Hayuning Ratri Hapsari | Nur Khikmatia Hasna
Ilustrasi orang sedang tertidur (Pexels/Vika Glitter)
Nur Khikmatia Hasna

Tidur berkualitas bukan hanya soal durasi, namun juga tentang seberapa nyenyak dan pulih tubuh setelah bangun. Sayangnya, banyak orang mengalami gangguan tidur akibat stres, pola hidup tidak teratur, hingga kebiasaan makan yang kurang tepat. Padahal, makanan memiliki peran penting dalam mengatur kualitas tidur, terutama melalui pengaruhnya terhadap hormon dan sistem saraf.

Tidur diatur oleh hormon seperti melatonin dan serotonin. Produksi hormon-hormon ini dipengaruhi oleh asupan nutrisi, terutama triptofan, magnesium, dan kalsium. Pola makan yang tepat dapat membantu tubuh masuk ke fase relaksasi secara alami tanpa bantuan obat tidur.

Penelitian St-Onge et al. (2016) menunjukkan bahwa pola makan seimbang, khususnya yang mengandung karbohidrat kompleks dan nutrisi mikro tertentu, berkaitan dengan kualitas tidur yang lebih baik.

Beberapa nutrisi tertentu diketahui dapat membantu tubuh lebih rileks, mempercepat waktu tertidur, dan menjaga tidur tetap nyenyak sepanjang malam. Berikut beberapa jenis makanan yang terbukti secara ilmiah berkontribusi dalam meningkatkan kualitas tidur.

1. Pisang Sebagai Sumber Relaksasi Alami

Pisang yang sudah masak/(Pexels/Felix Rosa)

Pisang merupakan buah yang mudah ditemukan dan terjangkau, namun manfaatnya untuk tidur sering diremehkan. Pisang mengandung magnesium dan kalium, dua mineral yang membantu relaksasi otot dan sistem saraf. Selain itu, pisang juga mengandung triptofan, asam amino yang berperan dalam produksi serotonin dan melatonin.

Magnesium sendiri telah diteliti memiliki efek positif terhadap kualitas tidur. Studi oleh Abbasi et al. (2012) menemukan bahwa asupan magnesium dapat membantu memperbaiki pola tidur dan mengurangi gejala insomnia, terutama pada individu dengan gangguan tidur ringan.

2. Susu dan Produk Olahannya

Susu putih/(Pixabay/Alexas_Fotos)

Minum susu hangat sebelum tidur sering dianggap mitos, namun ternyata ada dasar ilmiahnya. Susu mengandung triptofan dan kalsium, yang membantu otak mengubah triptofan menjadi melatonin. Efek hangat dari susu juga memberikan sensasi menenangkan secara psikologis.

Menurut St-Onge et al. (2016), konsumsi produk susu sebagai bagian dari pola makan seimbang berhubungan dengan durasi dan kualitas tidur yang lebih baik, terutama jika dikonsumsi pada malam hari dalam jumlah wajar.

3. Buah Kiwi

Buah kiwi yang segar/(Pixabay/ignartonosbg)

Kiwi mungkin belum terlalu populer sebagai makanan pendukung tidur, tetapi penelitian menunjukkan hasil yang menjanjikan. Kiwi mengandung serotonin dan antioksidan, yang berperan dalam regulasi siklus tidur-bangun serta mengurangi stres oksidatif.

Penelitian Lin et al. (2011) menunjukkan bahwa konsumsi kiwi secara rutin selama beberapa minggu mampu meningkatkan durasi tidur, efisiensi tidur, serta mengurangi waktu terjaga di malam hari pada orang dewasa dengan gangguan tidur ringan.

4. Karbohidrat Kompleks

Oatmeal/(Pixabay/sue_v67)

Karbohidrat kompleks seperti oatmeal, nasi merah, dan gandum utuh membantu meningkatkan ketersediaan triptofan di otak. Selain itu, jenis karbohidrat ini menjaga kadar gula darah tetap stabil selama tidur, sehingga mencegah terbangun di tengah malam akibat hipoglikemia.

Namun, penting untuk memperhatikan porsi dan waktu konsumsi. Karbohidrat sebaiknya dikonsumsi 2–3 jam sebelum tidur agar tidak mengganggu proses pencernaan.

Selain memilih makanan yang tepat, menghindari makanan tertentu juga penting. Kafein, makanan tinggi gula, makanan pedas, serta makanan berlemak tinggi dapat mengganggu kualitas tidur. Kafein, khususnya, dapat bertahan dalam tubuh hingga beberapa jam dan menunda rasa kantuk.

Meningkatkan kualitas tidur tidak selalu membutuhkan suplemen atau obat-obatan. Pemilihan makanan yang tepat dapat menjadi langkah sederhana namun efektif untuk membantu tubuh lebih rileks dan tidur lebih nyenyak. Pisang, susu, kiwi, serta karbohidrat kompleks merupakan contoh makanan yang didukung bukti ilmiah dalam mendukung kualitas tidur. Dengan dikombinasikan dengan kebiasaan tidur yang baik, pola makan sehat dapat menjadi solusi alami untuk masalah tidur.