Markas Sebatok Jahe Merah Nganjuk yang menjual minuman rempah tradisional menjadi jawaban untuk kamu yang bosan dengan butterscotch dan red velvet yang biasa ditemui di kafe.
Nganjuk kini memang punya banyak pilihan kafe di pusat kotanya untuk tempat nongkrong dan kulineran, kalau kamu sedang berkunjung ke Kota Angin coba deh keliling ke sekitar Jalan A. Yani yang terkenal itu, di sana kamu akan menemukan deretan kafe-kafe yang buka 24 jam dan ramai dengan anak muda.
Namun, konsep, menu, dan rasa yang hampir sama dari kafe-kafe tersebut tak jarang membuat kita merasa bosan. Lagi-lagi ketemu matcha, lagi-lagi ketemu latte, kadang lidah butuh rasa yang baru juga.
Nah, kalau kamu sedang berada di titik bosan menikmati minuman tersebut, boleh coba beberapa varian menu dari Markas Sebatok Jahe Merah yang terbuat dari rempah dan bahan alami.
Markas Sebatok Jahe Merah
Markas Sebatok Jahe Merah adalah sebuah kedai yang khusus menjual minuman rempah tradisional yang ada di Nganjuk.
Dulu, kali pertama aku tahu tempat ini saat lewat di depan RSUD Nganjuk. Mereka berjualan menggunakan gerobak kecil, tapi pembelinya silih berganti bahkan kadang sampai antre panjang.
Kendati berjualan di pinggir jalan, tapi bahan-bahan yang mereka gunakan lengkap dan segar semua sehingga rasa yang dihasilkan juga premium.
Aku juga mencoba minuman ini bermula karena rasa bosan dengan minuman kafe yang itu-itu saja, serta keinginan untuk memulai pola hidup yang lebih sehat.
Variasi Menu, Harga, dan Rekomendasi
Di Markas Sebatok Jahe Merah ini ada berbagai menu yang bisa kamu coba, mulai dari jahe merah original, jahe merah gula, jahe merah empon-empon, dan jahe merah susu.
Kalau kamu mau yang lebih creamy ada juga STMJ dengan pilihan telur ayam atau telur bebek. Bisa request juga ya kalau mau lebih pedas atau pakai telur double dengan harga yang berbeda.
Untuk kamu yang baru mau mencoba minuman ini, menurutku silakan mencoba dari menu susu jahe merahnya dulu karena kadang lidah orang masih butuh penyesuaian dengan rasa rempah atau minuman yang dicampur telur.
Susu jahe merahnya creamy, tetap kuat citarasa rempahnya, tapi masih familiar dan bisa diterima pemula.
Kalau soal harga kamu tidak perlu khawatir karena minuman di sini terbilang affordable dan tidak lebih mahal dari kopi yang kamu beli di kafe.
Kisaran harga yang ditawarkan mulai dari 5 ribu rupiah dan paling mahal hanya 19 ribu rupiah saja, terjangkau kan?
Lokasi dan Jam Operasional
Kalau mau cari lokasi yang paling mudah ditemukan ada di depan RSUD Nganjuk. Akan tetapi, sekarang Markas Sebatok Jahe Merah punya cabang lagi di Jl. Musi, No. 90, Begadung, Nganjuk, dan di depan SMPN 1 Berbek, Berbek, Nganjuk. Jadi, tinggal beli di lokasi yang paling dekat dengan rumahmum
Untuk jam operasionalnya, cabang Jl. Musi buka jam 17.30-22.00 WIB, kalau lokasi lainnya aku beberapa kali melihat mereka buka di jam-jam berbeda, tapi coba datang di jam yang sama dengan cabang Jl. Musi karena di jam tersebut biasanya sudah pasti buka.
Nah, itu tadi ulasan tentang Markas Sebatok Jahe Merah yang ada di Nganjuk. Bukan berarti minuman yang ada di kafe itu tidak enak atau tidak layak dicoba, tapi kalau kamu sedang ingin mencoba rasa yang lain dari biasanya, minuman rempah-rempah ini sangat aku rekomendasikan.
Baca Juga
-
Jadwal MotoGP Malaysia 2026: Apakah Jorge Martin Bisa Membalikkan Keadaan?
-
Motor MotoGP akan Ikut Tampil di Ajang F1 Amerika 2026, Balapan Bareng?
-
Dari Kue Hingga Skincare, Matcha Dimodifikasi Sejauh Ini Demi Bisa Disukai?
-
Pola Pikir Baru Marc Marquez: Tak Ada Lagi Beban Juara, Siap Pensiun Kapan Saja
-
Biaya Nikah Makin Mahal, Mau Sah Harus Wah?
Artikel Terkait
-
Usaha Kuliner Tak Cukup Bermodal Resep Enak, 3 Hal Ini Juga Perlu Diperhatikan
-
Hidden Gem Dekat Jakarta! 4 Tempat Wisata Paling Hits untuk Isi Liburan Akhir Pekan
-
Dari Soto Ayam Hingga Kerupuk, Intip Aksi Carmen Hearts2Hearts Jadi Duta Kuliner Nusantara
-
Kahvalti, Tradisi Sarapan Turki yang Mengajak Menikmati Pagi Tanpa Terburu-buru
-
Menikmati Wisata Thailand Tanpa Harus Terbang ke Bangkok, Kuliner dan Budayanya Jadi Daya Tarik!
Ulasan
-
Review Paralyzed by Hope: The Maria Bamford Story, Tawa dan Luka Mental
-
Lonely Planet: Kisah Cinta Penulis Novel dan Pekerja Kantoran di Maroko
-
Ulasan The Good Son: Rahasia Kelam di Balik Sosok Anak yang Sempurna
-
Ulasan Film Uniform: Dilema Antara Integritas Seragam dan Urusan Hati
-
Bentala Sella: Romansa Unik antara Dokter dan Pengusaha Sayur Hidroponik
Terkini
-
Bahaya Laten Diskon Ongkir: Jangan Korbankan Nasib Perusahaan demi Sekadar Persaingan
-
Pernikahan: Antara Komitmen, Tuntutan Ekonomi, dan Perubahan Zaman
-
Kupu-Kupu Jarang Terlihat, Apa yang Terjadi pada Lingkungan?
-
Mengenal New BIONS, Langkah Awal Mahasiswa Memahami Dunia Investasi
-
Lee Jung Jae dan Mun Ka Young Dilirik untuk Film Baru Sutradara The Thieves