Dalam mempersiapkan timnas Indonesia lakoni Kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran ketiga, Shin Tae-yong melakukan langkah tidak terduga. Alih-alih berburu pemain, sang coach justru mendatangkan pelatih striker dari negerinya.
Sosok tersebut adalah Yeom Ki-hun. Yeom Ki-hun sendiri di masa jayanya menjadi striker ulung di klub Suwon Samsung Bluewings. Selain itu juga menjadi pelatih kepala di klub tersebut. Sehingga prestasinya tidak perlu diragukan.
“Ketika Shin Tae-yong melatih Seongnam FC, Yeom Ki-hun adalah mimpi buruk bagi setiap bek lawan,” tulis Wikitree yang dikutip Suara.com, Rabu (7/8/2024).
Ungkapan media Korea Selatan tersebut menunjukkan kehebatan sosok yang diangkat sebagai asisten Shin Tae-yong ini. Maka tidak heran jika media Korea Selatan yakin Yeom Ki-hun akan mampu mengangkat pamor sepak bola Indonesia terutama di lini depan.
Media Korea ini yakin didasarkan pada seabreg pengalaman yang dimiliki asisten baru tersebut. Karakter Yeom Ki-hun yang kuat dan pengalamannya sebagai pemain yang sulit dihentikan akan sangat bermanfaat bagi timnas Indonesia.
Hubungan baik antara keduanyalah yang membuat Yeom Ki-hun menerima tawaran ini. Bahkan dikabarkan dia menolak pinangan dari China demi mengikuti ajakan Shin Tae-yong.
“Yeom Ki-hun menerima tawaran melatih dari Shin Tae-yong bulan lalu dan memikirkannya berulang kali. Ia menerima posisi ini karena keseriusan Shin Tae-yong dan potensi sepak bola Indonesia,” lanjut Wikitree.
Tidak dapat dimungkiri bahwa keberhasilan Shin Tae-yong meningkatkan performa Indonesia hingga mulai diperhitungkan di Asia, jadi bahan perbincangan di Korea. Banyak orang Korea kagum dengan apa yang dilakukan Shin Tae-yong.
Bahkan ketika Indonesia mampu mengalahkan Korea Selatan dalam adu penalty di Piala Asia U-23 2024, media Korea justru angkat topi atas kerja keras Shin Tae-yong. Mereka merasa bangga dengan sihir yang dilakukan sang coach.
Maka wajar jika Yeom Ki-hun sontak tergerak hatinya untuk membantu Shin Tae-yong. Dia ingin meniru jejak Shin Tae-yong menyulap timnas Indonesia lewat pembenahan lini depannya.
Jika apa yang dilakukan Yeom Ki-hun berhasil maka timnas Indonesia akan kuat di semua lini. Lini belakang timnas Indonesia yang mulai rapat akan menjadi mengerikan ketika lini depan pun gacor. Situasi inilah yang ingin diciptakan Shin Tae-yong di timnas Indonesia.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Rilis PBSI dalam Skuad Asian Games 2026 Diwarnai Sebuah Kejutan
-
Igor Tolic Enggan Berpikir Terlalu Jauh Meski Tiket ACL Two Sudah di Tangan
-
Kemenangan Argentina Munculkan Tuduhan 'Settingan' dalam Piala Dunia 2026
-
Belgia Sukses Permalukan AS Balas Ulah Konyol Donald Trump pada FIFA
-
Alih-alih Yakin Kalahkan Brazil, Erling Haaland Malah Bilang Begini!
Artikel Terkait
-
Baru Gabung MU, Striker Berdarah Afrika Bisa Dipanggil Shin Tae-yong ke Timnas Indonesia
-
Kisah Pelatih Striker Timnas Indonesia Berduel dengan Lionel Messi di Piala Dunia 2010
-
Siapa Gati Birowo? Pemain Klub Australia Brisbane City FC yang Dipanggil Timnas Indonesia
-
Netizen Sindir Ronaldo Kwateh Gabung ke Muangthong United: Tetap Semangat Walaupun Hanya Sekadar Dimanfaatkan Doang
-
Striker Haus Gol Kelahiran Australia Gati Birowo Dipanggil Seleksi Timnas Indonesia U-17
Hobi
-
Raphinha Mesin Gol Baru FC Barcelona: 12 Gol dan Jadi Top Scorer La Liga
-
MotoGP Austria 2026: Pedro Acosta Gendong KTM jadi Juara di Kampung Halaman
-
Dunning-Kruger Effect: Matinya Kepakaran Akibat Penguasa yang Anti Kritik
-
Menang Beruntun! Barcelona Tundukkan Sevilla 3-1 dan Tuntaskan Tujuh Laga
-
Prediksi Derby Madrid 2026: Pembuktian Skuad Simeone Tantang Racikan Baru Jose Mourinho
Terkini
-
Menuntut Dampak Nyata BRICS: Mampukah QRIS dan UPI India Berkolaborasi demi Pedagang Kaki Lima?
-
Daemons of the Shadow Realm Umumkan Season 2, Kisah Yuru dan Asa Berlanjut
-
Review The Great Flood: Saat Film Bencana Berubah Jadi Misteri Sci-Fi yang Bikin Pikiran Meledak!
-
Take My Hand: Ketika Menjadi Anak Kelas 12 Tak Semudah yang Dibayangkan
-
Belajar Agama Lewat Layar Ponsel, Buku Gus Nadir Ingatkan Pentingnya Sanad Keilmuan