Bintang muda Spanyol Pau Cubarsi meraih penghargaan FIFA Young Player Award atau Pemain Muda Terbaik di Piala Dunia 2026 .
Timnas Spanyol menutup perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan sempurna setelah menaklukkan Argentina 1-0 pada partai final.
Kemenangan tersebut tidak hanya mengantarkan La Roja meraih gelar juara dunia kedua sepanjang sejarah, tetapi juga membawa pulang sejumlah penghargaan individu bergengsi.
Salah satu penghargaan yang paling menyita perhatian adalah yang diraih bek berusia 19 tahun, Pau Cubarsi. Penampilan impresifnya sepanjang turnamen membuatnya dinilai sebagai pemain muda paling menonjol di Piala Dunia 2026.
Penghargaan Pemain Muda Terbaik diberikan kepada pemain yang berusia di bawah 21 tahun pada awal tahun 2026. Dengan usianya yang baru menginjak 19 tahun, Cubarsi memenuhi syarat dan berhasil mengungguli kandidat muda lainnya.
Profil Pau Cubarsi
Pau Cubarsi merupakan bek tengah yang membela Timnas Spanyol dan FC Barcelona. Pada usia 16 tahun, ia melakukan debutnya di tim utama Barcelona. Meski usianya masih sangat muda, ia telah dipercaya menjadi andalan baik di level klub maupun tim nasional.
Berdasarkan informasi dari laman FC Barcelona, Cubarsi bergabung dengan akademi La Masia pada 1 Juli 2018 setelah direkrut dari Girona ketika masih berada di level U-12. Perkembangannya berlangsung sangat pesat hingga akhirnya menjadi salah satu talenta terbaik yang dimiliki Barcelona.
Musim 2023/24 menjadi titik balik dalam kariernya. Sebagai pemain U-18, ia tampil untuk Barca Atletic sekaligus mulai mendapat kesempatan memperkuat tim utama Barcelona.
Debut kompetitifnya bersama tim utama terjadi pada Januari 2024 saat Barcelona menghadapi Unionistas di Copa del Rey. Sebelumnya, ia juga sempat tampil dalam laga persahabatan melawan Club America di Dallas.
Penampilan Cubarsi langsung mencuri perhatian dunia sepak bola. Pada debutnya di Liga Champions UEFA tahun 2024, ia bahkan berhasil meraih penghargaan Pemain Terbaik Pertandingan.
Di bawah asuhan Hansi Flick pada musim 2024/25, Cubarsi semakin sulit tergeser dari susunan pemain utama Barcelona. Ia tampil dalam 56 pertandingan sepanjang musim dan membantu Blaugrana meraih gelar Liga Spanyol, Copa del Rey, serta Piala Super Spanyol.
Bek muda tersebut juga mencetak gol pertamanya bersama Barcelona pada laga Copa del Rey menghadapi Atletico Madrid. Performa konsistennya membuat klub memperpanjang kontraknya hingga tahun 2029.
Tak hanya bersinar di level klub, Cubarsi juga mengoleksi medali emas bersama Timnas Spanyol pada Olimpiade Paris 2024. Ia kemudian menjalani debut bersama tim nasional senior sebelum akhirnya menjadi pilihan utama di Piala Dunia 2026.
Keberhasilan Cubarsi meraih FIFA Young Player Award juga mencatat sejarah baru. Ia menjadi bek pertama yang berhasil memenangkan penghargaan tersebut sejak pertama kali diperkenalkan FIFA.
Selain itu, Cubarsi juga masuk dalam daftar eksklusif lima pemain remaja yang pernah menjuarai Piala Dunia. Menariknya, dua dari lima nama tersebut berasal dari skuad Spanyol 2026, yakni Cubarsi dan Lamine Yamal.
Daftar Peraih Penghargaan Pemain Muda Terbaik Piala Dunia
2006: Lukas Podolski (Jerman)
2010: Thomas Muller (Jerman)
2014: Paul Pogba (Prancis)
2018: Kylian Mbappe (Prancis)
2022: Enzo Fernandez (Argentina)
2026: Pau Cubarsi (Spanyol)
Masuknya nama Pau Cubarsi ke dalam daftar tersebut semakin mempertegas statusnya sebagai salah satu bek muda terbaik di dunia saat ini. Dengan usia yang masih 19 tahun dan sederet prestasi yang telah diraih bersama Barcelona maupun Timnas Spanyol, karier Cubarsi diprediksi masih akan terus berkembang dalam beberapa tahun ke depan.
Tag
Baca Juga
-
Berkaca dari Kasus Viral di Depok, Punya Tetangga Baik adalah Privilege
-
5 Film dan Serial Romantis Netflix Paling Banyak Ditonton Sepanjang 2026
-
Kisah Perjuangan Sylvester Stallone Jadi Legenda Holywood Diangkat dalam Film I Play Rocky
-
Kisah di Balik Foto Messi Mandikan Lamine Yamal yang Viral Jelang Final Piala Dunia
-
Tom Cruise hingga Robbie Williams Tampil di Penutupan Piala Dunia 2026
Artikel Terkait
Hobi
-
Serba-serbi Piala Dunia 2026: Kiprah Fenomenal Vozinha hingga Drama Intervensi Aturan
-
Final Piala Dunia 2026 dan Lionel Messi: Akhir yang Penuh Nestapa bagi sang Legenda
-
Piala Dunia 2026 Usai, Bagaimana Nasib Bola dan Jersey yang Sudah Dipakai?
-
Di Balik Siluk Sisik Emas: Kisah Johnny Chandra Merawat Arwana yang Kian Langka
-
Ferran Torres dari Sasaran Kritik Menjadi Penentu Gelar Juara Dunia 2026
Terkini
-
Menembus Macet demi Langit Bersih: Catatan Acara Lintas Komunitas Kemenhub
-
Ngemis Online di TikTok: Eksploitasi Kemiskinan Gaya Baru
-
Detak Jantung Ibu Kota di Antara Wajah-Wajah Lelah Komuter Malam
-
Beras Mahal Disuruh Tanam Padi Sendiri: Menggugat Logika Lepas Tangan Pemerintah
-
Ancaman 'Micro-Cheating': Saat Perselingkuhan Berlindung di Balik Fitur Privasi Digital