mengintai, Infeksi TORCH Bisa Berdampak Sejak Dini pada Janin
Terkini
-
Museum Blambangan dan Artefak Tanah Liat yang Harus Dijaga
-
Menyelamatkan Nyawa di Ujung Perbatasan: Akhir Tragis Pelarian Kapal Penyelundup di Bintan
-
Kenali Boreout: Ketika Bosan di Kantor Lebih Menyiksa dari Beban Kerja
-
Agensi Konfirmasi Sophia KATSEYE Bakal Comeback Januari 2027 Usai Hiatus
-
I Need Space: Belajar Mengelola Emosi Lewat Petualangan di Luar Angkasa