Yonex All England Open Badminton Championships 2026 telah memasuki laga babak perempat final pada Jumat (6/3/2026). Dalam turnamen level Super 1000 yang berlangsung di Utilita Arena Birmingham, Birmingham, Inggris ini, Indonesia berhasil kunci enam tiket.
Hasil ini tentu menjadi capaian yang cukup baik mengingat All England dihuni top player dunia di semua sektor. Enam wakil Indonesia bahkan masih mewakili lima sektor berbeda untuk kembali berjuang demi amankan tiket ke semifinal.
Alwi Farhan menjadi satu-satunya wakil tunggal putra yang tersisa setelah Jonatan Christie dipaksa takluk dua gim langsung dari Lin Chun Yi dengan skor 19-21 dan 12-21. Hasil yang cukup disayangkan sebab Jojo merupakan unggulan keempat turnamen ini.
Namun, di sisi lain, penampilan Alwi juga menjadi sorotan di debut All England kali ini. Melawan unggulan ke ke tujuh, Chou Tien Chen, Alwi tampil sangat matang dengan defense kuat dan serangan tajamnya.
Chou Tien Chen bahkan terlihat frustrasi menghadapi tunggal putra muda Pelatnas PBSI tersebut. Alwi pun menuntaskan laga kontra Chou Tien Chen dalam waktu 54 menit. Alwi menang straight game 21-13, 21-19 dan melaju ke perempat final.
Namun, perjalanan Alwi selanjutnya tidak akan mudah sebab atlet 20 tahun tersebut sudah ditunggu unggulan kedua asal Thailand, Kunlavut Vitidsarn. Terlebih Alwi tertinggal head to head 0-3 dari View, termasuk kekalahan terakhir di French Open 2025 pada Oktober lalu.
Beralih nomor tunggal putri, Putri Kusuma Wardani masih terus bertahan dan menunjukkan tren positifnya. Putri KW mengantongi tiket perempat final usai kalahkan wakil Korea Selatan, Kim Ga Eun, pada laga babak kedua dengan skor 25-23, 21-15.
Di perempat final nanti, Putri KW akan kembali bertemu dengan tunggal putri Korea Selatan lainnya. Hanya saja, kali ini Putri KW harus berjuang ekstra keras menghadapi “Ratu Terakhir”, An Se Young. Sejauh ini, Putri KW belum berhasil revans dari Anzi setelah delapan kekalahan beruntun.
Hasil positif didapat wakil ganda putra yang sukses meloloskan dua wakil ke perempat final, yaitu Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat dan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin yang tampil sangat baik di laga 16 besar kemarin.
Rian/Rahmat sukses kandaskan unggulan Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin dengan skor ketat 23-21 dan 21-16. Sementara RayJo menangi laga perang saudara kontra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri lewat drama rubber game, 8-21, 14-21, dan 16-21.
Di babak perempat final nanti, Rian/Rahmat dan RayJo harus bersiap melawan ganda China. Rian/Rahmat bertemu Chen Boyang/Liu Yi dan RayJo bakal menghadapi “bocil kematian” Liang Weikeng/Wang Chang.
Di nomor ganda putri, wakil Indonesia yang tersisa hanya Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari. Ana/Trias yang berhasil tundukkan ganda Jepang, Rin Iwanaga/Kie Nakanishi di babak kedua pun harus kembali buktikan konsistensinya.
Setelah drama rubber game yang sengit, laga perempat final juga tidak kalah menantang sebab Ana/Trias sudah ditunggu andalan Malaysia, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan. Sementara ini, head to head Ana/Trias tertinggal 1-4 dari Tan/Thinaah.
Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah yang keikutsertaannya di All England 2026 sempat disangsikan juga berhasil tembus babak perempat final setelah kalahkan juniornya, Jafar Hidayatullah/Felisha Pasaribu. Amri/Nita bahkan menang dengan skor ketat 22-20, 21-18 dari Jafar/Felisha.
Laga berat lainnya dipastikan menanti Amri/Nita demi sebuah pembuktian konsistensi. Amri/Nita akan berebut tiket ke semifinal dengan wakil China, Guo Xinwa/Chen Fanghui. Menariknya, Amri/Nita unggul head to head 2-1 atas Guo/Chen setelah kemenangan di Korea Open 2025.
Baca Juga
-
Fenomena Puber Kedua pada Perempuan: Bukan Genit, Cuma Lagi Re-aktivasi Jati Diri
-
Overthinking saat Ramadan, Tanda Refleksi atau Kurang Aktivitas?
-
Detoks Emosi di Bulan Suci: Manfaat Ramadan bagi Kesehatan Mental
-
Ramadan dan Seni Mengendalikan Ego: Puasa Jari di Medsos yang Susah Minta Ampun
-
Demi Konten Ngabuburit dan FOMO War Takjil: Dompet Gen Z Pelan-Pelan Menipis
Artikel Terkait
-
Menebak 2 Pemain Keturunan Incaran John Herdman untuk Timnas Indonesia
-
3 Lembaga Rating Beri Outlook Negatif, DPR Ingatkan Pemerintah Disiplin Lindungi Fiskal Negara
-
Bukan Cuma Nadeo Argawinata, 2 Pemain Borneo FC Ini Layak Dipanggil John Herdman ke FIFA Series 2026
-
Selain Maarten Paes dan Emil Audero, Siapa Kiper Timnas Indonesia di FIFA Series 2026?
-
Dua Fakta Kevin Diks Jadi Pemain Terbaik Monchengladbach Februari 2026
Hobi
-
Kontrak Joan Mir-Luca Marini Habis Tahun Ini, Siapa Opsi Penggantinya?
-
Aprilia Melawan, Marc Marquez Makin Sulit Pertahankan Gelar Juara Dunia?
-
Hadapi Raymond/Joaquin Lagi, Kesempatan Fajar/Fikri Balas 2 Kekalahan Lalu
-
Bagai Langit dan Bumi, Performa Pedro Acosta dan Maverick Vinales Disorot
-
Bukan Hanya Emil, Sinar Kevin Diks Juga Bikin para Penggawa Asia Jadi Insecure di Bundesliga
Terkini
-
Mitos Lereng Ciremai dan Wajah Metropolitan dalam Buku Monyet Bercerita
-
Menurut Saya, Masjid yang Terlalu Sunyi Adalah Masjid yang Sedang Sekarat
-
Menunggu Hilal di Atas Andong: Saat Lonceng Kuda Lebih Merdu dari Klakson Ojol
-
5 Rekomendasi Serum Vitamin C dan Collagen untuk Kulit Cerah dan Kenyal
-
Lebaran Jalur Narik: Ketika Jaket Hijau Lebih Sibuk dari Panitia Zakat