Sesi free practice 1 dan 2 MotoGP Qatar menandakan bahwa musim 2024 telah benar-benar dimulai. Geliat aktivitas di paddock dan trek juga sudah terlihat sejak beberapa hari lalu.
Kemarin (08/03/2024), para pembalap MotoGP bersama-sama melakukan sesi free practice 1 dan 2 di Sirkuit Lusail, Qatar. Lantas, bagaimana hasil dari kedua free practice tersebut? Simak ulasannya berikut ini!
1. Free Practice 1
Di sesi free practice 1 ini beberapa pembalap sudah memperlihatkan performa yang ugal-ugalan. Menit-menit awal, Jorge Martin langsung menggeber GP24-nya hingga melesat menjadi yang tercepat, di belakangnya ada Marc Marquez, Brad Binder, Enea Bastianini, dan Alex Marquez.
Martin masih konsisten berada di atas hingga sesi berakhir dan mencatatkan waktu 1.52.624. Posisi dua diisi oleh Aleix Espargaro, diikuti Pedro Acosta, Marc Marquez, dan Brad Binder.
Sementara itu juara dunia musim lalu, Pecco Bagnaia, tertinggal di urutan kesepuluh.
2. Free Practice 2
Free practice 2 dilakukan dengan kondisi lintasan yang basah akibat hujan. Hasilnya tak kalah mengejutkan dari sesi pertama tadi, Marc Marquez yang di sesi free practice 1 sudah tampil cukup baik dengan menjadi yang tercepat keempat, kini berhasil menduduki posisi teratas.
The Baby Alien mencatatkan waktu 2.06.544, di belakangnya ada duo rider GasGas Tech3, yakni Augusto Fernandez dan Pedro Acosta. Posisi lima besar dilengkapi dengan dua pembalap KTM pabrikan yakni Jack Miller di urutan keempat dan Brad Binder yang masih konsisten berada di posisi kelima.
Sementara Jorge Martin, peraih hasil tercepat di free practice 1 terlempar jauh hingga posisi ke-18.
Nah, itu tadi rangkuman dari hasil free practice 1 dan 2 MotoGP Qatar 2024. Sejauh ini, hasil paling menonjol telah ditunjukkan oleh rookie Pedro Acosta. Walau baru menjalani musim dan balapan perdana di kelas 1000cc, dia mampu tampil konsisten hingga berhasil mengakhiri kedua sesi latihan bebas ini di urutan depan.
Kemudian, ada Marc Marquez yang tampil di luar ekspektasi, dia tampak sudah nyaman dengan motor barunya, bahkan mampu mengendarai dengan baik walau dalam kondisi lintasan yang basah.
Tidak lupa, kita juga patut mengapresiasi performa rider terkuat KTM, Brad Binder, yang juga konsisten dalam dua sesi free practice ini di mana dia berhasil finis di urutan kelima.
Lantas, berdasarkan hasil dari free practice 1 dan 2 ini, apakah kamu punya prediksi untuk sprint dan main race nanti?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Bukan Konflik dengan Rossi, Marc Marquez Sebut Momen yang Buat Dia Tertekan
-
Konten Couple Carousel Bikin Gemas! Penolong untuk yang Takut Jatuh Cinta
-
Sakit Misterius, Joan Mir Absen Sampai MotoGP Indonesia 2026
-
Logo Sudah Dirilis, Narnia: The Magician's Nephew akan Tayang Februari 2027
-
Mengejar atau Dikejar Marc Marquez: Mana yang Lebih Menakutkan di Lintasan MotoGP?
Artikel Terkait
-
Hujan di Negeri Gurun Bikin Rumit, Ini Persiapan Bezzecchi dan Di Giannantonio untuk MotoGP Qatar
-
Unggul 0,047 Detik dari Espargaro, Jorge Martin Tercepat di Sesi Latihan Bebas Pertama MotoGP Qatar
-
Dua Rider Astra Honda Terbang ke Qatar, Berlaga di Asia Talent Cup 2024
-
Motul Kembali Jadi Partner Prima Pramac Racing Arungi MotoGP 2024
-
Jorge Lorenzo Berkomentar untuk MotoGP 2024: Bagi Saya Pecco Masih Terkuat
Hobi
-
Bukan Konflik dengan Rossi, Marc Marquez Sebut Momen yang Buat Dia Tertekan
-
Jelang Duel Panas di GBK, Striker Naturalisasi Malaysia Sesumbar Permalukan Timnas Indonesia!
-
Akhiri Penantian 28 Tahun: Momen Epic Comeback Timnas Bulu Tangkis Hancurkan China 3-2
-
Prediksi Timnas Indonesia vs Singapura: Misi Balas Dendam di SUGBK
-
Asian Games 2026: 28 Tahun Menanti, Bulu Tangkis Indonesia Raih Emas Beregu
Terkini
-
Fenomena Split Bill Gen Z: Mengurai Relasi Kuasa Patriarki di Meja Makan
-
Ulasan Novel 'Partikel': Formula Hollywood di Balik Karya Dee Lestari
-
Sejarah Jawa Jilid II: Masyarakat, Agama, dan Tradisi dalam Catatan Raffles
-
Rela Lepas Cuan Jutaan Dolar demi Privasi Anak, Keputusan PewDiePie Patut Ditiru Ortu Zaman Now!
-
Dari Warkop DKI hingga Pandji: Menelusuri Komedi Sebagai Alat Perlawanan