Pada ajang Olimpiade Tokyo 2020, salah satu atlet cabang olahraga voli berhasil menarik perhatian banyak pihak lantaran kecantikannya. Ia adalah seorang perempuan bernama Zehra Gunes. Namanya menjadi sorotan karena kecantikan wajahnya sampai-sampai para penggemar menjulukinya sebagai bidadari voli asal Turki.
Zehra Gunes diketahui sudah menjadi atlet profesional sejak usia muda, tepatnya sejak 12 tahun. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut ini adalah profil Zehra Gunes, atlet cantik yang dijuluki bidadari voli asal Turki.
BACA JUGA: MotoGP Indonesia 2023: Mandalika Siap Jadi saksi Perjalanan Baru Marc Marquez
Profil Zehra Gunes
Zehra Gunes merupakan perempuan kelahiran 7 Juli 1999 di Kartal, Istanbul, Turki. Tempat kelahiran Zehra, yakni Istanbul, dikenal sebagai kota transkontinental. Posisi kota ini sebagian berada di Benua Eropa, sedangkan sebagian lainnya berada di Benua Asia, dipisahkan oleh Selat Bosporus, Laut Marmara, serta Slat Dardanella.
Perempuan cantik ini telah memulai kariernya sebagai atlet sejak usia 12 tahun, seperti dikutip dari laman suara.com. Ia masuk klub wanita Turki bernama VakifBank Istanbul pada tahun 2011.
Klub ini berbasis di Istanbul dan telah eksis sejak tahun 1986. Klub ini juga dikenal sebagai salah satu klub wanita terbaik level dunia!
BACA JUGA: Jadi Starter Jeonnam Dragons, Asnawi Mangkualam Tampil Trengginas
Zehra Gunes memegang posisi sebagai middle hitter atau middle blocker dalam dunia voli. Posisi ini bertugas untuk membendung serangan ketika pihak musuh melancarkan serangan smash. Hal ini menyebabkan semakin tinggi postur pemain middle blocker, maka akan semakin banyak keuntungan yang didapat oleh tim.
Berdasarkan informasi terbaru, Zehra Gunes memiliki tinggi badan 198 cm dengan berat badan sekitar 88 kg. Hal ini tentu saja membuat Zehra Gunes menjadi wajar dianggap sebagai salah satu middle blocker terbaik dalam sejarah voli wanita internasional.
Zehra Gunes mendapatkan julukan sebagai middle blocker terbaik sebanyak 5 kali melalui Kejuaraan Dunia Antarklub Bola Voli Putri FIVB sejak tahun 2015-2022. Ia juga pernah mendapatkan gelar ‘Most Valuable Player’ melalui liga Bola Voli Wanita Turki pada tahun 2021-2022.
Di Klub VakifBank Istanbul sendiri, Zehra Gunes dan tim berhasil menyabet juara pertama sebanyak 7 kali, juara kedua 3 kali, serta juara ketiga 1 kali. Kemenangan ini didapatkan dari berbagai kompetisi skala domestik serta dunia, seperti salah satunya Turkish Super Cup.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Bukan Sekadar Novel Geng Motor, Novel Areksa Ajarkan Arti Pengorbanan
-
Dapat Komentar Jahat soal Debut 'HyoRiSoo', Begini Reaksi Menohok Yuri SNSD
-
Haechan NCT Pamer Parfum Favorit dari Brand Lokal, Ini 7 Alternatif Lainnya
-
Skin Barrier Rusak? Perbaiki dengan 5 Pilihan Moisturizer Ini!
-
Didominasi Genre Self-Help, Intip 4 Buku Rekomendasi Sungjin DAY6!
Artikel Terkait
-
Berapa Istri Syahrul Yasin Limpo? Ini Sosok Pendamping Sah Eks Mentan
-
Profil Carissa Perusset, Selingkuhan Oka Antara di Series Berbalas Kejam
-
Biodata Pangeran Mateen, Putra Sultan Brunei yang Bakal Lepas Masa Lajang Tahun Depan
-
Awas Keliru! Biodata dan Profil Krisna Mukti, Beda Orang dengan Polisi yang Tangani Kasus Jessica Wongso
-
Profil Meirizka Widjaja, Ibu Gregorius Ronald Tanur Tersangka Penganiaya Pacar Hingga Tewas
Hobi
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Prediksi Persija vs Persib: Duel Klasik Kembali ke GBK, Siapa Lebih Unggul?
-
Usai Double Podium di Aragon, Marc Marquez Khawatir Jalani GP Misano 2026
-
Loris Capirossi Dinobatkan jadi Legenda MotoGP di Misano, Apa Prestasinya?
-
Jujur! Jorge Martin Akui akan Menangis Jika Gagal jadi Juara Dunia MotoGP
Terkini
-
Manga Shojo In the Clear Moonlit Dusk Akan Tamat di Volume ke-12 pada 2027
-
Karnaval Pekalongan Jadi Sorotan, Budaya berkedok Ritual di Ruang Publik?
-
Memaknai Cinta Bagi Orang Dewasa di Novel Hingga Ujung Cakrawala
-
Samsung Galaxy A07s Resmi Meluncur, Bawa Helio G99+, Baterai 5.000 mAh dan Update OS 6 Tahun
-
Kontradiksi Gaya Komunikasi Prabowo: Singa Domestik, Kucing Imut di Panggung Internasional?