Kendati belum adanya pengumuman resmi mengenai nama-nama pemain timnas Indonesia yang akan dipanggil memperkuat skuad garuda di babak round 3 ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026, banyak pihak yang sudah mengetahui beberapa nama pemain yang kemungkinan akan dipanggil dalam ajang tersebut. Beberapa pemain seperti Jordi Amat kemungkinan besar akan bisa memperkuat timnas Indonesia di babak round 3 yang dimulai pada bulan September 2024 nanti. Hal tersebut diutarakan oleh manajer timnas Indonesia, Sumardji yang dikutip oleh kanal suara.com pada Kamis (15/08/2024) kemarin.
“Jordi Amat sudah lewat hukumannya saat melawan Filipina. Justin Hubner yang akumulasi kartu untuk menghadapi Arab Saudi,” ujar Sumardji.
Namun, di sisi lain, Sumardji juga mengindikasikan Shin Tae-yong kembali tidak memanggil Elkan Baggott dalam pemusatan latihan nanti. Hal tersebut disinyalir masih adanya sangkut paut dari permasalahan internal antara bek berusia 22 tahun tersebut dengan Shin Tae-yong.
“Elkan Baggott belum ada namanya dalam rencana pemanggilan pemain Timnas Indonesia,” imbuh Sumardji.
Kembali Tak Panggil Elkan Baggott, Coach Justin Minta STY Turunkan Ego
Polemik antara Elkan Baggott dan Shin Tae-yong yang cukup berlarut-larut pada akhirnya juga menyita perhatian dari salah satu pengamat sepakbola nasional, yakni Justinus Laksana. Melansir dari beberapa sumber di laman suara.com, pria yang akrab disapa “Coach Justin” tersebut juga menyoroti permasalahan diantara kedua pihak.
Menurutnya, hal ini disebabkan karena adanya perbedaan kebudayaan antara Shin Tae-yong dan Elkan Baggott. Lebih lanjut lagi, mantan pelatih timnas futsal Indonesia tersebut juga meminta Shin Tae-yong agar menurunkan egonya perihal hal tersebut.
“Miskomunikasi di antara dua orang ini saya lihat lebih ke perbedaan budaya. Kita udah bikin planning, jangan diganggu, lu nggak mau pakai gua dari awal, ya udah itu hak lu, tapi jangan ganggu. Karena pada saat timnas Indonesia main, Elkan nggak dipanggil kan, dia dipanggil setelah selesai. Sementara dia sudah booked liburan. Sementara Shin Tae-yong merasa, negara butuh lo. Mungkin ini perbedaan budaya barat dan asia, sehingga nggak perlu dijauh-jauhi lah, dia sudah tak panggil lagi beberapa match, itu hak Shin Tae-yong,” ujar Coach Justin di kanal youtube Hasani Corner’s.
Perseteruan antara Elkan Baggott dan Shin Tae-yong dimulai saat babak play-off Olimpiade Paris 2024 lalu. Elkan Baggott yang kala itu mendapatkan panggilan ke timnas U-23 tak merespon sama sekali pemanggilan tersebut. Hal inilah yang disinyalir membuat Shin Tae-yong murka dan pada akhirnya menepikan pemain keturunan Inggris-Indonesia tersebut dalam beberapa laga timnas Indonesia.
Semoga segera ada titik terang dari permasalahan kedua pihak. Baik dari sisi Shin Tae-yong maupun Elkan Baggott.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, John Herdman Keluar dari Bayang-bayang STY?
-
Indonesia vs Thailand: Laga Final Dua Rival Klasik di Kawasan ASEAN
-
Skuad Naturalisasi Timnas Indonesia Dicap Gagal, Pengamat: Tak Punya Karakter di Level Elite Asia
-
Gagal Menang dari Malaysia, Nasib John Herdman Berada di Ujung Tanduk!
-
Menang Harga Mati, Ini Skenario Lolos Timnas Indonesia dari Fase Grup FIFA ASEAN Cup
Artikel Terkait
-
Tak Mau Kalah, Australia Ikuti Cara Timnas Indonesia Jelang Bentrok di Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Jangan Meremehkan, Ini 3 Keuntungan Timnas Indonesia Diperkuat Jordi Amat
-
Baju Batik Pemain Batak Toba: Jadi Andalan di Klub Kloningan Manchester United
-
Buah Debut Manis Bersama Persib, Dimas Drajad Dipanggil Shin Tae-yong
-
AFC Izinkan Jordi Amat Bermain saat Timnas Indonesia Hadapi Arab Saudi, Netizen Malah Was-was
Hobi
-
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, John Herdman Keluar dari Bayang-bayang STY?
-
Akhiri Puasa Gelar 35 Tahun! Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Tekuk Thailand
-
Jadwal GP Indonesia 2026: Tantangan bagi Marc Marquez Usai Menang di Jepang
-
35 Tahun Puasa Gelar, Timnas Indonesia Selangkah Lagi Raih Trofi
-
Indonesia vs Thailand: Laga Final Dua Rival Klasik di Kawasan ASEAN
Terkini
-
Lelah Batin dan Patah Hati? Coba 7 Langkah Pemulihan ala Penulis Satoshi Yagisawa Ini
-
Ulasan Film Sunshine, Bedah Isu Aborsi dan Kriminalisasi Reproduksi
-
Novel Dilizzy: Ketika Cinta, Luka dan Mimpi Terbentur Kasta serta Restu
-
Ilusi Kekayaan Individual: Saatnya Literasi Finansial Jadi Gerakan Warga
-
Mengintip Keseruan TNT Fighter: Komunitas Stunt Fighting yang Buka Jalan ke Layar Lebar