Pertandingan perebutan peringkat ke 3 mempertemukan Indonesia VS Malaysia yang berlangsung di stadion My Dhin Vietnam. Pertandingan yang penting bagi kedua tim setelah gagal lolos ke babak final. Indonesia sendiri dalam menghadapi pertandingan kali ini harus turun dengan skuad yang seadanya, karena adanya tiga pemain yang mendapat kartu merah dan beberapa pemain yang mengalami cedera. Berbeda dengan Malaysia yang tampil dengan kekuatan terbaiknya dan mempunyai banyak pilihan pemain untuk diturunkan. Namun semua itu bukan menjadi alasan bagi Timnas Indonesia.
Jalannya pertandingan
Sejak peluit dibunyikan tempo pertandingan lima menit awal cukup tinggi dimana Malaysia melakukan pressing yang cukup tinggi, sedangkan Indonesia membalas dengan serangan balik yang sangat cepat hingga beberapa kali mengancam gawang dari Malaysia. Setelah 10 menit laga berjalan tempo mulai menurun dan berjalan lambat. Praktis pertandingan berjalan seimbang dan tidak banyak peluang tercipta. Pada babak kedua Malaysia melakukan hal yang sama seperti babak kedua yaitu pressing yang cukup tinggi namun tidak berjalan begitu lama dan mulai menurun kembali tempo pertandingan.
Terlihat tidak adanya Ricky Kambuaya memang agak sedikit mempengaruhi permainan tim. Ini terlihat bagaimana para pemain Indonesia kebingungan ketika berada di dekat kotak penalti. Tetapi kebuntuan itu akhirnya bisa tembus setelah kerja sama apik lini depan timnas yang akhirnya membuahkan gol lewat Ronaldo Kwateh. Namun sayang ketika pertandingan memasuki sekitar menit ke 75 hingga 80 gawang Indonesia harus kebobolan. Ini yang kembali terulang, bagaimana kelengahan yang ada di lini pertahanan selalu terjadi dan harus dibayar mahal oleh Indonesia.
Pertandingan pun harus dilanjutkan ke babak adu penalti, dimana penjaga gawang dari Indonesia yaitu Ernando mampu menepis dua penendang dari Malaysia, sedangkan dari Indonesia hanya satu yang gagal yaitu Asnawi Mangkualam Bahar. Kemenangan Indonesia ditentukan oleh penendang terakhir yaitu Marc Klok yang mampu mengeksekusi penalti dengan baik.
Dengan kemenangan ini, minimal dapat mengobati kekecewaan masyarakat Indonesia yang berharap dapat medali emas.
Baca Juga
-
Preview Laga Uji Coba PSS Sleman vs Persib Bandung
-
Ngabuburit di Kampoeng Ramadhan Jogokariyan Yogyakarta, Asyik Banget!
-
Mengenal Robi Darwis, Aktor di Balik Kemenangan Persib Atas Dewa United
-
Rekor Fantastis Luis Milla, 14 Pertandingan Tak Terkalahkan Bersama Persib
-
Secara Mengejutkan, Witan Sulaeman dan Egy Maulana Vikri Resmi Melanjutkan Karir di Liga Indonesia
Artikel Terkait
-
Sempat Trial, Pemain Keturunan Ikut Bangga Timnas Indonesia U-17 Kalahkan Korea Selatan
-
Evandra Florasta: Saya Tidak Menyangka Timnas Indonesia U-17 Hajar Korea Selatan
-
Respons Maarten Paes Soal Bersaing dengan Emil Audero di Timnas Indonesia
-
Kevin Diks Keluarkan Respon Tak Biasa saat Timnas Indonesia U-17 Tekuk Korea Selatan
-
Pamer Jersey Timnas Indonesia, Pemain Keturunan Miles de Vries: Senang Melihat Masa Depan
Hobi
-
Final Fantasy Pecah Rekor 200 Juta Kopi, Pixel Remaster Jadi Bintang!
-
Piala Asia U-17: Ketika Anak-Anak Garuda Tak Sengaja Permalukan Pundit Sepak Bola Senior
-
Piala Asia U-17: Saat Strategi ala STY Kembali Permalukan Raksasa Sepak Bola Asia
-
Pisah Lagi dari Fadia, Apriyani Rahayu Bakal Duet Bareng Rekan Baru
-
Mengejutkan! Maarten Paes Kritik Taktik dari Patrick Kluivert di Timnas Indonesia
Terkini
-
Cafe Hello Sapa, Kombinasi Sempurna antara Kopi dan Pemandangan Danau Sipin
-
4 Drama China Genre Xianxia yang Digarap Sutradara Guo Hu
-
Akhiri Kontrak, Dita Karang, Minji, dan Jinny Keluar dari Secret Number
-
Gaya Street Style ala Moon Sua Billlie, Ini 4 Ide OOTD yang Bisa Kamu Coba!
-
5 Rekomendasi Film Baru Sambut Akhir Pekan, Ada Pabrik Gula hingga Jumbo