Memasuki pertengahan musim, bursa transfer MotoGP tahun ini sudah mulai bergulir. satu per satu tim maupun pembalap sudah mulai mengumumkan kepastian tentang diri mereka untuk tahun 2027.
Salah satu kabar kepindahan yang paling ditunggu adalah dari Pecco Bagnaia dan Ducati. Dan beberapa waktu lalu, Ducati Corse melalui akun Instagram resmi MotoGP, @motogp, mengumumkan bahwa salah satu pembalap mereka, yakni Pecco Bagnaia tidak akan bersama mereka lagi tahun depan.
Sejatinya, pengumuman ini bukan merupakan sesuatu yang mengejutkan bagi penggemar. Banyak yang memprediksi bahwa Pecco akan segera hengkang dari tim yang sudah membesarkan namanya tersebut.
Beberapa hari kemudian, Aprilia, merilis pengumuman bahwa mereka resmi menandatangani kontrak dengan Pecco Bagnaia dengan durasi selama 4 tahun, yakni 2027-2030.
Aprilia sendiri merupakan tim yang sedang naik daun saat ini, 2 pembalap mereka, Marco Bezzecchi dan Jorge Martin menjadi pembalap dengan poin terbanyak saat ini di grid.
Oleh karena itu, keputusan Pecco untuk beralih ke Aprilia dinilai positif. Apalagi, performa Pecco sendiri di Ducati sudah mengalami penurunan yang signifikan sejak musim lalu, di mana dirinya tidak lagi menyatu dengan motor Desmosedici.
Hal ini kemudian disambut positif oleh Bos Aprilia, Massimo Rivola. Menurutnya, kepercayaan Pecco dalam memilih timnya sebagai rumah baru untuk musim depan adalah sebuah motivasi.
“Memiliki juara dunia berkali-kali tentu merupakan sebuah peluang. Fakta bahwa dia memilih kami jelas merupakan sumber motivasi, dan fakta bahwa dia berlatih setiap hari dengan Marco juga merupakan tanda kepercayaan yang dia berikan kepada kami, melihat apa yang telah dicapai Marco," ujar Rivola, dilansir dari laman Autosport.
Dalam riwayatnya, Aprilia sukses membangkitkan performa pembalap-pembalap yang terpuruk di tim sebelumnya. Katakanlah Maverick Vinales, yang sebelumnya mulai redup di Yamaha, kemudian berhasil bersinar lagi saat bersama Aprilia. Vinales sendiri merupakan salah satu tokoh penting dalam pengembangan motor RS-GP.
Kemudian, ada Marco Bezzecchi yang sebelumnya juga kurang bersinar di VR46, tapi kini sukses di Aprilia dengan menduduki peringkat 2 di klasemen sementara.
Hal serupa diharapkan juga akan terjadi pada Pecco Bagnaia yang kini tengah berupaya kembali ke performa terbaiknya. Pembalap asal Italia tersebut mengaku telah memikirkan keputusan ini sejak pertengahan musim lalu.
Baginya, kontrak selama 4 tahun memang terdengar panjang, tapi dia yakin dengan projek yang akan dia jalani serta tim yang akan mendukungnya secara penuh.
"Saya sangat senang dan bersemangat (dengan kepindahan ke Aprilia). Saya yakin dengan menandatangani kontrak selama 4 tahun yang mungkin terdengar cukup lama untuk olahraga ini (MotoGP), tapi saya yakin dengan projek yang akan saya jalani. Dukungan dari tim juga luar biasa," ujar Pecco, dalam video wawancara yang dirilis di Instagram resmi MotoGP, @motogp.
Pecco nantinya akan berpasangan dengan Marco Bezzecchi, yang notabene sama-sama murid didikan Valentino Rossi di Akademi VR46. Terkait dengan hal ini, Pecco mengaku tidak merasa ada tekanan tertentu.
"Dengan siapa pun (rekan setimnya) saya merasa baik, apalagi dengan Bez saya sudah memiliki hubungan yang baik sebelumnya, jadi saya pikir ini akan baik-baik saja," lanjutnya.
Sekarang, masih ada 12 balapan yang harus diselesaikan di musim 2026. Meskipun sudah resmi hengkang dari Ducati di akhir musim dan resmi bergabung dengan Aprilia, Pecco mengaku masih ingin menorehkan hasil yang fantastis untuk timnya saat ini.
Bagaimanapun Ducati adalah tim yang membesarkan namanya di kelas MotoGP, begitu pula dengan Ducati yang akan selalu mengenang Pecco Bagnaia sebagai pembalap terbaik yang pernah mereka miliki.
Baca Juga
-
Bukan Konflik dengan Rossi, Marc Marquez Sebut Momen yang Buat Dia Tertekan
-
Konten Couple Carousel Bikin Gemas! Penolong untuk yang Takut Jatuh Cinta
-
Sakit Misterius, Joan Mir Absen Sampai MotoGP Indonesia 2026
-
Logo Sudah Dirilis, Narnia: The Magician's Nephew akan Tayang Februari 2027
-
Mengejar atau Dikejar Marc Marquez: Mana yang Lebih Menakutkan di Lintasan MotoGP?
Artikel Terkait
Hobi
-
Bukan Konflik dengan Rossi, Marc Marquez Sebut Momen yang Buat Dia Tertekan
-
Jelang Duel Panas di GBK, Striker Naturalisasi Malaysia Sesumbar Permalukan Timnas Indonesia!
-
Akhiri Penantian 28 Tahun: Momen Epic Comeback Timnas Bulu Tangkis Hancurkan China 3-2
-
Prediksi Timnas Indonesia vs Singapura: Misi Balas Dendam di SUGBK
-
Asian Games 2026: 28 Tahun Menanti, Bulu Tangkis Indonesia Raih Emas Beregu
Terkini
-
Dari Warkop DKI hingga Pandji: Menelusuri Komedi Sebagai Alat Perlawanan
-
Mengupas 'Emanon', Manga Sci-Fi Santai yang Bikin Overthinking Soal Makna Kehidupan
-
Anime Welcome to Demon School, Iruma-kun Umumkan Proyek Film Pertama
-
Nasib Tragis The Transporter: Ditinggal Jason Statham, 2 Aktor Penggantinya Gagal Total!
-
Rangkul Kekurangan! KickFlip Ungkap Indahnya Masa Muda di Lagu Puzzle Piece