Bertemu dengan negara langganan Piala Dunia seperti Jepang hingga Arab Saudi memang cukup membuat ketar-ketir para penggemar sepak bola tanah air. Kendati demikian Ketua Umum PSSI, Erick Thohir meminta para pemain Timnas Indonesia untuk tetap optimis dan tak gentar.
“Ingat, bola itu bundar dan banyak sejarah bagaimana tim tidak diunggulkan bisa buat kejutan,” kata Erick Thohir sebagaimana dikutip dari laman resmi federasi pada Jumat (28/6/2024).
Mantan Presiden Inter Milan itu menyebut Austria dan Georgia sebagai contoh yang patut untuk dilihat. Austria dan Georgia adalah dua tim underdog yang mampu tampil impresif dan menuliskan tinta emas di gelaran bergengsi Piala Euro 2024. Baik Austria maupun Georgia sama-sama menghadapi tim-tim unggulan, tetapi mampu melaju ke fase gugur.
“Jadi tetap kita melawan walau di grup berat,” sambungnya.
Lebih lanjut, Erick Thohir mengungkap pihaknya bekerja saja dengan PT LIB untuk mengatur Liga agar persiapan timnas dan pemain ke kualifikasi Piala Dunia bisa saling bersinergi.
Ia juga meminta para pemilik klub agar memberi dukungan dengan memberi jam bermain kepada pemain timnas supaya jam terbang bertambah dan mematangkan skill.
Perubahan regulasi kuota pemain asing disebutnya tak bisa digunakan untuk mematikan jam terbang para pemain timnas di klub. Pemain yang memperkuat skuad Garuda diminta tetap mendapat prioritas, lantara akan meningkatkan kualitas timnas.
Erick Thohir juga meminta dukungan maupun doa dari seluruh masyarakat tanah air agar Timnas Indonesia dapat menunjukkan penampilan terbaiknya dan menorehkan prestasi bahkan sampai lolos ke Piala Dunia mendatang.
Pernyataan tersebut diungkap usai drawing atau pengundian grup kualifikasi Piala Dunia 2026 round 3 di Kuala Lumpur, Malaysia selesai digelar.
Berdasarkan undian, pasukan Merah Putih masuk ke grup C bersama sejumlah negara kuat. Ada Jepang, Australia, Arab Saudi, Bahrain, dan China.
Perjalanan panjang ini akan dimulai pada 5 September 2024 mendatang. Indonesia bakal menjalani laga perdana dengan bertandang ke markas Arab Saudi. Kemudian lima hari berselang diagendakan menjamu Australia di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Jawa Timur.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
PSSI Harus Bayar Denda Puluhan Juta ke AFC, Kok Bisa?
-
Reuni Jarak Jauh: Alejandro Catena Terima Jersi Persija dari Jordi Amat
-
Premier League: Mikel Arteta Ungkap Frustasi Arsenal usai Dijegal Wolves
-
Shayne Pattynama Ungkap Persaingan di Persija Jakarta, Optimis Masuk Skuad Utama?
-
Mauro Zijlstra Debut di Persija Jakarta, Adaptasi Jadi Tantangan Utama?
Artikel Terkait
-
Prediksi Justin Hubner Benar Timnas Indonesia Lawan Jepang dan Australia, Netizen Heboh: Dia Cenayang
-
Klasemen Akhir Grup A Piala AFF U-16: Indonesia Perkasa, Filipina Merana
-
Timnas Indonesia Belum Puas! Bidik Striker Grade A meski Sudah Amankan Jens Raven
-
Manajer Timnas Indonesia Akui Ngebet Naturalisasi Ole Romeny, Kevin Diks Nanti Dulu
-
Bukan Cuma Marselino Ferdinan, Oxford United Dirumorkan Minati Nathan Tjoe-A-On
Hobi
-
Jelang Jamu Persik Kediri, Bojan Hodak Dipusingkan dengan Masalah Ini!
-
Raymond/Joaquin Libas Ganda China, Segel Tiket Semifinal All England 2026
-
Piala Dunia 2026 dan Negara Tuan Rumah Penyelenggara Turnamen yang Problematik
-
Lolos ke Babak 8 Besar Putri KW Harus Jalani Laga Berat Hadapi An Se Young
-
All England 2026: 6 Wakil Indonesia Kunci Tiket ke Perempat Final
Terkini
-
Minimarket yang Merepotkan: Menemukan Kehangatan di Balik Etalase Kota
-
Lebih dari Sekadar Penyanyi: 5 Fakta Karier Vidi Aldiano yang Jarang Diketahui Publik
-
Buku Keajaiban Sebuah Ciuman: Cerita Fantasi Kontemporer yang Menggugah
-
Krisis Ekologi yang Terabaikan di Balik Rudal Perang AS-Israel dan Iran
-
THR Anak Bukan "Dana Hibah" Buat Emak: Siasat Bijak Kelola Amplop Lebaran si Kecil