Timnas Prancis harus puas menjadi peringkat kedua setelah kalah adu penalti dengan skor 2-4 melawan Argentina di final Piala Dunia Qatar 2022. Ini menjadi kekalahan kedua Prancis di laga puncak Piala Dunia setelah pada 2006 ditundukkan Italia yang juga melalui adu penalti dengan skor 3-5.
Meskipun begitu, Mbappe dan kolega layak berbangga atas pencapaian mereka. Selain memutus kutukan sebagai juara bertahan, Prancis juga memberikan perlawanan sengit hingga memaksa laga ditentukan lewat babak tos-tosan.
Terdapat pula beberapa catatan menarik dalam kekalahan Prancis atas Argentina. Berikut ini kami rangkum 4 diantaranya:
1. Mbappe jadi pemain kedua yang cetak hattrick di final Piala Dunia
Megabintang Prancis yakni Kylian Mbappe menorehkan catatan menarik dalam final Piala Dunia 2022. Mbappe sukses mencetak hattrick alias tiga gol masing-masing di menit 80, 81, dan 118. Ketiga gol Mbappe berperan membuat laga berakhir imbang 3-3 dan perlu ditentukan di adu penalti. Mbappe mencatatkan diri sebagia pemain kedua yang mampu mencetak tiga gol di final setelah legenda Inggris, Geoff Hurst melakukannya saat mengalahkan Jerman 4-2 di final edisi 1966.
BACA JUGA: Widy Vierratale Tak Tahu Arti 'Info Loker', Warganet: Dia Gak Pernah Cari Kerja
2. Prancis jadi tim ketiga yang menyamakan kedudukan setelah kebobolan dua gol
Timnas Prancis menjadi tim ketiga sepanjang sejarah final Piala Dunia yang mampu menyamakan kedudukan setelah tertinggal dua gol. Prancis mengikuti jejak tim Jerman Barat pada edisi 1954 dan 1986. Pada 1954, Jerman barat berhasil menang 3-2 atas Hungaria. Sementara pada edisi 1986, Jerman barat sempat menyamakan skor menjadi 2-2 walau akhirnya Argentina yang memenangkan laga dengan skor 3-2.
3. Prancis jadi tim pertama yang mencetak tiga gol tetapi kalah di final
Kekalahan atas Argentina juga membuat timnas Prancis menorehkan catatan yang kurang mengenakkan. Tim asuhan Didier Deschamps menjadi tim pertama dalam sejarah Piala Dunia yang kalah di final walau mencetak tiga gol. Sebelumnya, tim yang menjadi peringkat kedua paling banyak mencetak 2 gol seperti kala Kroasia kalah 2-4 menghadapi Prancis pada final edisi 2018 lalu.
4. Mbappe jadi top skor final Piala Dunia
Walau gagal meraih gelar juara dunia keduanya bersama Prancis, Kylian Mbappe tetap menorehkan catatan menarik dengan menjadi top skor final Piala Dunia. Mbappe kini mengoleksi 4 gol yang terdiri dari 1 gol di final 2018 dan 3 gol pada edisi tahun ini. Mbappe melewati torehan pemain legendaris yakni Vava dan Geoff Hurst yang mencetak 3 gol di final Piala Dunia.
Meski kalah, Prancis pulang dengan kepala tegak karena mereka telah berjuang hingga akhir. Selain itu, catatan yang mereka torehkan seperti jadi tim ketiga yang menyamakan kedudukan setelah tertinggal 2 gol hingga Mbappe yang jadi top skor final membuat sepak terjang mereka layak dinantikan pada turnamen besar berikutnya.
Video yang mungkin kamu lewatkan.
Tag
Baca Juga
-
Tundukkan Bahrain, Timnas Indonesia Pecahkan Rekor Asia Tenggara di Ronde 3
-
Optimis ke Piala Dunia 2026, Ini Potensi Lawan Timnas Indonesia di Ronde Keempat
-
Pratama Arhan Main di K-League, Ini Rangkingnya di Jajaran Liga Top Asia
-
Rekap Tim Asia Tenggara di Pekan Perdana Piala Asia 2023, Thailand Menang!
-
Ini Pemain Indonesia yang Masuk dalam Daftar Unggulan di Malaysia Open 2024
Artikel Terkait
-
Shakira hingga BTS Tampil di Final Piala Dunia 2026, Ini Fakta Halftime Show Bersejarah
-
Final Piala Dunia 2026: Spanyol Taktis vs Argentina Adaptif, Siapa Unggul?
-
Argentina Road to Final Piala Dunia 2026: Dua Kali Lolos dari Lubang Jarum
-
Spanyol Road to Final Piala Dunia 2026: Ditahan Tim Debutan Kini Tantang Juara Bertahan
-
Piala Dunia 2026: 4 Alasan Pertarungan Spanyol vs Argentina Patut Disebut Final Ideal
Hobi
-
Jadwal Piala Presiden Hari Ini: Persib dan Arema Jalani Laga Penentu
-
Mitchell Baker Langsung Hattrick, Garuda Temukan Predator Kotak Penalti
-
Hasil Piala AFF 2026: Tiga Gol Mitchell Baker Bawa Indonesia Hajar Kamboja
-
Rekor Shin Tae-yong Jadi Hantu, John Herdman Dituntut Buktikan Kualitas di ASEAN Cup
-
Bos Aprilia Puji Marc Marquez: Dia Favorit Juara Dunia Musim Ini
Terkini
-
Review How to Say You're Sorry, Buku Anak tentang Arti Permintaan Maaf
-
Ip Man: Kung Fu Legend, saat Film Bela Diri Modern Hilang Momen Ikoniknya
-
Magang Berkepanjangan: Bekal Karier atau Bentuk Eksploitasi Anak Muda?
-
Mengapa Transportasi Umum Adalah Jawaban Buat Bumi Kita
-
Healing Murah Meriah: Keliling Jakarta Naik Transum