Negara kita tercinta Indonesia akan kembali menggelar ajang balapan kelas dunia yaitu Formula 1 Powerboat World Championship yang juga dikenal dengan nama F1 H20. Simpelnya, ajang ini mirip dengan seri balap F1 namun bedanya F1 Powerboat memiliki lintasan di perairan seperti danau, sungai, maupun lautan.
Indonesia akan menggelar F1 Powerboat di Danau Toba, Sumatera Utara mulai 24 hingga 26 Februari 2023. Agar semakin mengenal tentang ajang ini, berikut adalah beberapa fakta unik dari ajang F1 Powerboat World Championship:
1. Memiliki sejarah yang panjang
F1 Powerboat memiliki sejarah yang panjang karena telah digelar sejak 1981. Edisi perdana diselenggarakan dalam 6 seri di negara Italia, Jerman, Inggris, Norwegia, Perancis, dan Belanda. Juara untuk edisi perdana ini adalah pembalap Italia, Renato Molinari yang mendominasi kejuaraan dengan memenangkan 4 balapan.
2. Pembalap Italia jadi pengoleksi gelar terbanyak
Fakta unik selanjutnya adalah pembalap Italia menorehkan catatan impresif sejak ajang ini digelar pada 1981 silam. Dari 38 edisi yang telah digelar, pembalap asal negeri Pizza telah memenangkan 18 kejuaraan. Guido Cappellini yang juga seorang Italia menjadi pengoleksi gelar juara terbanyak dengan raihan 10 gelar.
3. Terdiri dari 8 seri
Pada musim ini, F1 Powerboat digelar di 8 seri di seluruh dunia. Selain Indonesia, terdapat beberapa negara seperti China, Perancis, Italia, hingga Abu Dhabi. Indonesia mendapat keistimewaan tidak hanya untuk pertama kali menggelar balapan namun juga menjadi balapan pembuka musim ini. Setelah Indonesia, balapan akan digelar di China dan musim akan ditutup di Sharjah, Uni Emirat Arab pada 17 Desember mendatang.
4. Sekilas tentang kendaraan
Kendaraan yang akan pembalap gunakan dalam ajang F1 Powerboat memakai mesin dari Mercury Marine. Mesin ini termasuk V6 yang menyerupai Formula One dan dapat menghasilkan 400 tenaga kuda dan 10.500 rpm. Kendaraan sendiri memiliki berat 390 kg, memiliki panjang 6 meter dan lebar 2 meter.
5. Para jagoan tahun ini
Mengingat balapan di Danau Toba merupakan seri perdana musim ini, maka kesempatan juara masih terbuka untuk semua pembalap. Namun ada beberapa pembalap yang layak dijagokan untuk merebut gelar juara dunia tahun ini. Diantaranya ada juara bertahan asal Amerika Serikat yaitu Shaun Torrente, Jonas Andersson asal Swedia, Thani Al Qemzi (Uni Emirat Arab), Alec Weckstrom (Belanda), hingga Ferdinand Zandbergen (Belanda). Para pembalap tersebut menghuni 5 besar peringkat akhir ada edisi 2022.
Itu tadi adalah beberapa fakta unik dari ajang F1 Powerboat World Championship. Semoga penyelenggaraan ajang ini untuk kali pertama di Indonesia berjalan sukses dan dapat dilaksanakan lagi untuk tahun-tahun mendatang.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Tundukkan Bahrain, Timnas Indonesia Pecahkan Rekor Asia Tenggara di Ronde 3
-
Optimis ke Piala Dunia 2026, Ini Potensi Lawan Timnas Indonesia di Ronde Keempat
-
Pratama Arhan Main di K-League, Ini Rangkingnya di Jajaran Liga Top Asia
-
Rekap Tim Asia Tenggara di Pekan Perdana Piala Asia 2023, Thailand Menang!
-
Ini Pemain Indonesia yang Masuk dalam Daftar Unggulan di Malaysia Open 2024
Artikel Terkait
-
Dua Perusahaan Jumbo Mau IPO Dalam Waktu Dekat
-
Jelang Duel Panas di GBK, Striker Naturalisasi Malaysia Sesumbar Permalukan Timnas Indonesia!
-
Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China
-
Evaluasi Problem Ekonomi: AEI Soroti Risiko Fiskal hingga Deforestasi
-
Pertamina Raih The Best Service Quality Management Team & Best Agent Digital Email Publik
Hobi
-
Bukan Konflik dengan Rossi, Marc Marquez Sebut Momen yang Buat Dia Tertekan
-
Jelang Duel Panas di GBK, Striker Naturalisasi Malaysia Sesumbar Permalukan Timnas Indonesia!
-
Akhiri Penantian 28 Tahun: Momen Epic Comeback Timnas Bulu Tangkis Hancurkan China 3-2
-
Prediksi Timnas Indonesia vs Singapura: Misi Balas Dendam di SUGBK
-
Asian Games 2026: 28 Tahun Menanti, Bulu Tangkis Indonesia Raih Emas Beregu
Terkini
-
Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam
-
Senja yang Meminjam Fajar
-
Bedah Makna Lagu 'Stuck' ENHYPEN: Kisah Cinta Egois Sang Vampir yang Berujung Bahaya
-
Ngeri! Puncak Bonus Demografi 2030 Bisa Jadi Bencana Lingkungan Kalau Kita Terus Abai
-
Kupas Tuntas 'Palu Arit di Ladang Tebu', Bukti Nyata Tragedi 1965 Tak Sekadar Hitam Putih!