Pasukan Naga Emas Muda, Timnas Vietnam U-19 kembali menuai hasil memalukan di match day kedua gelaran Piala AFF U-19 grup B. Pada pertarungan melawan Australia U-19 di Stadion Gelora 10 November Surabaya, Timnas Vietnam U-19 dipermak oleh sang lawan dengan skor sangat telak, 6-2.
Melansir laman aseanfootball.org, Vietnam yang tampil kurang percaya diri di laga ini, sudah harus tertinggal di menit ke-19 melalui gol Jake Najdovski. Najdovski yang tampil apik di laga ini, total mencetak 3 gol, di mana dua gol lainnya dia ciptakan pada menit ke-40 dan 66.
Sementara tiga gol lainnya, dicetak oleh Sulemani di menit ke-49, kemudian Zane Helweh di menit ke-74 dan Luke Vickery di menit ke-90+7. Adapun gol balasan dari Vietnam, diciptakan oleh Hoang Quang Dung di menit ke-57 dan Nguyen Bao Long pada menit ke-86 melalui penalti.
Hasil kurang memuaskan yang diterima oleh Timnas Vietnam U-23 ini semakin membuktikan bahwa mereka saat ini tengah mengalami penurunan prestasi. Bagaimana tidak, setelah di laga perdana melawan Myanmar pada 18 Juli 2024 lalu hanya berakhir dengan hasil imbang, Vietnam kini justru menelan kekalahan dengan skor yang tentunya di luar perkiraan.
Memang, di atas kertas Vietnam bisa saja kalah dari Australia. Namun tidak dengan skor sebesar itu. Pasalnya, seperti yang kita ketahui bersama, Vietnam beberapa tahun belakangan ini bukanlah tim yang bisa dengan mudah dikalahkan, apa lagi dengan skor yang sedemikian besar.
Sudah tak bisa dipungkiri, persepakbolaan Vietnam saat ini memang tengah mengalami kemerosotan. Setelah menjadi bulan-bulanan Timnas Indonesia di level senior maupun di level U-16 beberapa waktu lalu, kali ini mereka juga tak bisa berbuat banyak di ajang Piala AFF U-19.
Bahkan, meskipun di atas kertas mereka bisa saja meraih kemenangan di laga terakhir kontra Laos nanti, namun secara perhitungan, hanya keajaiban saja yang bisa membawa mereka melaju ke babak semifinal gelaran Piala AFF U-19 ini.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Artikel Terkait
Hobi
-
Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Prediksi Persija vs Persib: Duel Klasik Kembali ke GBK, Siapa Lebih Unggul?
-
Usai Double Podium di Aragon, Marc Marquez Khawatir Jalani GP Misano 2026
-
Loris Capirossi Dinobatkan jadi Legenda MotoGP di Misano, Apa Prestasinya?
Terkini
-
Pelajaran Memaafkan di Buku Panduan Jalan-Jalan Aman Bersama Mama Macan
-
Paranoia Kolonial di Tanah Suci: Membedah Politik Haji Pada Masa Penjajahan
-
Kesegaran Komedi Pengusutan Misteri dalam Film 'The Sheep Detective'
-
Sinopsis Mame to Mugi, Drama Jepang Dibintangi Saito Asuka dan Tomita Miu
-
Hempas Kusam dan Noda Gelap! Ini 4 Sabun Muka Korea Kandungan Brightening