Hari Minggu yang sarat kreativitas. Ya, belasan anak sangat antusias mengikuti event Creative Playdate di Piyama Cafe, Kotta Go Hotel, Kota Yogyakarta, Minggu (29/9/2024). Acara bermain dengan air dry clay dan menghias pancake ini merupakan hasil kolaborasi antara Mainyuk, event organizer khusus anak, dan Piyama Cafe.
Suasana Hari Minggu itu sangat seru. Riuh dan canda tawa anak-anak memecah keheningan di Piyama Cafe. Nggak hanya bermain, di hari itu, belasan anak peserta acara Creative Playdate juga belajar mengasah sisi kreativitas mereka dengan menghasilan karya kreatif menggunakan air dry clay dan pancake.
Di sesi pertama, anak-anak tersebut membuat karya menggunakan air dry clay, sebuah material lembut yang tentunya aman untuk mereka. Dalam aksinya, mereka menciptakan berbagai bentuk menggunakan air dry clay. Setelah selesai, karya-karya mereka ditempelkan di medium frame kayu menggunakan lem.
Hasilnya... hmmm, jangan ditanya! Kreatif dan lucu. Mereka membuat berbagai macam karya yang sangat unik. Ada yang menuliskan inisial nama mereka di atas bingkai terbuat kayu. Ada pula yang membuat boneka kecil dan menempelkannya di frame tersebut. Beberapa anak menciptakan karya sendiri, sementara yang lain dibantu oleh orang tua. Meski begitu, mereka tetap bersenang-senang!
Tibalah pada sesi kedua. Anak-anak diajak untuk menghias pancake, santapan berbentuk bundar dengan berbagai topping menarik. Tentunya, ini tidak hanya menggugah selera, tetapi juga menantang kreativitas mereka. Dengan tangan-tangan kecil yang lincah, mereka membuat karya pancake yang unik dan penuh warna.
Beragam topping disediakan dalam sesi tersebut, mulai dari cokelat, krim, hingga stroberi. Eitss... anak-anak tersebut tidak hanya menghias, lho! Mereka pun menyantap hasil karya masing-masing dengan lahap. Hmmm... tidak hanya penampakannya yang lucu, rasanya pun tidak perlu diragukan: menggugah selera!
Mengusung tema Creative Playdate, acara ini memang dirancang untuk mendorong imajinasi anak-anak dengan cara yang menyenangkan. Di sesi pertama, misalnya, anak-anak bebas menciptakan berbagai bentuk dari clay sesuai dengan imajinasi mereka, sekaligus melatih motorik halus dan kreativitas mereka. Kegiatan ini dirancang agar anak-anak tidak hanya bersenang-senang tetapi juga mengembangkan kemampuan berpikir kreatif dan mandiri.
"Melalui tema Creative Playdate ini, kami ingin mengajak anak-anak merasakan bahwa belajar bisa sangat menyenangkan ketika dikemas dalam bentuk permainan yang kreatif," kata Lia Nurusshabah, selaku pendiri Mainyuk. "Dengan kerja sama bersama Piyama Cafe, kami ingin menciptakan pengalaman tak terlupakan bagi anak-anak di Yogyakarta untuk bermain sambil belajar."
Para orang tua yang hadir juga menunjukkan antusiasme tinggi. Mereka mengapresiasi konsep acara yang kreatif dan edukatif ini. Acara Creative Playdate ini tidak hanya mempererat ikatan keluarga, baik dengan ayah maupun ibu, tetapi juga memberi ruang bagi anak-anak untuk mengekspresikan diri mereka secara bebas.
Mainyuk dan Piyama Cafe berharap acara serupa akan terus menjadi agenda rutin, guna memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk terus mengeksplorasi potensi diri melalui kegiatan bermain yang produktif dan mendidik.
Baca Juga
-
Makjleb! Sindiran Jokowi: Emang Paling Enak Kambinghitamkan Istana!
-
Riuh Ayah Potong Kemaluan Anak saat Tidur, Stres Tak Punya Duit buat Sunat?
-
Review Advan G5 Plus: Smartphone Rp 1 Jutaan, Performanya Plus-plus
-
Review Infinix Smart 6: No Debat, Layarnya Luas, Baterainya Ganas!
-
Kata Ketua KPI, Upin dan Ipin Propaganda Malaysia, Betul Betul Betul?
Artikel Terkait
-
Dukung Ekonomi Lokal, BRI Gelar Pendampingan Berkelanjutan bagi UMKM Berkah Swasembada
-
Cahya Supriyadi Bertekad Memutus Tren Positif Persija Jakarta Saat Jamu PSIM Yogyakarta
-
Persija dan Persib Kembali Beraksi, Simak Jadwal Lengkap Super League Pekan Keempat
-
Jelang Lawan PSIM Yogyakarta, Shin Tae-yong Tegaskan Persija Jakarta Ogah Kalah
-
Semarak Wayang Jogja Night Carnival 2026 di Titik Nol Kilometer
Hobi
-
Menanti Taisei Marukawa Berseragam Garuda: Jatuh Cinta pada Indonesia dan Siap Jadi WNI
-
Ada Format Baru di MotoGP 2027, Begini Respon Marc Marquez dan Jorge Martin
-
Demi Target Piala Asia 2027, Indonesia Siap Tambah Naturalisasi Pemain Baru
-
Euforia Juara ASEAN Cup Selesai, Tantangan Berat Kualifikasi Piala Dunia Menanti Skuad Garuda
-
Konflik Memanas di Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo Buka Suara soal Insiden Keluar Kamp
Terkini
-
Anak Takut Salah dan Terobsesi Sempurna? Buku Ini Punya Jawaban Menenangkannya!
-
Mengenang Nasi Pecel Rp2 Ribuan, Kenapa Kuliner Ini Nggak Pernah Ada Matinya?
-
Review Who Is Martin Mull?: Dokumenter Biografi Netflix yang Mengaduk-aduk Emosi Penonton
-
Terjebak FYP Sampai Jam 1 Pagi? Ini Alasan Otakmu Gagal Berhenti Scrolling
-
Review Novel Burung-Burung Manyar: Saat Perang dan Sejarah Merenggut Tempat Kita Pulang