Daftar nama pemain timnas Indonesia untuk babak round 3 ajang kualifikasi Piala Dunia 2026 memang belum resmi dirilis. Namun, banyak klub atau pemain yang sudah mengonfirmasi bahwa beberapa nama sudah mendapat panggilan dari pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Akan tetapi, adapula beberapa nama pemain yang tak mendapatkan pemanggilan ke timnas Indonesia jelang lawan Australia dan Arab Saudi pada bulan September 2024 nanti.
Salah satu yang cukul hangat jadi perbincangan adalah tidak dipanggilnya bek asal klub Blackpool FC, yakni Elkan Baggott. Melansir dari kanal berita suara.com (16/08/2024), Shin Tae-yong kembali tak memanggil bek berusia 22 tahun tersebut jelang babak round 3. Padahal, Elkan Baggott dinilai cukup menunjukkan performa yang cukup baik saat laga debutnya bersama Blackpool FC melawan Gillingham FC beberapa waktu lalu.
“Tidak,” ujar singkat Shin Tae-yong saat ditanya awak media mengenai peluang memanggil Elkan Baggott.
Hal ini kembali kian memanaskan perseteruan antara bek keturunan Inggris-Indonesia tersebut dengan sang pelatih. Pasalnya, Elkan Baggott disinyalir mengabaikan pemanggilan timnas Indonesia U-23 saat babak play-off Olimpiade Paris 2024 lalu. Sontak, hal inilah yang disinyalir menjadi asal mula permasalahan Elkan Baggott dan Shin Tae-yong.
Shin Tae-yong Juga Tak Panggil Winger Persebaya, Malik Risaldi
Selain Elkan Baggott, Shin Tae-yong ternyata juga tak memanggil winger klub Persebaya Surabaya, Malik Risaldi. Sesuai rencana awal, Shin Tae-yong sebenarnya ingin memanggil winger berusia 27 tahun tersebut. Akan tetapi, sang pemain diketahui mengalami cedera betis yang cukup parah sehingga diprediksi akan absen cukup lama.
“Sesuai rencana awalnya akan kami pilih, tapi karena dia mengalami cedera, jadi tidak dipilih. Dia ada cedera robek pada bagian betis.” imbuh Shin Tae-yong.
Berbeda dengan Malik Risaldi, kiper Persebaya Surabaya, Ernando Ari Sutaryadi juga mendapatkan pemanggilan ke timnas Indonesia. Kiper berusia 22 tahun tersebut juga menyebut telah menerima surat pemanggilan tersebut dan akan segera bergabung dengan pemusatan latihan timnas Indonesia dalam beberapa pekan kedepan.
“Mereka (Timnas Indonesia) sudah memberi pesan (panggilan) ke saya. Mungkin pelatih kipernya (Yoo Jae-hoon) ada persiapan di akhir bulan,” ujar Ernando Ari, dikutip dari kanal berita ANTARA (antaranews.com) pada Jumat (16/08/2024) kemarin.
Timnas Indonesia sendiri dijadwalkan akan melakoni laga tandang terlebih dahulu ke Arab Saudi sebelum menjamu Australia di Jakarta pada 2 laga awal babak round 3 grup C kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Indonesia Masuk Nominasi Grassroots dari AFC, Bukti Majunya Pembinaan Lokal
-
Jelang Piala Asia, Indonesia Lakoni 2 Laga Uji Coba Lawan Tim Timur Tengah
-
Perang Kian Memanas di Timur Tengah, Piala Asia 2027 Terancam Ditunda?
-
PSSI Naturalisasi Pemain dari Liga Lokal, Bakal Jadi Sebuah Kemunduran?
-
Demi Target Piala Asia 2027, Indonesia Siap Tambah Naturalisasi Pemain Baru
Artikel Terkait
-
Main di Menit Akhir, Nathan Tjoe-A-On Cetak Sejarah di HUT RI ke-79, Jadi Pemain Timnas Indonesia Pertama yang...
-
Biodata Mauro Zijlstra, Striker Pencetak 12 Gol untuk NEC Nijmegen U-21 Kirim Berkas ke PSSI
-
Shin Tae-yong Curhat Ada yang Tak Suka dengan Dirinya di Timnas Indonesia: Sudah Kerja Keras Tapi...
-
Shin Tae-yong Digoda 10 Tawaran yang Lebih Baik dari Timnas Indonesia
-
Ole Romeny Gacor Lagi, Mantan Klub Thom Haye Jadi Korban
Hobi
-
ReSkate Viral, Developer skate. Janjikan Tools Kreatif Baru!
-
Jadwal MotoGP Australia 2026: Usaha Marc Marquez Dapat Ancaman dari Aprilia
-
Indonesia Masuk Nominasi Grassroots dari AFC, Bukti Majunya Pembinaan Lokal
-
Bukan Hanya Konsol! Xbox Siapkan Family of Devices lewat Project Helix
-
Keluar dari Xbox, Undead Labs Tetap Targetkan State of Decay 3 pada 2027
Terkini
-
Agnez Mo Bintangi Film Hollywood C.L.A.Y. Bareng Nicolas Cage
-
Menjaga Hubungan Baik dengan Tetangga: Buku Sempurnakan Akhlak dengan Adab
-
Review Serial #Love: Perpaduan Manis Drama Komedi dan Isu Asmara Digital
-
Ulasan Novelis as a Vocation: Mengurai Sistem Kerja Menulis ala Haruki Murakami
-
Ironi The Perfect Victim: Mengapa Korban Harus Sempurna untuk Layak Dibela?