Kenal Lebih Dekat dengan TBC
Penyakit tuberkulosis atau yang biasa disingkat dengan TB merupakan salah satu penyakit yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Bakteri ini dapat menginfeksi paru-paru dan bisa masuk ke pembuluh darah hingga menyebar ke seluruh tubuh seperti sendi, selaput otak, kelenjar getah bening, dan lain sebagainya.
TBC dapat menular melalui udara. Berdasarkan sumber dari buku Tuberculosis Bisa Disembuhkan karya Tim Program TB St. Carolus, dahak dari penderita TBC mengandung banyak sekali bakteri TBC, diketahui ada sekitar 3000 kuman yang menyebar saat seorang penderita TBC bersin atau batuk.
TBC juga sering terjadi di lingkungan yang padat penduduk serta kurangnya cahaya matahari yang masuk ke dalam rumah.
Sasaran Infeksi
Penyakit TBC ini tidak memandang usia. Laki-laki memiliki jumlah kasus 1,5 kali lebih besar daripada perempuan. Penderita berumur 25-34 tahun sebanyak 18,65%, umur 35-44 tahun sebesar 17,18%, dan umur 45-54 tahun sebesar 17,33%. Usia anak-anak yang mengalami TBC umumnya terjadi pada usia 1-4 tahun.
Risiko penyakit TBC juga meningkat pada beberapa orang dengan kondisi tertentu, di antaranya adalah kelompok usia dengan kekebalan tubuh rendah (bayi, anak-anak, lansia), orang dengan kekebalan tubuh rendah karena penyakit tertentu (diabetes melitus, penderita gizi buruk, HIV), serta perokok.
BACA JUGA: 5 Manfaat Garam Epsom untuk Kesehatan, Salah Satunya Mengurangi Stres
Terapi TBC
Tujuan terapi TBC adalah untuk memberikan penanganan yang cepat dan tepat terhadap tanda dan gejala, menyembuhkan secepat mungkin dan mengembalikan produktivitas penderita, hingga mencegah terjadinya kematian.
Perawatan dan terapi setidaknya 6 bulan hingga 2-3 tahun untuk kasus TBC yang resisten terhadap beberapa obat. Terapi farmakologi TBC terbagi menjadi dua, yaitu tahap awal pengobatan dan tahap lanjutan.
Tahap awal pengobatan bertujuan untuk menurunkan jumlah kuman yang ada di dalam tubuh pasien, serta meminimalkan pengaruh sebagian kecil kuman resisten yang mungkin sudah ada sejak sebelum pengobatan dimulai.
Tahap lanjutan memiliki tujuan untuk membersihkan dan membunuh sisa-sisa kuman yang mungkin masih tertinggal di dalam tubuh pasien, sehingga pasien dapat sembuh. Tahap ini juga bertujuan untuk mencegah kekambuhan.
Itulah beberapa hal mengenai TBC yang harus kamu ketahui. Semoga bermanfaat!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Ikuti Perjalanan Hampa Kehilangan Kenangan di Novel 'Polisi Kenangan'
-
3 Novel Legendaris Karya Penulis Indonesia, Ada Gadis Kretek hingga Lupus
-
Geram! Ayu Ting Ting Semprot Netizen yang Hujat Bilqis Nyanyi Lagu Korea
-
Haji Faisal Akui Sempat Syok dengan Konten Atta Halilintar yang Disebut Netizen Sentil Fuji
-
Outfit Bandara Seowon UNIS Jadi Sorotan, K-netz Perdebatkan Usia Debut
Artikel Terkait
Health
-
Mengenal Virus Nipah (NiV): Bahaya Buah Terkontaminasi dan Cara Mencegah Infeksinya
-
4 Makanan yang Membantu Meningkatkan Kualitas Tidur
-
Bukan Sekadar Kafein, Biji Kopi Arabika Ternyata Mengandung Zat Antidiabetes Alami
-
Banjir Jakarta: Ancaman Kesehatan Publik yang Tersembunyi di Balik Genangan
-
Pelembap Bisa Bikin Jerawatan? Kenali Bahaya Penggunaan Moisturizer Berlebihan
Terkini
-
Bedah Makna Lagu Bernadya "Kita Buat Menyenangkan": Seni Memaafkan Hal Kecil
-
Ramadhan Sananta Bidik Jalan Pulang ke Liga 1, Persebaya Surabaya Siap Menampung?
-
Trend 2026 is the New 2016 Viral di TikTok, Gen Z Nostalgia Era Jadul
-
Demon Slayer Infinity Castle dan Gundam GQuuuuuX Raih Best Picture TAAF 2026
-
Bocoran Samsung Galaxy S26 Series: Spek Canggih, Bikin Tech Enthusiast Gak Sabar