Kabar buruk menerpa Timnas Indonesiajelang pertandingan lawan Turkmenistan di FIFA Matchday yang diselenggarakan di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya pada Jumat (8/9/2023). Duo kembar yakni Yance Sayuri dan Yakob Sayuri dilaporkan mengalami cedera.
Yakob Sayuri mengalami cedera setelah PSM Makassar menghadapi Persis Solo dalam pekan ke-10 BRI Liga 1 2023/2024. Hal itu disampaikan oleh Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji.
BACA JUGA: Timnas Indonesia U-23 akan Segera Dialihkan pada Indra Sjafri, Ada Apa?
Meskipun Yakob Sayuri mengalami cedera tetapi ia diminta tetap merapat ke Timnas Indonesia. Pasalnya, belum ada kejelasan pasti cedera apa yang menimpa Yakob.
“Yakob Sayuri kalau tidak salah, saya baca, kondisinya cedera tetapi tetap akan kami panggil supaya datang. Nanti kami cek kembali, cek perdalam kembali, sakit karena apa,” kata Sumardji kepada awak media, Kamis (31/8/2023).
Sementara itu kembarannyaa Yance Sayuri dikabarkan pula mengalami cedera ketika PSM Makassar melawan PSS Sleman pada pekan ke-11 Liga 1 2023/2024 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Minggu (3/9/2023).
Awalnya Yance Sayuri bermain baik bahkan sukses mencetak gol untuk PSM. Namun, di menit ke-66 ia terjatuh dan merasakan kesakitan di pahanya.
Usai diperiksa oleh tim dokter, Yance Sayuri dinyatakan tak bisa melanjutkan pertandingan. Saat itu, ia langsung ditarik keluar lapangan dan digantikan oleh Rizky Eka Pratama.
Selain duo kembar, pemain Dimas Drajad pun mengalami cedera. Striker Persikabo 1973 tersebut dilaporkan cedera ketika menghadapi Dewa United di pekan ke-11 Liga 1 2023/2024 di Stadion Wibawa Mukti, Kabupaten Bekasi pada Minggu (3/9/2023).
Cek berita dan artikel yang lain di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
DIY Kalung Makrame untuk Anabul: Modal 25 Ribu, Hasilnya Mewah!
-
Pendidikan Tinggi, Tapi Ekspektasi Lama: Dilema Perempuan di Dunia Akademik
-
Rel Padat dan Sistem Renggang: Catatan Kritis dari Kecelakaan KRL di Bekasi Timur
-
Bukan Sekadar Film Laga, Mengapa 'Ikatan Darah' Justru Bikin Merinding?
-
Saya Memihak Menteri PPPA: Menempatkan Lelaki di Depan Bukan Diskriminasi, Tapi Logika Perlindungan
Artikel Terkait
-
Masih Kokohkah Lini Belakang Skuad Timnas Indonesia Senior Tanpa Elkan Baggott dan Rizky Ridho?
-
Profil Lee Jae-hong, Mantan Asisten Shin Tae-yong yang Kini Jadi Staf Pelatih Timnas Korea Selatan
-
Deretan Pemain Timnas Indonesia Senior di Skuat Timnas Indonesia U-23 untuk Kualifikasi Piala Asia U-23 2024
Hobi
-
Rekornya Terputus, Marco Bezzecchi Akui Tak Mudah Lawan Alex Marquez
-
Piala Presiden 2026: PSSI Rajin Garap Turnamen "Hura-Hura", Lupa Prioritas Piala Indonesia
-
Kesulitan Pakai Motor GP26, Marc Marquez Enggan Kembali Gunakan Motor Lama
-
GILA! Mesin Ferrari F355 Dipasang ke Motor, Tenaganya 375 HP Brutal!
-
Kimi Antonelli Merasa Lebih Siap untuk F1 GP Miami 2026, Bakal Hattrick?
Terkini
-
DIY Kalung Makrame untuk Anabul: Modal 25 Ribu, Hasilnya Mewah!
-
Pendidikan Tinggi, Tapi Ekspektasi Lama: Dilema Perempuan di Dunia Akademik
-
Rel Padat dan Sistem Renggang: Catatan Kritis dari Kecelakaan KRL di Bekasi Timur
-
Bukan Sekadar Film Laga, Mengapa 'Ikatan Darah' Justru Bikin Merinding?
-
Saya Memihak Menteri PPPA: Menempatkan Lelaki di Depan Bukan Diskriminasi, Tapi Logika Perlindungan