Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) baru saja melakukan sidang Komite Disiplin. Hasilnya klub ibu kota, yakni Persija Jakarta resmi mendapatkan denda.
Dilansir dari laman resmi PSSI, secara keseluruhan ada beberapa klub yang mendapatkan sanksi dari induk sepak bola Indonesia tersebut. Rinciannya adalah sebagai berikut:
1. Persija Jakarta
Persija Jakarta dalam hal ini melakukan pelanggaran saat bertandang ke markas Dewa United pada tanggal 25 Agustus lalu.
Padahal aturannya itu pertandingan tidak boleh dihadiri oleh suporter tim tamu. Namun pada pertandingan itu Jakmania terlihat hadir langsung ke Stadion Indomilk, Tangerang. Pelanggaran ini lantas membuat Persija Jakarta didenda sebesar Rp25.000.000
2. Dewa United
Sama halnya dengan Persija, panitia penyelenggara pertandingan Dewa united vs Persija Jakarta juga mendapatkan denda senilai Rp25.000.000 karena dianggap gagal dalam mengantisipasi kedatangan suporter dari tim tamu.
3. PSS Sleman
Klub Selanjutnya yang mendapatkan denda adalah PSS Sleman. Hal ini dikarenakan keluarnya 5 kartu kuning dalam satu pertandingan pada laga yang berlangsung di tanggal 26 Agustus 2023.
5 kartu kuning itu tercipta saat klub asal Yogyakarta tersebut menjamu Persebaya Surabaya. Dalam hal ini, denda yang didapatkan oleh PSS Sleman mencapai Rp50.000.000
4. Persikabo 1973
Tim selanjutnya yang mendapatkan denda adalah Persikabo 1973. Hal ini merupakan imbas dari 5 kartu kuning yang didapatkan oleh para pemain Persikabo saat bertandang ke markas Arema FC pada tanggal 28 Agustus 2023.
Pada laga tersebut Persikabo juga harus menelan kekalahan atas Arema FC dengam skor akhir 1-0
Lima kartu kuning yang didapatkan dalam satu laga membuat klub asal Bogor tersebut mendapatkan denda senilai Rp.50.000.000
Itulah hasil dari sidang Komite Disiplin PSSI yang sudah diselenggarakan pada tanggal 31 Agustus 2023.
Persija Jakarta Terancam Denda Tambahan
Persija Jakarta resmi didenda oleh komite Disiplin PSSI karena kesalahan terkait hadirnya suporter saat bertandang ke markas Dewa United di pertandingan yang berlangsung di bulan Agustus lalu.
Namun nyatanya permasalahan tim berjuluk macan kemayoran tersebut tidaklah berakhir sampai di situ saja. Pasalnya hukuman lainnya bisa saja menyusul di kemudian hari.
Seperti diketahui bersama beberapa waktu lalu juga sempat adanya keributan dalam laga Persija Jakarta vs Persib Bandung di Stadion Patriot Candrabagha Bekasi.
Menarik untuk ditunggu apakah pada akhirnya Persija Jakarta akan kembali didenda oleh Komite Disiplin wasit untuk periode September.
Baca Juga
-
Mengenal Zahaby Gholy, Striker Indonesia yang Jadi Pemain Terbaik di Piala AFF U-16
-
Hanya Penghangat Bangku Cadangan, Pratama Arhan akan Susul Asnawi ke Liga Thailand?
-
Siap Bela Timnas Indonesia, Ini Dia Sosok Mauro Zijlstra
-
Ernando Ari Akui Hampir Jadi Korban Malpraktek Dokter Gadungan Timnas
-
Kalahkan Calvin Verdonk, Segini Harga Fantastis Thom Haye Usai Bela Timnas Indonesia!
Artikel Terkait
-
TC di Jerman, 3 Tim Ini Bakal Jadi Lawan Timnas Indonesia U-17
-
Kualifikasi Piala Asia U-23: Shin Tae-yong Masih akan Coret 4 Pemain Timnas Indonesia
-
Sinyal Uston Nawawi Jadi Pelatih Persebaya Semakin Kuat: Kalau Bisa Itu
-
Kompetisi Rehat, Marcelo Rospide Sudah Serius Siapkan Skuad Persik Hadapi Persija
-
Hasil Sidang Komdis PSSI: Ketua Viking Kena Sanksi, Persija Didenda Puluhan Juta
Hobi
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Prediksi Persija vs Persib: Duel Klasik Kembali ke GBK, Siapa Lebih Unggul?
-
Usai Double Podium di Aragon, Marc Marquez Khawatir Jalani GP Misano 2026
-
Loris Capirossi Dinobatkan jadi Legenda MotoGP di Misano, Apa Prestasinya?
-
Jujur! Jorge Martin Akui akan Menangis Jika Gagal jadi Juara Dunia MotoGP
Terkini
-
Bye-Bye Muka Tomat! Ini 4 Soothing Gel Mugwort Khusus Kulit Berminyak, Cuma 30 Ribuan
-
Gebrakan Baru! Sinema Desa Resmi Disulap Jadi Motor Ekonomi Baru di 2026
-
Bebas Kemerahan, 5 Sunscreen Korea Cica yang Bikin Kulit Calm dan Lembap
-
Manga You Are a Four Leaf Clover Diadaptasi ke Anime
-
Skincare Routine ke Beauty Consumerism: Self-Care Dijadikan Alasan Belanja?