Sebuah keputusan yang cukup mengejutkan dilakukan oleh pelatih Timnas Indonesia U-20, Indra Sjafri saat merilis nama-nama final untuk Piala Asia U-20.
Bagaimana tidak, pelatih berdarah Sumatera Barat tersebut dengan berani memasukkan nama Evandra Florasta ke dalam skuat akhir untuk dibawanya ke China nanti.
Sampai saat ini, masuknya nama Evandra ke skuat Garuda Nusantara memang menjadi salah satu kejutan terbesar di tubuh Pasukan Muda Merah Putih.
Namun, yang menjadi pertanyaan adalah, dengan usianya yang baru berada di angka 16 tahun, bisakah Evandra mendapatkan menit bermain di putaran final Piala Asia U-20 nanti?
Pertanyaan ini tentunya akan terjawab secara pasti ketika SKuat Garuda Muda sudah menjalani turnamen yang dimulai pada 12 Februari nanti.
Namun, jika mengingat keputusan berani yang telah dilakukan oleh coach Indra, maka sejatinya kans bermain bagi seorang Evandra Florasta sudah pasti ada.
Alasannya pun cukup logis. Dengan memasukkan Evandra ke dalam skuat, tentunya coach Indra sudah memiliki planning terhadap sang pemain dan timnya. Ini juga berarti, sangat tidak mungkin coach Indra membawa Evandra hanya sebagai pemain pelengkap dalam timnya.
Memang, jika melihat para pesaing yang ada, Evandra harus benar-benar bekerja ekstra keras untuk bisa mendapatkan menit bermain. Terlebih, berdasarkan data yang ada di laman transfermarkt, pemain muda Bhayangkara FC itu harus bersaing dengan nama-nama yang lebih senior dan berpengalaman seperti Welber Jardim, Toni Firmansyah, Fandi Bagus dan Aditya Warman di lini tengan Indonesia.
Namun sekali lagi, dengan kemampuan yang dimiliki oleh Evandra, dirinya masih memiliki peluang untuk mendapatkan menit bermain di turnamen nanti, meskipun sangat mungkin tidak terlalu banyak.
Asumsi kasarnya begini, dengan usianya yang masih di belasan tahun saja Evandra sudah bisa menembus skuat final untuk Piala Asia U-20, bukankah untuk sekadar bisa mendapatkan menit bermain juga bukan merupakan sebuah hal yang mustahil bagi dirinya?
Jadi, mari kita nantikan bersama, apakah Evandra akan mendapatkan menit bermain di turnamen, ataukah hanya akan menjadi pemain pelapis saja di China ketika perhelatan sudah mulai dilaksanakan beberapa hari lagi.
BACA BERITA ATAU ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE
Baca Juga
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Artikel Terkait
Hobi
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Prediksi Persija vs Persib: Duel Klasik Kembali ke GBK, Siapa Lebih Unggul?
-
Usai Double Podium di Aragon, Marc Marquez Khawatir Jalani GP Misano 2026
-
Loris Capirossi Dinobatkan jadi Legenda MotoGP di Misano, Apa Prestasinya?
-
Jujur! Jorge Martin Akui akan Menangis Jika Gagal jadi Juara Dunia MotoGP
Terkini
-
Ingin Beli Galaxy S26 FE Lebih Hemat? Ini Cara Dapat Potongan Rp500 Ribu
-
Api Tak Menunggu Kontrak Sewa: Urgensi Pesawat Amfibi bagi Negeri Kepulauan
-
Indonesia Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026: Ujian Kedewasaan Tribun Sepak Bola
-
Hubungan Sempurna di Medsos Cuma Ilusi? Ini Bukti Gen Z Mulai Sadar!
-
Bye-Bye Muka Tomat! Ini 4 Soothing Gel Mugwort Khusus Kulit Berminyak, Cuma 30 Ribuan