Teh chamomile merupakan salah satu jenis varian teh herbal yang cukup populer dikonsumsi oleh orang-orang. jenis teh yang terbuat dari kelopak bunga chamomile yang diolah dengan cara dikeringkan ini memang cukup baik dikonsumsi bagi manusia. Salah satu manfaat dari teh chamomile yang cukup populer adalah membantu seseorang merasa rileks dan mengatasi masalah susah tidur.
Namun, ternyata teh chamomile yang dianggap cukup sehat dikonsumsi tersebut ternyata juga cukup rawan menyebabkan efek samping apabila dikonsumsi secara berlebihan. Memang apapun yang dikonsumsi secara berlebihan pastinya memiliki efek samping bagi tubuh.
Nah, berikut 3 risiko atau mengonsumsi teh chamomile secara berlebihan dikutip dari laman halodoc.com.
1. Rawan Sebabkan Alergi
Teh chamomile yang dianggap sebagai salah satu varietas teh yang bisa menjadi obat tradisional tersebut ternyata bisa rawan sebabkan alergi pada beberapa orang.
Menyadur dari artikel berjudul “What Is Chamomile?”, teh chamomile dapat berisiko sebabkan alergi bagi beberapa orang yang memiliki tingkat toleransi yang rendah saat berinteraksi dengan bunga-bunga tertentu.
Mengonsumsi teh chamomile secara berlebihan rawan menyebabkan alergi seperti ruam kulit, batuk, radang tenggorokan bahkan juga anafilaksis. Pada beberapa kasus, alergi ini juga dapat menyebabkan peradangan pada organ tubuh yang bisa menyebabkan pembekakan apabila tingkat toleransi individu tersebut cukup rendah.
Selain itu, teh jenis ini juga rawan menyebabkan rasa mual dan kembung pada perut apabila dirasa kurang cocok dikonsumsi.
2. Mampu Berinteraksi Dengan Obat-obatan Tertentu
Mengonsumsi teh chamomile juga tidak disarankan dilakukan saat mengonsumsi obat-obatan medis tertentu. Melansir dari artikel berjudul “Side Effects and Benefits of Chamomile Tea; What Are the Dangers of Chamomile Tea?”, teh chamomile sejatinya digolongkan sebagai obat-obatan herbal tradisional yang tentunya mampu berinteraksi dengan jenis obat lainnya dan menyebabkan efek samping tertentu.
Beberapa jenis zat kimia obat-obatan yang dianjurkan dihindari saat mengonsumsi teh chamomile adalah warfarin, heparin, clopidogrel, ticlopidine atau pentoxifylline dan beberapa jenis obat lainnya.
Risiko yang bisa timbul dari pengonsumsian tersebut seperti kejang, mual dan muntah serta dalam beberapa kasus bisa sebabkan pendarahan internal.
3. Rawan Sebabkan Kecanduan
Teh chamomile juga cukup rawan sebabkan kecanduan apabila dikonsumsi secara berlebihan. Efek rasa rileks dan kantuk yang didapatkan saat mengonsumsi teh jenis ini cukup rawan sebabkan kecanduan pada beberapa orang.
Bahkan, dalam beberapa kasus, efek kantuk yang diberikan dari teh ini bisa bertahan hingga beberapa jam meski sudah tidur sekalipun.
Nah, itulah beberapa risiko atau efek samping yang bisa terjadi apabila mengonsumsi teh chamomile secara berlebihan. Semoga informasi ini bermanfaat bagi kita semua.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Demi Target Piala Asia 2027, Indonesia Siap Tambah Naturalisasi Pemain Baru
-
Euforia Juara ASEAN Cup Selesai, Tantangan Berat Kualifikasi Piala Dunia Menanti Skuad Garuda
-
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, John Herdman Keluar dari Bayang-bayang STY?
-
Indonesia vs Thailand: Laga Final Dua Rival Klasik di Kawasan ASEAN
-
Skuad Naturalisasi Timnas Indonesia Dicap Gagal, Pengamat: Tak Punya Karakter di Level Elite Asia
Artikel Terkait
Health
-
Hobi Ngopi dan Rebahan Habis Makan? Waspada Ancaman GERD yang Kini Mengintai Anak Muda
-
Titik Koma di Ibu Kota: Tempat Semesta Menyelamatkan Kita dari Ketergesaan
-
Sibuk Jalani Hari, tapi Kapan Terakhir Kali Bertanya Aku Baik-Baik Saja?
-
Sering Mengasihani Diri Sendiri? Jangan-Jangan Kamu Lupa Mengambil Jeda
-
Jangan Asal Lahap! Perhatikan Bahaya Asam Domoat pada Kepiting dan Cumi-Cumi
Terkini
-
Four Hands Two Sonatas Tamat, Ini 5 Kejanggalan yang Masih Belum Terjawab
-
Nggak Perlu Mahal, Healing Duduk di Taman Kota Sambil Baca Buku Ternyata Bikin Pikiran Plong
-
Ironi Kursi Pejabat: Cukup Pintar Bicara, Keahlian Nomor Dua
-
Bye Kusam dan Penuaan! 4 Sunscreen Formula Pollustop Buat Aktivitas Outdoor
-
Bukan Musim Semi, Mengapa Bunga-Bunga Bermekaran Serentak di Jalanan Kota?