Dua laga sekaligus akan tersaji dalam pertarungan pamungkas grup A gelaran Piala Dunia Qatar 2022. Empat negara penghuni grup, yakni Belanda, Senegal, Ekuador dan Qatar, akan kembali turun lapangan demi menunaikan laga pamungkas grup.
Tuan rumah Qatar akan berhadapan dengan Belanda di Al Bayt Stadium, Al Khor, sementara wakil Afrika Senegal, akan bertarung melawan wakil zona Conmebol alias Amerika Selatan di Khalifa International Stadium, Al Rayyan.
Berbeda halnya dengan laga Belanda melawan Qatar yang sudah tak memiliki tendensi apa pun bagi Qatar, laga antara Senegal melawan Ekuador benar-benar akan menguras habis emosi kedua kesebelasan. Pasalnya, kedua negara harus saling mengalahkan demi bisa mengamankan satu slot tiket ke babak 16 besar.
BACA JUGA: Live Streaming Ekuador vs Senegal Piala Dunia 2022, Link-nya Akses di Sini
Disadur dari laman fifa.com, posisi Ekuador dan Senegal saat ini berimpitan di papan klasemen grup A. Ekuador yang memiliki poin 4, untuk sementara berada di posisi kedua, di bawah Belanda yang memiliki poin sama. Sementara Senegal yang mengoleksi poin 3, menempel ketat Ekuador di peringkat ketiga.
Dengan perbedaan satu poin lebih banyak, tentu Ekuador lebih diuntungkan dalam laga kali ini. Jika pertandingan berakhir imbang, maka tiket ke babak 16 besar secara otomatis menjadi milik mereka, terlepas dari hasil apapun yang terjadi pada laga Belanda melawan Qatar.
Poin 5 yang dimiliki oleh Ekuador jika memenangi laga, akan membuat mereka aman dari kejaran Senegal, dan berhak untuk lolos ke babak brikutnya. Sementara bagi Senegal, jika hasil imbang yang didapat, poin mereka menjadi 4 atau sama dengan Belanda, dan mereka harus berdoa agar Belanda mengalami kekalahan setidaknya tiga gol dari Qatar.
Pun demikian halnya jika pertandingan ini dimenangkan oleh Senegal. Perhitungan kelolosan bagi Ekuador pun akan menjadi rumit, karena melibatkan hasil pertandingan antara Belanda melawan Qatar.
Iya, jika pertandingan dimenangkan oleh Senegal, maka Senegal sudah pasti lolos, sementara kelolosan Ekuador harus bergantung pada hasil antara Belanda melawan Qatar.
Sekadar ilustrasi, jika Senegal memenangi laga ini, maka poin yang dimiliki oleh mereka menjadi 6, sehingga akan aman untuk melaju ke babak berikutnya. Namun, tidak demikian halnya dengan Ekuador.
Jika mereka kalah, maka poin yang dimiliki tetaplah 4, dan jika ingin lolos, mereka harus berharap agar Belanda menelan kekalahan dengan margin gol yang lebih besar daripada kekalahan yang mereka derita dari Senegal.
Hal ini tak lepas dari aturan yang dirilis oleh FIFA selaku induk sepak bola dunia. Berdasarkan Tie-breaking criteria for group play yang dirilis oleh FIFA, penentuan klasemen grup akan didasarkan pada poin, kemudian selisih gol.
Nah, bakalan semakin seru kan matchday ketiga gelaran Piala Dunia malam ini?
Baca Juga
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
-
Surat Terbuka untuk Ketua DPR: Jangankan Ngopi, ASN Guru Mau Liburan Saja Serba Salah!
-
Bukan Kebetulan! Ternyata Ini Bukti 'Semesta' Sudah Mengatur Spanyol Juara Piala Dunia 2026
-
Final Piala Dunia 2026 dan Lionel Messi: Akhir yang Penuh Nestapa bagi sang Legenda
Artikel Terkait
-
Link Live Streaming Ekuador vs Senegal: Saling Hantam demi Tiket Terakhir
-
Live Streaming Ekuador vs Senegal Piala Dunia 2022, Link-nya Akses di Sini
-
Jadwal Piala Dunia Hari Ini Grup A, Belanda Vs Qatar, Ekuador VS Senegal Jam Berapa?
-
Persaingan Sengit Grup A, Ini Hitung-hitungan Belanda, Senegal dan Ekuador Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2022
-
5 Fakta Menarik Jelang Ekuador vs Senegal, Kejar Tiket ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2022
Hobi
-
Rekor Shin Tae-yong Jadi Hantu, John Herdman Dituntut Buktikan Kualitas di ASEAN Cup
-
Bos Aprilia Puji Marc Marquez: Dia Favorit Juara Dunia Musim Ini
-
Gabung Aprilia, Pecco Bagnaia Balas Dendam pada Marc Marquez dan Ducati?
-
Tak Gentar! Davide Tardozzi Yakin Ducati Bisa Raih Gelar Juara Dunia
-
Toprak Razgatlioglu Masih Terpuruk sampai Paruh Musim MotoGP, Salah Jalan?
Terkini
-
Review Voicemails for Isabelle: Sebuah Arti Ketulusan Cinta yang Sejati
-
Ulasan Novel Tuan Besar Gatsby: Saat Kekayaan Tak Mampu Membeli Cinta
-
Ketimpangan Relasi Kerja: Mengapa Loyalitas Hanya Berlaku Satu Arah?
-
Leave No One Behind Membawa Napas Baru Lewat Aksi Bertema Perdagangan Orang
-
Samakdo: Film Horor Korea Selatan Terbaik dengan Misteri Sekte yang Sesat!