Beberapa waktu belakangan ini, FAM dan Timnas Malaysia menjadi buah bibir di persepakbolaan internasional. Bukan karena prestasinya, namun karena skandal naturalisasi instan yang dibongkar oleh induk sepak bola dunia, sehingga membuat mereka mendapatkan hukuman denda bagi federasi pun larangan bermain bagi 7 pemainnya.
Uniknya, meskipun kini Malaysia tengah berurusan dengan permasalahan besar terkait naturalisasinya, tim negeri jiran tersebut kembali membuat sebuah keputusan yang cukup berani.
Sepertimana informasi yang diunggah oleh akun Instagram @seasiagoal (4/10/2025), tim kepelatihan Malaysia merilis sebanyak 29 nama untuk bergabung ke skuat, dan memasukkan satu nama hasil naturalisasi terbaru, Jordan Mintah.
Keputusan memasukkan Jordan Mintah ini tentu saja memancing pertanyaan di khalayak ramai. Jangan-jangan, pemain yang satu ini juga nanti akan bermasalah seperti yang terjadi pada 7 pemain naturalisasi mereka sebelumnya.
Lantas apakah benar demikian? Ternyata tidak!
Merunut laman transfermarkt.com, Jordan Mintah yang merupakan kelahiran Kumasi, Ghana 30 tahun lalu mendapatkan kewarganegaraan Malaysia pada tanggal 29 Agustus 2025 lalu.
Berbeda dengan 7 pemain yang terlibat skandal, yang mana mereka dinaturalisasi melalui jalur darah keturunan, Jordan Mintah sendiri terkonfirmasi melakukan naturalisasi dari jalur tinggal selama lima tahun berturut-turut di Malaysia.
Dan hal ini sejatinya cukup masuk akal, mengingat pemain yang sempat berkiprah di Liga Filipina tersebut kali pertama masuk ke Malaysia pada tanggal 1 Januari 2020 lalu.
Sehingga, secara perhitungan durasi tinggal, pemain yang kini memperkuat Kuching City tersebut sudah mencapai batas minimal tinggal 5 tahun di negara tertentu pada tanggal 1 Januari 2025 lalu.
Jadi, jika benar Jordan Mintah melakukan proses naturalisasi melalui jalur tinggal dalam periode tertentu, maka dirinya sudah memenuhi syarat untuk berpindah kewarganegaraan dan federasi, sehingga tak berpotensi mendatangkan masalah di masa mendatang.
Timnas Indonesia sendiri pernah memiliki pemain yang melakukan proses naturalisasi dari jalur yang sama dengan Jordan Mintah.
Sebelum era Marc Klok yang akhirnya menempuh jalur tersebut karena tidak bisa membuktikan dokumen jalur keturunan, dua penyerang garang Timnas Indonesia, yakni Christian Gonzales dan Alberto "Beto" Goncalves juga menyeberang menjadi WNI melalui jalur ini.
Jadi, kesimpulannya adalah, jika benar pengurusan dokumen Jordan Mintah ini sesuai dengan prosedur dan lengkap seperti yang dilakukan oleh Indonesia terhadap pengurusan Gonzales, Beto maupun Klok, maka Malaysia dan Mintah tak akan lagi mendapatkan masalah seperti 7 pemain mereka sebelumnya.
Baca Juga
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Artikel Terkait
-
FIFA Keluarkan Bukti 7 Pemain Naturalisasi Malaysia Ilegal, Sanksi Berat Menanti
-
Masih Ngeyel, FAM Tidak Terima Disebut FIFA Palsukan Dokumen
-
Resmi Pemalsuan Dokumen, FIFA Ungkap Asal Usul Asli 7 Pemain Naturalisasi Malaysia
-
Pengamat Vietnam Prediksi Timnas Malaysia akan Dibanned dari Kompetisi Internasional
-
Pengamat Vietnam Sebut Ada Peran Uang Jutaan Dolar di Balik Skandal Naturaliasi Malaysia
Hobi
-
Ultimatum Keras Erick Thohir! Timnas Indonesia Harga Mati Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Jadwal MotoGP Austria 2026: 3 Pembalap Ini Bersiap Menyelamatkan Diri!
-
Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Prediksi Persija vs Persib: Duel Klasik Kembali ke GBK, Siapa Lebih Unggul?
Terkini
-
Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur
-
Mekanisme Reshuffle Kabinet: Hak Prerogatif atau Batas Konstitusi?
-
4 Isu Sosial dalam Novel Klasik Pride and Prejudice,Tak Hanya Kisah Cinta!
-
Sinopsis Haiwaan, Film Kriminal Dibintangi Saif Ali Khan dan Akshay Kumar
-
Capek Pantau Medsos tapi Susah Berhenti? Kenali yang Namanya Doomscrolling!