Setelah sukses mengalahkan Korea Selatan di babak perempat final gelaran Piala Asia U-23 lalu, Timnas Indonesia U-23 kini kembali bakal berhadapan dengan raksasa lainnya asal Asia Tengah, Uzbekistan. Melansir laman resmi AFC, Pasukan Muda Merah Putih bakal bertemu dengan Uzbekistan pada Senin, 29 April 2024 pada pukul 21.00 WIB di Abdullah bin Khalifa Stadium.
Sejatinya, antara Timnas Indonesia dan Uzbekistan pernah bertemu di ajang Asian Games Hangzhou pada 2023 lalu. Melansir laman flashscore.com, pada pertandingan yang berlangsung pada 28 September 2023 lalu itu, Pasukan Garuda Muda harus bertekuk lutut dua gol tanpa balas dari sang lawan.
Namun, lain dulu, lain sekarang. Walaupun pada tahun lalu Uzbekistan sukses mengalahkan Indonesia di Asian Games, namun kali ini mereka bakal kesulitan untuk mengulanginya. Setidaknya, ada 3 hal yang membuat Uzbekistan bakal gagal mengalahkan Timnas Indonesia kali ini.
Sudah tahu apa sajakah itu? Mari kita ulas!
1. Sekarang Dilatih oleh Sosok yang Berbeda
Alasan pertama mengapa Uzbekistan bakal gagal kembali mengalahkan Timnas Indonesia U-23 kali ini adalah karena skuat yang bakal mereka hadapi dilatih oleh sosok yang berbeda. Seperti yang kita ketahui bersama, di gelaran Asian Games 2022 lalu, Timnas Indonesia dilatih oleh Indra Sjafri.
Sementara saat ini, Pasukan Garuda Muda berada di bawah asuhan coach Shin Tae-yong yang telah terbukti sukses menghempaskan tim-tim kuat sekelas Australia, Yordania dan Korea Selatan.
2. Komposisi Pemain yang Ada Berbeda Jauh
Alasan kedua mengapa Uzbekistan bakal gagal mengalahkan Indonesia adalah karena perbedaan komposisi pemain yang saat ini ada di skuat Garuda. Melansir laman line-up yang ada di laman flashscore, komposisi Timnas U-23 Indonesia kala itu didominasi oleh pemain-pemain yang berkiprah di Liga 1 Indonesia.
Sementara saat ini, tentu saja kita tahu bersama, skuat Garuda Muda merupakan percampuran dari pemain-pemain Liga 1 Indonesia dan mereka yang berkarir abroad.
3. Indonesia Kini Bermain Lebih Matang
Hal ketiga yang membuat kekalahan Timnas U-23 dari Uzbekistan tak akan terulang lagi kali ini adalah karena dari sisi permainan, Timnas Garuda Muda saat ini sudah jauh lebih matang daripada di Asian Games lalu. Seperti contoh, pada laga melawan Uzbekistan lalu, Indonesia harus bermain dengan 10 pemain setelah Hugo Samir mendapatkan dua kartu kuning di laga tersebut.
Namun, tentu saja saat ini sudah tak seperti itu. Para pemain yang dibawa oleh STY, bakal berpikir bolak-balik jika ingin melakukan pelanggaran karena mereka tahu, mendapatkan kartu merah hanya akan merugikan permainan tim.
Itulah 3 alasan mengapa kekalahan Timnas Indonesia U-23 dari Uzbekistan di ajang Asian Games 2023 lalu tak akan terulang lagi. Kita harapkan semoga Timnas Indonesia bisa memenangi laga semifinal ini ya!
Baca Juga
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
-
Surat Terbuka untuk Ketua DPR: Jangankan Ngopi, ASN Guru Mau Liburan Saja Serba Salah!
-
Bukan Kebetulan! Ternyata Ini Bukti 'Semesta' Sudah Mengatur Spanyol Juara Piala Dunia 2026
-
Final Piala Dunia 2026 dan Lionel Messi: Akhir yang Penuh Nestapa bagi sang Legenda
Artikel Terkait
-
Sang Ayah Ungkap Ritual Pemain Timnas Indonesia U-23 Witan Sulaeman Sebelum Bertanding
-
Tak Bisa Main di Semifinal Piala Asia U-23 Lawan Uzbekistan, Rafael Struick Unggah Foto Ini Semangati Rekannya
-
Penyambung Lidah Shin Tae-yong ke Timnas, Moncernya Pendidikan Jeong Seok-seo Lulusan Universitas Top Indonesia
Hobi
-
Rekor Shin Tae-yong Jadi Hantu, John Herdman Dituntut Buktikan Kualitas di ASEAN Cup
-
Bos Aprilia Puji Marc Marquez: Dia Favorit Juara Dunia Musim Ini
-
Gabung Aprilia, Pecco Bagnaia Balas Dendam pada Marc Marquez dan Ducati?
-
Tak Gentar! Davide Tardozzi Yakin Ducati Bisa Raih Gelar Juara Dunia
-
Toprak Razgatlioglu Masih Terpuruk sampai Paruh Musim MotoGP, Salah Jalan?
Terkini
-
Review Voicemails for Isabelle: Sebuah Arti Ketulusan Cinta yang Sejati
-
Ulasan Novel Tuan Besar Gatsby: Saat Kekayaan Tak Mampu Membeli Cinta
-
Ketimpangan Relasi Kerja: Mengapa Loyalitas Hanya Berlaku Satu Arah?
-
Leave No One Behind Membawa Napas Baru Lewat Aksi Bertema Perdagangan Orang
-
Samakdo: Film Horor Korea Selatan Terbaik dengan Misteri Sekte yang Sesat!