Kontrak dua pembalap tim pabrikan Honda, yakni Joan Mir dan Luca Marini, akan berakhir pada akhir musim MotoGP 2026. Sebelumnya, Mir dan Marini sama-sama menandatangani perpanjangan kontrak satu tahun pada musim lalu, dan saat ini nasib keduanya kembali menjadi pertanyaan.
Joan Mir diketahui pertama kali bergabung dengan Honda pada tahun 2023, saat itu berpasangan dengan Marc Marquez. Mir datang di saat Honda baru saja mengalami krisis performa.
Sementara itu Luca Marini, adik Valentino Rossi ini datang ke Honda pada tahun 2024, menggantikan Marc Marquez yang hengkang ke Gresini. Kondisinya sama, Marini juga mengalami musim yang kurang mengesankan selama di Honda karena berbagai masalah yang dialami pabrikan Jepang itu.
Kini, mereka sudah sampai di penghujung kontrak, masih belum ada kabar mengenai ke mana Joan Mir akan pergi tahun depan. Apakah masih akan bertahan di Honda atau justru beralih ke tim yang lain.
Lain halnya dengan Luca Marini yang sudah santer diberitakan bakal direkrut oleh Yamaha. Melansir dari laman MotoGP News, saat ini Yamaha menjadi pabrikan paling gencar untuk mendapatkan tanda tangan Marini musim depan.
Di sisi lain, Honda kini juga memiliki cukup banyak opsi pembalap yang berpotensi direkrut jika mereka memutuskan untuk merombak susunan pembalapnya setelah 2026. Hal ini membuat persaingan untuk memperebutkan kursi Honda di musim depan menarik untuk diikuti.
Saat ini, Honda diberitakan menaruh perhatian kepada pembalap Yamaha, Fabio Quartararo. Rumor keduanya diyakini akan berujung pada kesepakatan.
Hal ini disebabkan Quartararo sendiri yang kini sepertinya tengah frustrasi terhadap performa motornya yang semakin banyak masalah di awal musim ini, terutama karena Yamaha masih dalam masa peralihan dari mesin inline4 ke V4.
Namun, hingga saat ini masih belum ada kabar lebih lanjut mengenai kedekatan Quartararo dan Honda. Wajar saja karena MotoGP juga baru saja memulai musim 2026, di mana bursa transfer biasanya akan memanas setelah memasuki pertengahan musim.
Lantas, jika Honda benar-benar akan merekrut Fabio Quartararo, siapa yang akan menjadi rekan setimnya? Sejatinya, Honda memiliki banyak opsi pembalap untuk didatangkan bersama dengan Fabio Quartararo.
Pertama, mereka masih bisa mempertahankan Joan Mir atau Luca Marini. Banyak yang mengira Honda masih akan menahan Marini untuk membantu pengengembangan motor. Namun, tidak menutup kemungkinan hal ini juga terjadi kepada Mir.
Kedua pembalap mereka itu akan diberi waktu untuk membuktikan diri siapa yang paling layak untuk bertahan di Honda, perlu diingat lagi bahwa musim 2026 baru dilewati 1 seri saja, masih ada 21 seri bagi Mir dan Marini untuk membuktikan diri dan mempertahankan posisi mereka.
Di samping itu, Honda masih memiliki opsi lain lagi, seperti pembalap tim satelit mereka, LCR Honda, yakni Johann Zarco dan Diogo Moreira.
Johann Zarco memiliki potensi yang baik seandainya direkrut ke tim pabrikan, dia memiliki banyak pengalaman dengan motor Honda sejak bergabung tahun 2024 lalu. Tak hanya melewati masa sulit, Zarco juga sering kali mewakili Honda untuk tampil di barisan 10 besar.
Sama halnya dengan Diogo Moreira, dia yang merupakan juara dunia Moto2 musim 2025 tentu akan bisa menjadi senjata baru Honda untuk memasuki era baru MotoGP 2027. Moreira yang masih muda juga bisa menjadi proyek jangka panjang bagi Honda.
Nah, itu dia beberapa opsi pembalap yang mungkin bisa didatangkan Honda. Mari kita simak prosesnya sembari menyaksikan performa Joan Mir dan Luca Marini di musim 2026 ini.
Baca Juga
-
Aprilia Melawan, Marc Marquez Makin Sulit Pertahankan Gelar Juara Dunia?
-
Bagai Langit dan Bumi, Performa Pedro Acosta dan Maverick Vinales Disorot
-
Bangkit Lebih Kuat, Jorge Martin Tembus 5 Besar Usai Jalani Operasi
-
Debut di GP Thailand 2026: Dua Rookie Tampil Impresif, Adaptasi jadi Kunci
-
Jadwal F1 GP Australia 2026: Ada Kejutan Apa di Albert Park?
Artikel Terkait
Hobi
-
Aprilia Melawan, Marc Marquez Makin Sulit Pertahankan Gelar Juara Dunia?
-
Hadapi Raymond/Joaquin Lagi, Kesempatan Fajar/Fikri Balas 2 Kekalahan Lalu
-
Bagai Langit dan Bumi, Performa Pedro Acosta dan Maverick Vinales Disorot
-
Bukan Hanya Emil, Sinar Kevin Diks Juga Bikin para Penggawa Asia Jadi Insecure di Bundesliga
-
Pujian ke Liga Indonesia dan Preseden Minor yang Diembuskan oleh Ivar Jenner
Terkini
-
Menurut Saya, Masjid yang Terlalu Sunyi Adalah Masjid yang Sedang Sekarat
-
Menunggu Hilal di Atas Andong: Saat Lonceng Kuda Lebih Merdu dari Klakson Ojol
-
5 Rekomendasi Serum Vitamin C dan Collagen untuk Kulit Cerah dan Kenyal
-
Lebaran Jalur Narik: Ketika Jaket Hijau Lebih Sibuk dari Panitia Zakat
-
Tayang Paruh Kedua, Ini Jajaran Pemain Drama Korea 100 Days of Lies