Gorengan menjadi salah satu camilan favorit untuk buka puasa. Pasalnya, rasa yang ditawarkan memang menggugah selera untuk dinikmati.
Aroma gurih serta memiliki varian berbagai macam, mampu menjadikan gorengan sebagai camilan wajib ketika berbuka oleh sebagian orang.
Namun, tahukah kamu jika ada dampak negatif mengonsumsi gorengan secara rutin? Mengonsumsi gorengan terlalu sering bisa mengakibatkan masalah pada tubuh.
Salah satunya muncul dampak negatif pada kulit. Kandungan lemak dalam minyak yang digunakan untuk memasak gorengan tersebut bisa berdampak negatif untuk kulit.
Lantas, apa saja dampak negatif mengonsumsi gorengan terlalu sering ketika buka puasa? Dilansir dari halodoc.com, yuk simak penjelasan di bawah ini, ya!
1. Menyebabkan peradangan
Dampak negatif apabila mengonsumsi gorengan terlalu sering salah satunya yaitu rentan mengalami peradangan pada kulit. Sebab, kandungan lemak trans yang terdapat pada gorengan bisa membuat kulit mudah terkena peradangan.
Dampak dari peradangan tersebut bisa membuat kulit menjadi sensitif. Apabila tidak segera diatasi bisa menyebabkan kulit sensitif, eksim, dan bisa peningkatan risiko gangguan autoimu.
2. Muncul penuaan pada kulit
Mengonsumsi gorengan terlalu sering tidak menutup kemungkinan bisa mengakibatkan muncul penuaan dini pada kulit. Gorengan dimasak pada suhu yang tinggi dan panas, sehingga terjadi peningkatan pada nolekul AGE yang bisa merusak kolagen dan elastin.
Hal tersebut bisa merusak sel pada tubuh, termasuk juga sel kulit sehat. Maka dari itu, apabila mengonsumsi gorengan terlalu sering, bisa memunculkan tanda-tanda penuaan dini pada kulit.
3. Wajah tampak pucat
Rutin mengonsumsi gorengan juga bisa berdampak pada kulit yang terlihat pucat dan tidak segar. Hal ini karena gorengan tersebut mengandung MSG serta garam yang tinggi.
Jika dikonsumsi terlalu sering, makanan jenis tersebut bisa berdampak pada resistensi cairan di tubuh yang seharusnya keluar malah menumpuk.
Itu tadi beberapa dampak negatif terlalu sering makan gorengan saat buka puasa. Meskipun enak dan nikmat, sebisa mungkin untuk mengurangi konsumsi makanan ini agar tubuh tetap terjaga staminanya sehingga ibadah puasa menjadi lancar.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Meski Gratis, Ini 4 Alasan Kamu Perlu Berhati-hati saat Pakai Wi-Fi Publik
-
5 Tips Menyimpan Makanan Basah Kucing agar Tahan Lama, Jaga Tetap Fresh!
-
4 Tips Menyiasati Sepatu yang Kekecilan agar Nyaman Dipakai, Auto Longgar!
-
Peringati Hari Polio Sedunia, Berikut 5 Cara Cegah Penyakit yang Satu Ini
-
6 Cara Tepat Merawat Kucing Pasca-Sterilisasi, Utamakan Kenyamanan Anabul!
Artikel Terkait
-
Astra Gelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Jurnalis Nasional, Tampilkan Program Astranauts Tahun Kedua
-
Jadwal Imsakiyah Jumat 31 Maret 2023 Untuk Wilayah Bali dan Sekitarnya
-
Jadwal Sholat dan Buka Puasa Wilayah Malang Raya, Jumat 31 Maret 2023
-
Jadwal Sholat dan Buka Puasa Surabaya dan Sekitarnya, Jumat 31 Maret 2023
-
Resep Ramadhan, Minuman Sparkling Lime Empat Bahan Cocok untuk Menu Buka Puasa
Health
-
Anxiety Tidak Berbahaya, Itu Tandanya Sistem Tubuhmu Sedang Update
-
Kabar Duka Dokter Muda Tewas Akibat Campak: Bukan Sekadar Penyakit Anak-Anak!
-
Duel Karbo Lebaran: Ketupat vs Nasi, Siapa yang Paling Bikin Gula Darah Meroket?
-
Bikin Wangi dan Terasa Lembut di Kulit, Bedak Bayi Berisiko Ganggu Paru-paru Nanti
-
Habis Sahur Tidur Lagi? Ternyata Buat Pola Tidur dan Metabolisme Berantakan
Terkini
-
Anti-Putus! Intip Kekuatan Magis di Balik 7 Pasangan Shio Paling Kompak Ini
-
Kenapa Indonesia Butuh Susu Ibu Hamil, tapi Negara Lain Tidak?
-
Ulasan Novel Dompet Ayah Sepatu Ibu: Kisah Haru Mimpi dan Pengorbanan
-
Atlet Cha Jun Hwan Gabung Fantagio, Siap Berkarier sebagai Sportainer
-
Air Terjun Kapas Biru: Primadona Lumajang yang Eksotis di Lereng Semeru!