Beberapa waktu yang lalu, PSSI resmi mengumumkan akan kembali menggelar turnamen pra-musim bertajuk Piala Presiden pada tahun 2026 ini. Melansir dari laman resminya, pssi.org, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyebut jika ajang Piala Presiden 2026 ini akan digelar pada bulan Juli 2026 mendatang.
“Tadi Pak Ara (Maruarar Sirait, Ketua Steering Committee Piala Presiden 2025) punya komitmen, dan untuk Piala Presiden yang terlambat ini sedang kita godok lagi. Belum tahu karena memang rumitnya tahun ini kan ada kejuaraan Piala Dunia,” ujar Erick Thohir.
Mengutip dari akun Instagram @arsiptimnas, ajang Piala Presiden 2026 kali ini kemungkinan akan mundur sekitar bulan Juli 2026 atau sebulan sebelum bergulirnya musim 2026/2027 mendatang. Hal ini tentunya dikarenakan adanya kompetisi sepak bola terbesar di dunia, yakni Piala Dunia 2026 yang dijadwalkan akan digelar pada bulan Juni 2026 di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
Seperti yang diketahui, ajang Piala Presiden sendiri merupakan turnamen pra-musim yang rutin digelar oleh PSSI sejak tahun 2015 silam. Kompetisi ini menjadi turnamen pra-musim yang mempertemukan tim-tim dari kasta tertinggi liga sepak bola Indonesia atau yang kini bernama Super League.
Namun, dalam beberapa tahun terakhir, format kompetisi yang diterapkan di ajang Piala Presiden sudah mulai sedikit berubah. Melansir dari beberapa sumber di laman suara.com, salah satu contohnya adalah pada gelaran Piala Presiden 2025 silam yang mendatangkan beberapa klub undangan dari luar negeri untuk bertanding melawan perwakilan klub-klub liga Indonesia.
Namun, meskipun kemungkinan besar akan digelar pada bulan Juli 2026 ini, ternyata fans sepak bola Indonesia justru memberikan kritik pedas kepada PSSI terkait penyelenggaraan Piala Presiden mendatang. Mengapa demikian?
Fans Kritik PSSI Tak Kunjung Gelar Ajang Piala Indonesia
Kritik pedas yang dilontarkan oleh para fans sepak bola Indonesia terkait gelaran Piala Presiden 2026 tak lain dan tak bukan karena PSSI dianggap justru fokus kepada turnamen yang tak memiliki efek apa pun bagi liga Indonesia. Sebaliknya, turnamen Piala Indonesia yang kerap kali dijanjikan akan digelar oleh PSSI justru tak kunjung terealisasi.
Melansir dari laman transfermarkt.com, ajang Piala Indonesia yang notabene merupakan kompetisi pendamping di liga Indonesia terakhir kali digelar pada musim 2018/2019 silam. Kala itu, juara terakhir sukses direngkuh oleh klub PSM Makassar. Sempat akan digelar kembali pada musim 2020/2021, akan tetapi kompetisi tersebut batal dilakukan karena pandemi Covid-19.
Kini, PSSI kembali dikritik oleh banyak fans yang menyebut jika federasi hanya fokus pada kompetisi jangka pendek dan pra-musim seperti Piala Presiden. Sementara itu, ajang yang seharusnya menjadi prioritas seperti Piala Indonesia sama sekali tak diketahui kapan akan digelar kembali nantinya.
Padahal, dengan adanya kompetisi Piala Indonesia nantinya, diharapkan bisa memberikan menit bermain bagi para pemain yang jarang mendapatkan kesempatan jam terbang di kompetisi liga reguler. Selain itu, ajang Piala Indonesia sendiri juga diharapkan bisa menjadi tempat berkembang bagi para pemain muda di klubnya masing-masing.
Jika melihat dari seluruh liga yang ada di negara-negara lain, memang idealnya ada kompetisi pendamping yang harus digelar oleh federasi selain kompetisi liga reguler. Bahkan, sejatinya harus ada minimal satu kompetisi pendamping di setiap negara yang biasanya bisa diikuti oleh klub-klub dalam liga tersebut dengan regulasi tertentu.
Kini, kita hanya bisa menunggu kapankah PSSI akan benar-benar merealisasikan gelaran ajang Piala Indonesia kembali. Tentunya jika ajang ini kembali digelar, bukan tak mungkin banyak dampak positif yang bisa didapatkan oleh pesepakbolaan Indonesia nantinya.
Baca Juga
-
Rekor Shin Tae-yong Jadi Hantu, John Herdman Dituntut Buktikan Kualitas di ASEAN Cup
-
Lamine Yamal Raih Gelar Piala Dunia, Era Baru Dunia Sepak Bola Telah Dimulai
-
Serba-serbi Piala Dunia 2026: Kiprah Fenomenal Vozinha hingga Drama Intervensi Aturan
-
Prancis Tersingkir, Taktik Individualis Didier Deschamps Resmi Gagal Total?
-
Lebih dari Sepak Bola, Inggris vs Argentina Jadi Laga Sarat Muatan Politik
Artikel Terkait
-
Komdis PSSI Resmi Jatuhi Fadly Alberto Hukuman Berat!
-
Kritik Pedas CR7 Jadi Tamparan untuk Liga Indonesia: Pemain Terlalu Banyak Mengeluh!
-
Perjuangan Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2026 Diangkat ke Film Dokumenter, Tayang Juni
-
Bukan Asal Pilih! John Herdman Bongkar Alasan Panggil 23 Pemain Timnas Indonesia
-
Oxford United Degradasi, Media Luar Sebut Piala Presiden 2025 Jadi Salah Satu Penyebab
Hobi
-
Piala Presiden 2026: Persebaya Pastikan Tiket Semifinal usai Tekuk PSMS
-
Piala Presiden 2026 Hari Ini: Persebaya Tantang PSMS demi Tiket Semifinal
-
Jadwal Perempat Final VNL Putra 2026 Hari Ini: Jepang Hadapi China, Slovenia Ditantang Turki!
-
Tak Lagi Harmonis, 2 Pembalap Aprilia Perang Dingin Sejak GP Hungaria
-
Nyesek! Fabio Quartararo Ternyata Bukan Pilihan Utama Honda untuk Direkrut
Terkini
-
Soft Life Makin Populer: Saat Gen Z Lebih Pilih Hidup Tenang dan Seimbang
-
Belanja Digital Gen Z: Saat Kebutuhan dan Keinginan Semakin Sulit Dibedakan
-
Review Serial A Shop for Killers Season 2: Drama Pertarungan Paling Cadas!
-
Naoko Karya Keigo Higashino: Saat Jiwa Seorang Ibu Hidup dalam Tubuh Putrinya
-
BGN Rilis Aplikasi Reviu MBG: Apakah Digitalisasi Menjawab Akar Masalah?