Induk sepak bola dunia, FIFA, akhirnya secara resmi merilis daftar ranking negara-negara anggotanya per bulan Juli 2025. Sepertimana dirilis oleh laman fifa.com, konfederasi tertinggi di persepakbolaan dunia tersebut mengumumkan daftar peringkat resmi itu pada Kamis (10/7/2025) kemarin.
Dalam informasi umum yang dirilis, peringkat tertinggi masih dikuasai oleh Argentina, disusul oleh Spanyol di peringkat kedua, Prancis di peringkat ketiga, Inggris di peringkat keempat, serta Brazil di peringkat kelima.
Sementara Portugal yang baru saja menahbiskan diri sebagai kampiun UEFA Nations League edisi 2025, mengalami kenaikan satu peringkat ke posisi 6, menggeser Belanda yang harus rela turun satu tangga dari pengumuman resmi FIFA sebelumnya.
Selain mengumumkan daftar peringkat negara-negara anggotanya, dalam rilisan tersebut FIFA juga mendaulat Kosta Rika sebagai negara dengan kenaikan peringkat paling pesat, yakni mencapai 14 tangga. Sementara Honduras, sang negara tetangga Kosta Rika di kawasan Amerika Tengah, juga diumumkan oleh FIFA sebagai negara dengan raihan poin tertinggi untuk periode ini, yang mana mereka berhasil mengumpulkan 46,33 poin.
Bukan hanya Argentina, Kosta Rika, dan Honduras saja yang mencatatkan hasil manis dalam rilisan daftar peringkat FIFA per bulan Juli 2025 kali ini. Timnas Indonesia pun terpantau menuai hasil yang manis buah perjuangan keras mereka.
Dalam pengumuman peringkat kali ini, Pasukan Garuda berhasil naik peringkat dari semula berada di posisi ke-123 per bulan April 2025 lalu, dan kini berada di posisi ke-118 dunia. Jika dihitung-hitung, maka dalam peringkat FIFA terbaru kali ini, Skuat Garuda mengalami kenaikan peringkat sebanyak lima anak tangga.
Hal tersebut tentunya terkait dengan hasil kerja keras yang dilakukan oleh para penggawa Garuda di babak kualifikasi Piala Dunia 2026 bulan Juni kemarin. Yang mana, dari dua laga melawan China dan Jepang, Ole Romeny dan kolega berhasil memenangkan laga melawan China, dan meskipun jumlah poinnya dikurangi karena kalah sewaktu melawan Jepang, mereka tetap mendapatkan tambahan poin sebanyak 11,63 mata.
Namun ternyata, jika dibandingkan dengan raihan yang didapatkan oleh Timnas Malaysia, apa yang dicapai oleh Pasukan Merah Putih di periode ini dapat dikatakan masih kalah.
Pertama, dalam hal lonjakan peringkat. Dalam daftar peringkat yang dirilis oleh FIFA tersebut, Malaysia terkonfirmasi mengalami kenaikan peringkat dari semula berada di posisi ke-131 dunia dengan 1.124 poin pada bulan April 2025 lalu, menjadi bertengger di peringkat ke-125 dunia dengan 1.138 poin pada rilisan bulan Juli ini.
Itu berarti, secara perhitungan, kenaikan peringkat yang dialami oleh Malaysia berjumlah 6 anak tangga, dan mengalahkan capaian Indonesia yang untuk periode ini naik sebanyak 5 tingkatan saja.
Pun demikian halnya dengan poin yang didapatkan oleh Tim Harimau Malaya. Jika dalam rentangan periode April hingga Juli 2025 ini Indonesia hanya mampu menambah 11,63 poin, maka Malaysia tercatat berhasil mengumpulkan poin dengan jumlah yang lebih besar.
Malaysia yang dalam periode ini melakoni dua pertandingan uji coba, berhasil mengumpulkan poin dari kesuksesan mereka menahan imbang Tanjung Verde di FIFA matchday, dan menghantam rival liat mereka, Vietnam di babak kualifikasi Piala Asia 2027.
Hasilnya, sejumlah 14,91 poin pun berhak mereka kantongi, dan membuat raihan poin yang mereka dapatkan untuk kali ini melebihi yang dikumpulkan oleh Timnas Indonesia.
Namun, untuk secara keseluruhan, posisi Timnas Indonesia di papan peringkat FIFA saat ini masih unggul dari musuh bebuyutannya tersebut. Indonesia saat ini berada di peringkat ke-118 dunia, sementara Malaysia berada di peringkat 125 FIFA meskipun secara sub-pencapaian Indonesia kalah dalam perhitungan.
Baca Juga
-
Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas
-
Nasib Bahasa Indonesia di Akar Rumput: Bersandar Enam Jam Sepekan, Tergerus Masifnya Konten Tayangan
-
Pakar Bisa Jadi Goblok? Menelaah Kebenaran Kalimat Prabowo dari Sudut Pandang Masyarakat Jawa
-
Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
Artikel Terkait
-
Drawing Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026: Timnas Indonesia Resmi Masuk Pot Terakhir
-
Kesepakatan Soal Ambalat Dinilai Jembatan Rapuh, Pakar UGM: Jangan Dianggap Final!
-
3 Fakta Sumut United, Klub Arya Sinulingga yang Disanksi FIFA
-
Lama Hilang, Indra Sjafri Muncul dan Ngaku Jabat Plt Direktur Teknik PSSI
-
Kevin Diks 'Bawa' Corak Timnas Indonesia ke Borussia Monchengladbach, Belum Pernah Terjadi di Klub
Hobi
-
Jay Idzes Cedera Parah, Terancam Absen di Ajang FIFA Matchday November?
-
MotoGP Australia 2026 Gagal Total: Selamat Tinggal Phillip Island!
-
Marc Marquez Pimpin Klasemen Sementara, Gelar Juara Dunia Sudah di Tangan?
-
Menghabiskan Sore Bersama Klub Corat-coret, Cara Bercerita Lewat Gambar
-
MotoGP Australia 2026 Batal! Marquez Tetap Kokoh, Harapan Veda Ega Pupus
Terkini
-
Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime
-
Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO
-
Nice to Eat You: Belajar Bahasa Lewat Kisah yang Unik
-
Sinopsis Kokkai, Drama Jepang Dibintangi Takahashi Fumiya dan Tanaka Min
-
Masalah Struktural Tidak Bisa Diselesaikan dengan Nasihat Individual