Sekar Anindyah Lamase | Desyta Rina Marta Guritno
Jorge Martin (Instagram/88jorgemartin)
Desyta Rina Marta Guritno

Jorge Martin berhasil finis di 5 besar pada gelaran GP Thailand 2026 pekan lalu, Martin menempati posisi 5 di sesi sprint race dan posisi 4 di balap Grand Prix. Hasil tersebut menuai banyak pujian lantaran balapan ini adalah kali pertama untuk Martin setelah menjalani operasi.

Jorge Martin diketahui menjalani musim yang sulit pada tahun lalu akibat menderita cedera parah, cedera tersebut didapat Martin sejak tes pramusim yang membuatnya harus absen di 3 seri awal.

Pembalap asal Spanyol itu kemudian kembali turun ke lintasan di GP Qatar, tapi kembali mengalami kecelakaan, dari kejadian ini cedera sebelumnya yang dialami Martin semakin parah sehingga dia harus absen lagi selama beberapa seri dan baru kembali lagi di GP Ceko.

Tak berhenti di sini, Martin masih sempat mengalami beberapa kecelakaan lagi, seperti di sprint race GP Jepang yang menyebabkan dia mengalami patah tulang selangka. Kemudian, di GP Austria tapi tidak sampai membuatnya mengalami cedera serius.

Akhir musim lalu, Martin masih menjalani dua kali operasi revisi yang diakibatkan karena cedera-cedera yang dia alami itu. Hal ini kemudian membuat Martin harus absen di tes pramusim Sepang 2026 lalu.

Juara dunia 2024 ini baru dinyatakan pulih dan bisa kembali ke lintasan pada sesi tes pramusim Buriram yang dilaksanakan sepekan sebelum GP Thailand dimulai. Dalam uji coba tersebut, Martin finis P13 di hari pertama dan P8 di hari kedua.

Di samping menyembuhkan fisik yang cedera, Martin juga mengungkapkan bagaimana dia memulihkan mental selama liburan musim dingin. Cedera berat usai mendapatkan gelar juara dunia pasti membuatnya batinnya terpukul.

"Selama musim dingin, saya bekerja keras secara mental untuk mencoba mendapatkan kembali kepercayaan diri saya, tetapi saya tidak memiliki ekspektasi tinggi untuk GP. Saya hanya memastikan untuk mendapatkan start yang bagus dan mengendalikan diri sejak awal," ujar Martin, dilansir dari laman GPOne.

Performa apik Jorge Martin di awal musim 2026 ini jelas menjadi pembuktian bahwa dia masih layak untuk berkompetisi di MotoGP dan siap bertarung kembali untuk hasil terbaik di setiap seri. Terlepas dari hasil yang dia dapat, Martin merasa bersyukur karena berhasil melewati ujian ini.

"Memang tidak enak untuk dikatakan, tetapi sampai beberapa bulan yang lalu, saya bahkan tidak bisa membersihkan tubuh saya sendiri, dan sekarang saya berada di 5 besar. Karena itulah saya sangat bahagia dan senang. Saya berterima kasih kepada semua orang yang mendukung saya, membantu saya, dan percaya pada saya," tambahnya.

Meskipun sudah merasa nyaman berkendara dan bisa bersaing dengan pembalap-pembalap papan atas seperti Pedro Acosta dan Marc Marquez. Jorge Martin enggan memasang target dalam setiap balapan yang dia jalani.

Tujuannya saat ini tidak muluk-muluk, yakni bisa menyelesaikan balapan. Ini bukan bentuk pesimisme, melainkan pemikiran yang realistis, bagi seorang yang baru kembali dari cedera, yang terpenting adalah bisa menyesuaikan diri lagi dengan motor.

"Saya bahkan tidak pernah memikirkan podium. Bahkan, sebelum akhir pekan dimulai, saya sudah yakin akan mendapatkan hasil seperti ini," katanya.

Kendati demikian, selagi dia mampu, Martin tidak membatasi dirinya untuk bertarung demi bisa finis di posisi yang lebih cepat. Di samping itu, dengan performa motor Aprilia di awal musim yang terlihat menjanjikan ini, Martin mungkin bisa bangkit lebih kuat lagi di seri-seri yang akan datang.

Kalau menurut kalian, apakah Jorge Martin juga akan ikut memanaskan perebutan podium di MotoGP 2026?