Pelatih sepakbola asal Jerman, Jurgen Klopp, telah resmi meninggalkan Liverpool akhir musim 2023/2024 ini. Perpisahan mereka juga sudah digelar secara formal dan informal bersama staf, penggemar, dan para pemain pada pekan lalu.
Dalam acara yang sangat emosional tersebut, Klopp mengucapkan rasa terima kasihnya pada para pemain serta penggemar yang hadir di Anfield atas dukungan dan kepercayaan yang telah diberikan kepadanya selama 8 tahun terakhir.
Selaim berpamitan, Klopp sekaligus mengenalkan calon pelatih Liverpool yang akan bergabung bersama mereka mulai musim depan, dia adalah pelatih asal Belanda, Arne Slot. Klopp juga mengajak ribuan penggemar Liverpool untuk menyanyikan chant untuk menyambut pelatih baru mereka itu.
Kendati demikian, Jurgen Klopp dikabarkan bakal kembali ke Stadion Anfield bulan depan, tapi bukan untuk kembali melatih The Reds atau menonton pertandingan mereka, melainkan menonton konser Taylor Swift.
Agaknya selama ini pelatih yang sukses membawa Liverpool meraih gelar Champions League pada tahun 2019 lalu itu merupakan penggemar Taylor Swift alias Swiftie.
Melansir dari laman New York Times pada Kamis (23/08/2024), Klopp mengaku bahwa istrinya, Ulla, telah membeli 2 tiket konser The Eras Tour-nya Taylor Swift yang akan digelar di Anfield bulan depan itu. Klopp juga tahu salah satu lagu hit milik Swift yakni Shake It Off.
Setelah hengkang dari Liverpool, Klopp mengaku belum akan pensiun menjadi pelatih, dia hanya ingin mengambil cuti panjang sebelum kembali memulai pekerjaan penting lainnya.
Melansir dari laman Mirror, kehidupan Klopp setelah berhenti dari kursi kepelatihannya adalah untuk fokus pada keluarga. Diketahui, anak tiri Klopp dari istrinya saat ini baru saja memiliki seorang buah hati. Klopp dan Ulla pun kini tengah menyandang status sebagai kakek dan nenek.
Dengan kedatangan cucu tersebut sepertinya Klopp memang sedang ingin mengahabiskan waktunya bersama keluarga. Selain itu, dia juga mengaku ingin memberi waktu lebih banyak untuk sang istri, karena selama ini Ulla telah menemani Klopp dan banuak membantu dalam membuat keputusan-keputusan penting.
Salah satu cara mereka menghabiskan waktu bersama adalah dengan menonton konser Taylor Swift tadi. Pelantun lagu Cruel Summer itu dijadwalkan bakal tampil di Liverpool, Inggris pada 14 dan 15 Juni 2024 mendatang sebagai rangkaian dari International Dates-nya.
Konser itu menempati stadion milik Liverpool FC, Anfield. Selain Liverpool, Taylor juga dijadwalkan bakal manggung di Edinburgh, Cardiff, dan London. Perlu diketahui bahwa dalam konser The Eras Tour yang akan dihadiri oleh Jurgen Klopp dan istrinya tersebut akan terlebih dahulu dibuka oleh penyanyi Sabrina Carpenter.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Dihujani Kritik usai Pilih Yamaha, Jorge Martin Beri Jawaban Tegas!
-
Sulap Stadion dalam Hitungan Jam: Rahasia di Balik Megahnya Panggung Final Piala Dunia 2026
-
Selisih 18 Poin, Marc Marquez Siap Jadi Kontender Juara Dunia Musim Ini?
-
Tetap Berguna, Ini 8 Fungsi Stadion Piala Dunia 2026 setelah Turnamen Usai
-
Makin Canggih, Ini 4 Kelebihan dan Kekurangan Teknologi dalam Sepak Bola
Artikel Terkait
-
Resmi Jadi Pelatih Baru Liverpool, Arne Slot Ternyata Pernah Latih Stefano Lilipaly
-
3 Sejarah Tercipta di Premier League 2023-2024, No.3 Bikin Malu Fans Manchester United
-
Anfield Bergemuruh Sambut Pelatih Anyar, Jurgen Klopp Resmi Umumkan Arne Slot Nakhodai Liverpool
-
Jurgen Klopp Tutup Kiprah Gemilang di Anfield dengan Kemenangan Liverpool atas Wolves 2-0
-
Lawan Wolves, Fans Liverpool buat Mozaik "Jurgen" pada Laga Perpisahan Klopp
Hobi
-
'Penyakit Mematikan' Argentina: Mengapa Inggris dan Lawan Lainnya Selalu Runtuh di Menit Akhir?
-
Dihujani Kritik usai Pilih Yamaha, Jorge Martin Beri Jawaban Tegas!
-
90 Menit yang Mengungkap Identitas Asli Inggris dan Argentina
-
Inggris Tumbang, Argentina Bangkit Dramatis dan Tantang Spanyol di Final
-
Daftar Pemain Terkuat dan Berpengaruh di Piala Dunia 2026
Terkini
-
D.O. EXO Diincar jadi Pemeran Utama Drama Zombie Unik We Are the Zombies
-
Plot Twist Film Forgotten Ternyata Lebih Gelap dari Sekadar soal Penculikan
-
Realita Generasi Bertahan: Gaji Jalan di Tempat, Kebutuhan Lari Kencang
-
Belajar Merelakan dari Lagu Menjauh: Saat Berjuang Saja Ternyata Tak Cukup
-
Animal Farm dan Cermin Politik Modern: Saat Kesetaraan Hanya Menjadi Slogan