Proyek naturalisasi untuk memperkuat kedalaman skuad Timnas Indonesia masih berlanjut. Setelah Mees Hilgers dan Eliano Reijnders, ada nama mantan pemain Crystal Palace yang digadang-gadang bakal tertarik mengenakan seragam merah putih di kancah internasional.
Ia adalah Jairo Riedewald, pemain keturunan Grade A yang dikabarkan ingin membela Timnas Indonesia. Melansir laman Suara.com pada Rabu (18/9/2024), berita tersebut diungkap oleh Yussa Nugraha melalui kanal YouTube pribadinya.
Yussa memperoleh informasi langsung dari sumber terpercaya mengenai kepastian Jairo Riedewald untuk dinaturalisasi. Gelandang Royal Antwerp FC ini berusia 28 tahun dengan postur cukup menjanjikan setinggi 1.82 meter dan mempunyai nilai pasar seharga Rp52,14 miliar.
Jika Riedewald nantinya benar-benar bergabung ke skuad Garuda, maka ada kemungkinan 4 pemain harus bekerja keras agar tidak tergeser dari posisinya. Berikut 4 pemain yang dimaksud.
Meski berada dalam posisi yang berbeda dengan Riedewald, pesepak bola asal Suwon FC ini disebut-sebut berpotensi ‘ditumbalkan’ agar bisa memasukkan pemain keturunan tersebut ke lini belakang.
Mau tak mau memang Pratama Arhan harus menunjukkan performa terbaiknya agar mendapat menit bermain di Timnas Indonesia. Apalagi kini kehadiran Calvin Verdonk lebih sering diturunkan sebagai starter. Pun dengan Shayne Pattynama dan Nathan Tjoe-A-On yang dapat bermain di posisi itu.
2. Ricky Kambuaya
Penggawa Dewa United itu memang masih menjadi langganan untuk dipanggil ke Timnas Indonesia, tetapi kini dirinya lebih sering berada di bangku cadangan. Bahkan sepanjang tahun 22024 ini, menit bermainnya tak pernah lebih dari 20 menit.
Rick Kambuaya yang bermain sebagai gelandang sentral juga berpeluang untuk disimpan lagi jika Riedewald bergabung.
Bek muda andalan Persija Jakarta ini juga diandalkan oleh pelatih Shin Tae Yong. Namun hadirnya pemain berpengalaman dan punya kualitas tinggi seperti Jairo Riedewald bisa membuat Ferrari juga lebih banyak disimpan.
Dengan usia yang masih 21 tahun, kemungkinan besar dirinya akan dimaksimalkan Shin Tae Yong di Timnas Indonesia U-23 demi memberi jam terbang dan pengalaman internasional.
4. Wahyu Prasetyo
Jairo Riedewald adalah gelandang bertahan, tetapi ia pun dapat dimainkan di bek tengah maupun bek kiri. Apabila benar-benar bergabung dengan Timnas Indonesia, maka Riedewald berpotensi menjadi saingan berat bagi Wahyu Prasetyo.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Sisi Lain The East Palace: Banjir Plot Twist, Siapa Arwah Kolam Sebenarnya?
-
Agent Kim Reactivated: Saat Pertengkaran Remaja Sukses Guncang Dua Negara
-
Tekad Jordi Amat Hajar Kamboja di Piala AFF 2026, Tak Sekadar Omong Kosong?
-
Argentina Tumbang, Spanyol Rebut Gelar Juara Piala Dunia 2026
-
Jude Bellingham Ukir Rekor Baru, Kukuhkan Posisi sebagai Bintang Top?
Artikel Terkait
-
Siapa Jantje Lekatompessy? Orang Jatinegara Kakek Eliano Reijnder, Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia
-
Siapa Ibunda Mauro Zijlstra? Perempuan Belanda Lahirkan Calon Predator Ganas Timnas Indonesia Keturunan Bandung
-
Bikin Kecewa! PSSI Kasih Kabar 'Zonk' soal Status Naturalisasi Mauro Zijlstra
-
David Da Silva Mau Bela Timnas Indonesia, Netizen: Emang Lawannya Sekelas Persija?
-
Cek Fakta: Diresmikan Malam Ini, Erick Thohir Umumkan Pemain Ganas Siap Perkuat Timnas
Hobi
-
Tak Gentar! Davide Tardozzi Yakin Ducati Bisa Raih Gelar Juara Dunia
-
Toprak Razgatlioglu Masih Terpuruk sampai Paruh Musim MotoGP, Salah Jalan?
-
FC Barcelona 4-1 CE Europa: Sinyal Era Baru Hansi Flick Mulai Terlihat
-
Preview Semifinal VNL Putri 2026: 4 Tim Terbaik Berebut Tiket Final
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Terkini
-
Review Film Smile: Drama Horor Psikologis dengan Kejutan Maut yang Nyata!
-
The Black Lizard: Duel Kecerdasan Detektif dan Ratu Kriminal yang Menegangkan
-
Derita Selisih Stock Opname Toko, saat Karyawan Jadi Samsak Omelan Bos
-
Ulasan Novel Lara Rasa, Menata Ulang Masa Depan Sebelum Usia Tiga Puluh
-
Buku Ayah, Ini Arahnya ke Mana, Ya?: Teman Anak-Anak yang Kehilangan Ayah