Timnas Indonesia berhasil memenangkan pertandingan melawan Thailand dalam semifinal Piala AFF U-23 2023 dengan skor 3-1 pada Kamis (25/08/2023).
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong yang berhasil membawa anak-anak asuhannya ke final AFF U-23 2023 pun membeberkan kunci kemenangan mereka.
Dikutip dari kantor berita Antara, mantan pelatih Timnas Korea di Piala Dunia 2018 ini menyatakan dua faktor penting yang menjadi kunci kemenangan Garuda Muda.
Hal itu adalah kondisi fisik dan mental tim yang bagus saat berlaga di semifinal Piala AFF U-23, Kamis (24/8/2023) malam.
"Sebenarnya kami hanya memiliki persiapan yang singkat sebelum datang ke Thailand, juga memiliki periode pemusatan latihan yang pendek. Maka hal yang paling penting dalam sepak bola adalah kondisi tim dan mental tim," papar Shin Tae-yong, kelahiran 11 April 1970 itu.
"Kami melakukan kerja sama tim dengan baik, mungkin itulah alasan mengapa kami bisa tampil bagus di fase ini," tandasnya.
Pemain bek Timnas Indonesia, Bagas Kaffa masuk dalam daftar susunan pemain semifinal AFF U-23 2023 cedera ketika pemanasan. Oleh sebab itu, Robi Darwis mengisi posisi Bagas Kaffa.
Shin Tae-yong sendiri belum menjelaskan lebih detail perihal kondisi kesehatan Bagas Kaffa.
Akan tetapi, pemain klub Barito Putra itu sudah jelas tak akan diturunkan oleh Shin Tae-yong dalam laga final melawan Timnas Vietnam pada Sabtu (26/8/2023).
Berbincang soal calon lawan kuat di final AFF U-23 2023 itu, Shin Tae-yong yang berjuluk Fox of The Ground alias Rubah Lapangan ini bakal mempersiapkan Garuda Muda tampil menawan.
"Keempat tim yang lolos ke semifinal adalah tim-tim Asia Tenggara yang bagus, maka kami dapat mengharapkan pertandingan yang bagus di final," pungkasnya.
Baca Juga
-
Bukan Kisah Menyeramkan, Ini Keunikan Persahabatan di Buku The Skeleton and the Cat
-
Auto Glowing! 5 Rekomendasi Brightening Ampoule Pembasmi Noda Jerawat
-
Konten Mindfulness Maudy Ayunda Dikritik Tone Deaf, di Mana Letak Masalahnya?
-
Kalau Namanya Makan Bergizi Gratis, Mana Jaminan Gizinya?
-
Saat Program Andalan Memakan Korban, Bukankah Presiden Seharusnya Geram?
Artikel Terkait
-
Shin Tae-yong Curhat Jelang Final Piala AFF U-23 2023 Lawan Vietnam: Banyak Pemain Cedera
-
3 Fakta Menarik Thom Haye, Pemain Keturunan Belanda yang Ingin Bela Timnas Indonesia
-
Lawan Timnas Indonesia U-23 di Final Piala AFF U-23 2023, Ini Kata Striker Vietnam
-
Pertarungan Klasik: Antara Indonesia dan Thailand dalam Dunia Olahraga
-
Momen Robi Darwis 'Kerasukan' Pratama Arhan, Teror Gawang Thailand Lewat Lemparan Jauh
Hobi
-
Jadwal MotoGP Austria 2026: 3 Pembalap Ini Bersiap Menyelamatkan Diri!
-
Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Prediksi Persija vs Persib: Duel Klasik Kembali ke GBK, Siapa Lebih Unggul?
-
Usai Double Podium di Aragon, Marc Marquez Khawatir Jalani GP Misano 2026
Terkini
-
Bukan Kisah Menyeramkan, Ini Keunikan Persahabatan di Buku The Skeleton and the Cat
-
Auto Glowing! 5 Rekomendasi Brightening Ampoule Pembasmi Noda Jerawat
-
Konten Mindfulness Maudy Ayunda Dikritik Tone Deaf, di Mana Letak Masalahnya?
-
Kalau Namanya Makan Bergizi Gratis, Mana Jaminan Gizinya?
-
Saat Program Andalan Memakan Korban, Bukankah Presiden Seharusnya Geram?