Shayne Pattynama diketahui menjadi pemain naturalisasi yang akan segera bergabung dibawah tim asuhan pelatih Shin Tae Yong. Diketahui sebelumnya bahwa Shayne Pattynama telah resmi menjadi WNI (Warga Negara Indonesia) setelah disumpah di Kantor Wilayah Kemenkumham pada Selasa (24/01/2023) kemarin.
Shayne Pattynama bukan satu-satunya pemain naturalisasi yang pernah dimiliki PSSI. Jika kita tarik beberapa waktu ke belakang, sebelum datangnya Shayne Pattynama sebagai pemain naturalisasi, PSSI juga sempat memiliki beberapa pemain naturalisasi yang turut memperkuat timnas Indonesia, salah satu yang terkenal yaitu Cristian Gonzales.
Cristian Gonzales sendiri awalnya adalah pemain asal Uruguay, lalu pada tahun 2004 Gonzales resmi menjadi WNI.
Lalu apa sebetulnya naturalisasi itu? Apa alasan PSSI kerap melakukan naturalisasi pemain? Berikut ini adalah pengertian naturalisasi dari berbagai sumber yang bisa disimak.
BACA JUGA: 3 Pemain Naturalisasi Pilihan Shin Tae Yong untuk Piala Dunia U20
Dilansir dari Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, naturalisasi secara umum bisa diartikan sebagai akuisisi kewarganegaraan dan kebangsaan oleh seseorang yang bukan merupakan warga negara atau kebangsaan negara tempat di mana ia dilahirkan.
Sedangkan menurut KBBI arti naturalisasi adalah pemerolehan kewarganegaraan bagi penduduk asing; hal menjadikan warga negara; pewarganegaraan yang diperoleh setelah memenuhi syarat sebagaimana yang ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan.
Naturalisasi sendiri merupakan sebuah kata serapan dari Bahasa Inggris yaitu naturalization yang menurut Oxford Dictionary berarti 'the admittance of a foreigner to the citizenship of a country' atau masuknya orang asing ke dalam kewarganegaraan suatu negara.
Jika disederhanakan, arti naturalisasi pemain dalam sepak bola merupakan proses mengubah warga negara seseorang melalui peraturan undang-undang yang berlaku untuk membela atau memperkuat tim di negara lain yang dalam hal ini adalah Indonesia, untuk ikut berkompetisi dalam suatu pertandingan.
Sebetulnya naturalisasi pemain sepak bola bukanlah suatu hal yang baru di dunia sepak bola. Hal tersebut juga sah untuk dilakukan, selama tidak menentang peraturan yang sudah disesuaikan oleh undang-undang negara.
Semoga saja dengan adanya pemain naturalisasi di dunia sepak bola Indonesia bisa menjadikan klub sepak bola Indonesia menjadi tim yang lebih kuat dan dipandang dunia. Majulah terus PSSI!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Tag
Baca Juga
-
Teaser Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Dirilis, Kisah Ale Ingin Akhiri Hidup
-
Gitaris New Found Glory, Chad Gilbert Meninggal Dunia di Usia 45 Tahun
-
Perjalanan Hidup 'Si Leher Beton' Dibongkar dalam Serial Dokumenter TYSON
-
Netflix Rilis Trailer Steps, Angkat Sisi Lain Saudari Tiri Cinderella
-
Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus
Artikel Terkait
-
Top! Shin Tae Yong Bisa Diuntungkan Usai Resmi Menggaet Pemain Berdarah Belanda, Bisa Main di Dua Posisi Penting ini
-
Nasib Shin Tae-yong Masih Gelap, 3 Orang Ini Bisa Jadi Pelatih Timnas Indonesia Tahun 2024
-
Resmi Berstatus WNI, Pemain Sepak Bola Shayne Pattynama Urus Pindah Federasi dan Siap Bikin Tato Bendera Indonesia
-
Shin Tae-yong Banyak Kalah di Masa Lalu, 5 Pelatih Ini Selalu Bikin Keok
-
Tak Dipecat, PSSI Tugaskan Shin Tae-yong Pimpin Persiapan Piala Asia U-20 Uzbekistan
Hobi
-
Jadi Rekan Setim, Marc Marquez Prediksi Bakal Dikalahkan oleh Pedro Acosta
-
FIFA ASEAN Cup: Pertaruhan Hidup-Mati Bagi John Herdman di Timnas Indonesia
-
Atletico Madrid Bekuk Real Madrid 2-1, Mourinho Mengamuk Bawa Kertas Bukti Kesalahan VAR
-
Raphinha Mesin Gol Baru FC Barcelona: 12 Gol dan Jadi Top Scorer La Liga
-
MotoGP Austria 2026: Pedro Acosta Gendong KTM jadi Juara di Kampung Halaman
Terkini
-
Shin Oishinbo Resmi Diproduksi, Anime Kuliner Legendaris Kembali
-
4 Low pH Cleanser Lokal Berbahan Aloe Vera Buat Kulit Sensitif Tetap Lembap
-
Mimpi Pensiun Dini Gen Z: Antara Ambisi FIRE dan Realita Gaji UMR
-
Milk & Mocha: Ketika Momen Kecil Ternyata Tak Selalu Membekas
-
Shogakukan Hadirkan Penghargaan Manga Fantasi, Gandeng Rumiko Takahashi