PSSI selaku induk sepak bola tertinggi di Indonesia, benar-benar mempersiapkan skuat Timnas U-17 dengan sebaik mungkin. Meskipun telah menunjuk mantan pelatih Timnas U-16 Bima Sakti untuk menjadi nakhoda Anak-anak Garuda, namun pihak federasi tak langsung lepas tangan begitu saja.
Selain memberikan dukungan dalam hal sarana dan fasilitas, beragam saran pun diberikan oleh federasi sepak bola Indonesia tersebut. Terbaru, sang Ketua Umum Erick Thohir memberikan sebuah saran kepada coach Bima Sakti, untuk tak segan-segan menimba ilmu dari dua pelatih yang saat ini juga berada di tubuh Timnas Indonesia, yakni Shin Tae Yong dan Indra Sjafrie.
BACA JUGA: Luis Milla Bantu Persiapan Timnas U-17, Apa Sih Kelebihan Sang Pelatih?
Dalam sebuah unggahannya, akun TikTok yndand menuliskan bahwa sang ketua umum meminta kepada coach Bima untuk belajar dari coach Indra dan coach STY yang sejauh ini berhasil membawa perubahan besar dan prestasi untuk Indonesia. Uniknya, Erick Thohir juga secara inplisit mengakui kesuksesan coach Indra dan perbaikan fisik pemain oleh coach STY dalam komentarnya tersebut.
"Saya meminta coach Bima belaja dari coach Indra yang sudah sukses, belajar juga ke Shin Tae Yong mengenai fisik," ucap Erick Thohir sepertimana dituliskan oleh akun yndand.
BACA JUGA: Jadwal Pertandingan Liga 1 Pekan Kedua Bulan Juli 2023
Hal ini tentu saja menjadi sebuah masukan yang sangat berharga bagi coach Bima Sakti dan para staff kepelatihan yang disusunnya. Pasalnya, sejauh ini baik coach Indra Sjafrie maupun coach STY memang telah terbukti membuat permainan Timnas Indonesia menjadi jauh lebih berkembang.
Terbaru, melalui taktik dan strategi jeniusnya di Kamboja pada Mei lalu, coach Indra Sjafrie akhirnya sukses membawa pulang medali emas cabang sepak bola setelah 32 tahun lamanya tak pernah mampir ke Indonesia. Sebelumnya, pelatih asal Sumatera Barat tersebut juga sukses mengantarkan Indonesia menjadi jawara Piala AFF U-19 pada tahun 2013 lalu, dan Piala AFF U-22 pada tahun 2019.
BACA JUGA: Para Rival Masih Bermasalah, Waktunya STY Bawa Timnas Rajai Piala AFF U-23?
Sementara coach STY, meskipun sejauh ini belum bisa memberikan gelar juara kepada Indonesia, namun dirinya telah berhasil merombak pola permainan skuat Garuda. Seperti halnya yang disampaikan oleh Erick Thohir, salah satu perubahan yang paling signifikan di era kepelatihan STY adalah semakin kokohnya fisik para pemain Timnas.
Kini, tak ada lagi para pemain Timnas yang merasa ngos-ngosan ketika pertandingan memasuki menit ke 60 atau 70. Bahkan, di babak final Sea Games lalu, dengan materi pemain yang juga hasil didikan STY, skuat Garuda begitu superior dalam menjalani pertandingan meskipun harus diakhiri dengan babak perpanjangan waktu.
Bagaimana coach Bima Sakti? Siap untuk belajar dari Indra Sjafrie dan Shin Tae Yong?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
-
Surat Terbuka untuk Ketua DPR: Jangankan Ngopi, ASN Guru Mau Liburan Saja Serba Salah!
Artikel Terkait
-
BRI Liga 1 Akan Dihentikan 18 Desember 2023 Hingga 4 Februari 2024, Ini Sebabnya
-
Bertemu Menpora Bahas Persiapan Piala Dunia U17, Erick Thohir Disindir Keras Lagi-Lagi soal Wasit
-
Pemain Asing Bernilai 6,8 Miliar Siap Dipanggil Shin Tae Yong, Egy Maulana Akan Terdepak?
-
Sikapnya Dikritik Mantan Pelatih, Sosok Pemain Luar Negeri Ini Malah Beri Dukungan Penuh ke Saddil Ramdani
-
Erick Thohir Berikan Tanggapan soal Pemberhentian Liga 1 Akibat Tindakan Rasisme, Ya Setuju!
Hobi
-
Sprint Race MotoGP Inggris 2026: Aprilia Tampil Dominan, Ducati Kesulitan
-
Jorge Messi Wafat, Sosok Penting di Balik Karier Lionel Messi
-
Digosipkan Pecat Maverick Vinales, KTM Bakal Dibenci Pembalap MotoGP?
-
Dibandingkan dengan Marc Marquez, Alex Marquez Mengaku Sempat Alami Tekanan
-
Marc Marquez Waspadai Tantangan Besar di GP Inggris 2026, Ini Penyebabnya
Terkini
-
Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
Review Dream To You: Romansa Hangat Cinta Pertama, Luka dan Impian
-
Gen Z Fasih Bahasa Inggris, tapi Makin Asing dengan Bahasa Ibu, Mengapa?
-
The Last House: Pesan Moral Mendalam tentang Hubungan Manusia dan Alam