Hanya dalam hitungan hari, gelaran bergengsi bertajuk Piala Asia U-23 bakal digelar di Qatar. Sebanyak 16 negara peserta yang telah terkonfirmasi kelolosannya di putaran final gelaran, telah merilis skuat resmi mereka di laman AFC pada Rabu (10/4/2024) lalu.
Tak hanya merilis skuat, tim-tim peserta gelaran pun mulai mencanangkan target yang akan dicapai di gelaran kali ini. Termasuk empat wakil Asia Tenggara, yakni Indonesia, Malaysia, Thailand dan Vietnam. Kira-kira, apa ya yang menjadi target empat wakil Asia Tenggara tersebut di gelaran Piala Asia U-23 kali ini? Mari kita ulas!
1. Indonesia
Target tinggi dipatok oleh Timnas Indonesia U-23 di gelaran Piala Asia U-23 kali ini. Menyadur laman Suara (5/4/2024), meski berstatus sebagai tim debutan, Pasukan Muda Merah Putih menargetkan tiket olimpiade yang berarti mereka harus masuk babak semi final untuk setidaknya menghidupkan asa tersebut.
2. Malaysia
Menyadur laman nst (13/2/2024), Federasi sepak bola Malaysia, FAM menyatakan bahwa target Harimau Muda di Piala Asia U-23 ini adalah menembus babak semi final demi bisa mengamankan tiket ke Olimpiade Paris pertengahan tahun mendatang.
Namun sayangnya, target tersebut banyak mendapatkan kritikan karena selain persiapan yang minim, kekuatan Timnas Malaysia U-23 dinilai kurang bisa bersaing di level benua pada kejuaraan kali ini.
3. Thailand
Sebagai salah satu tim langganan di gelaran Piala Asia U-23, Thailand mengusung target yang sama dengan Malaysia dan Indonesia yakni babak semi final. Menyadur unggahan akun TikTok timnasupdate13 pada 12 April 2024, Pasukan Muda Gajah Perang menargetkan hal tersebut karena berkeinginan untuk tampil di Olimpiade Paris yang akan dihelat beberapa bulan mendatang.
4. Vietnam
Berbeda dengan Indonesia, Malaysia dan Thailand yang mematok empat besar gelaran sebagai target, Timnas Vietnam justru lebih fokus untuk mencapai babak perempat final gelaran. Dari berbagai sumber yang beredar, kubu Vietnam lebih memilih untuk menyelesaikan target satu per satu, dimulai dengan lolos ke babak 8 besar terlebih dahulu sebelum kemudian mencanangkan target selanjutnya.
Jika dibandingkan dengan negara-negara Asia Tenggara lainnya, target yang dipatok oleh Vietnam tak terlalu muluk di gelaran kali ini. Mungkin mereka lebih memilih untuk realistis, atau jangan-jangan sudah mulai sadar dengan kekuatan yang mereka miliki?
Baca Juga
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Artikel Terkait
-
Alasan Erick Thohir Mendadak Hentikan BRI Liga 1 Jelang Piala Asia U-23 2024
-
Belajar dari Philippe Troussier, VFF Kini Tetapkan Syarat Bejibun untuk Calon Pelatih Vietnam
-
AFC Puji Pelatih Shin Tae-yong yang Sukses Latih Timnas Indonesia U-23
-
Capaian Terbaik 4 Wakil ASEAN di Piala Asia U-23, Ada yang Nyaris Juara!
Hobi
-
Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Prediksi Persija vs Persib: Duel Klasik Kembali ke GBK, Siapa Lebih Unggul?
-
Usai Double Podium di Aragon, Marc Marquez Khawatir Jalani GP Misano 2026
-
Loris Capirossi Dinobatkan jadi Legenda MotoGP di Misano, Apa Prestasinya?
Terkini
-
Paranoia Kolonial di Tanah Suci: Membedah Politik Haji Pada Masa Penjajahan
-
Kesegaran Komedi Pengusutan Misteri dalam Film 'The Sheep Detective'
-
Sinopsis Mame to Mugi, Drama Jepang Dibintangi Saito Asuka dan Tomita Miu
-
Hempas Kusam dan Noda Gelap! Ini 4 Sabun Muka Korea Kandungan Brightening
-
Jalan Teknokratis Suahasil Nazara Menuju Kursi Menteri Keuangan