Babak final Yonex All England Open 2023 telah rampung dihelat di Utilita Arena Birmingham, Birmingham, Inggris pada Minggu (19/3/2023). Dari total 16 wakil Indonesia, hanya dua wakil dari sektor ganda yang berhasil melaju ke partai puncak lewat perjuangan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan dan Fajar Alfian/M. Rian Ardianto.
Kedua unggulan Indonesia ini sukses melaju ke babak final setelah sama-sama mengalahkan wakil China. Hendra/Ahsan bekuk Liang Weikeng/Wang Chang, sedangkan Fajar/Rian kalahkan He Jiting/Zhou Haodong.
All Indonesian men's doubles final pun tercipta dua kali berturut-turut setelah sebelumnya di All England 2022 berlangsung laga antara Bagas Maulana/M. Shohibul Fikri yang lagi-lagi 'didampingi' oleh Hendra/Ahsan.
Mirip momen tahun lalu, Hendra/Ahsan haris legowo kembali jadi runner up dan gelar juara All England 2023 jadi milik Fajar/Rian. Bahkan ending yang tidak diharapkan pun kembali terulang dimana Ahsan mengalami cedera di poin 20-14 meski tetap memaksakan untuk melanjutkan pertandingan demi kemenangan sempurna untuk juniornya. Fajar/Rian menang straight game 21-17 dan 21-14.
Perjuangan Fajri, sapaan akrab ganda putra nomor satu dunia ini demi naik podium tertinggi All England 2023 terbilang tidak mudah. Di babak 32 besar saja Fajar/Rian sudah dihadang unggulan Korea Selatan, Kang Min Hyuk/Seo Seung Jae. Terlibat drama rubber game, Fajar/Rian mengakhiri laga ini dengan kemenangan 20-22, 21-12, dan 21-19.
Melaju ke babak 16 besar, sudah ada ganda putra Taipei, Lee Jhe Huei/Yang Po Hsuan yang harus dihadapi. Namun, Fajar/Rian kembali berhasil unggul dalam dua gim langsung dengan skor 22-20, 21-15.
Laga perang saudara kemudian menanti Fajar/Rian di perempat final. Juara Malaysia Open 2023 ini harus menghadapi juniornya, Bagas Maulana/M. Shohibul Fikri. Meski akhirnya menang straight game 21-18 dan 21-13, tapi pertarungan keduanya terbilang sengit.
Kemenangan demi kemenangan di All England 2023 ini seolah menjadi penebusan yang manis dan sempurna dari Fajar/Rian. Pasalnya, di edisi tahun lalu, Fajar/Rian tampil di luar harapan usai tumbang di babak pertama. Kala itu Fajar/Rian dipaksa menyerah dari juniornya, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin dengan skor 16-21, 20-22.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Perundungan Linguistik: Apa Kita Masih Punya Ruang untuk Belajar Berbahasa?
-
Kemampuan Multibahasa GenZ: Gaul & Fasih Bahasa Asing Tanpa Lupa Bahasa Ibu
-
Antara Which Is dan Secara: Cara Gen Z Tetap Gaul Tanpa Merusak Bahasa Ibu
-
Slang Lokal ke Tren Global: Peluang Bahasa Indonesia Kuasai Algoritma Dunia
-
Strategi Kreatif Era Digital: Jaga Mutu Bahasa Ibu di Tengah Dikte Algoritma
Artikel Terkait
-
Kronologs Mohammad Ahsan Cedera saat Final All England 2023
-
Hendra Setiawan Beberkan Penyebab Cedera Muhammad Ahsan
-
Hendra/Ahsan Ungkap Faktor Kekalahannya dari Fajar/Rian di Final All England 2023
-
Podium Juara All England 2023: China-Korea Selatan Dua Gelar dan Indonesia Satu!
-
Mohammad Ahsan Cedera, The Daddies Relakan Fajar/Rian Raih Gelar Juara All England 2023
Hobi
-
MotoGP Australia 2026 Gagal Total: Selamat Tinggal Phillip Island!
-
Marc Marquez Pimpin Klasemen Sementara, Gelar Juara Dunia Sudah di Tangan?
-
Menghabiskan Sore Bersama Klub Corat-coret, Cara Bercerita Lewat Gambar
-
MotoGP Australia 2026 Batal! Marquez Tetap Kokoh, Harapan Veda Ega Pupus
-
Jadwal MotoGP Malaysia 2026: Apakah Jorge Martin Bisa Membalikkan Keadaan?
Terkini
-
4 Chemical Sunscreen Tanpa Pewangi Buat Perkuat Skin Barrier Kulit Sensitif
-
Review Lingsir Wengi: Tembang Jawa, Mitos, dan Teror di Motel Tua Malioboro
-
Tecno Spark 50S 5G Resmi Meluncur, Ponsel Terjangkau dengan Fitur FreeLink yang Menarik
-
Tayang 2027, Jin Young dan Kim Min Ho Dipastikan Bintangi Film Aksi Fighter
-
The Cat Returns: Tentang Nyaris Berubah Jadi Kucing Karena Menolong Kucing