Tottenham Hotspur benar-benar agresif di bursa transfer musim panas 2026. Setelah melewati dua musim yang mengecewakan, Spurs melakukan perombakan besar-besaran dengan mendatangkan banyak pemain baru untuk memperkuat skuad di bawah Roberto De Zerbi.
Total belanja Tottenham mencapai sekitar £334 juta atau setara Rp7,2 triliun. Angka tersebut menempatkan Spurs sebagai salah satu klub Premier League dengan pengeluaran terbesar pada bursa transfer musim panas ini.
Ada 10 pemain senior yang didatangkan Tottenham melalui transfer permanen, pinjaman, maupun status bebas transfer. Lima nama dengan biaya terbesar adalah Sandro Tonali (£92,5 juta plus bonus), Mateus Fernandes (£85 juta), Savio (£75 juta plus bonus), Jan Paul van Hecke (£52 juta), serta Tosin Adarabioyo dengan biaya sekitar £10 juta plus bonus.
Selain lima pemain tersebut, Spurs juga mendatangkan Omar Marmoush dari Manchester City dengan status pinjaman yang disertai kewajiban membeli senilai £50 juta plus bonus. Mykhailo Mudryk dipinjam dari Chelsea dengan opsi pembelian £75 juta.
Dua pemain lainnya bergabung tanpa biaya transfer, yakni Andy Robertson dari Liverpool dan Marcos Senesi dari Bournemouth. Penjaga gawang Martin Dubravka juga didatangkan secara gratis dari Burnley.
Belanja Besar, Hasil Belum Kelihatan
Besarnya pengeluaran Tottenham tentu membuat ekspektasi terhadap tim semakin tinggi. Namun, sejauh ini uang besar yang dikeluarkan belum berbanding lurus dengan hasil di lapangan. Tottenham justru mengawali Premier League 2026/2027 dengan dua kekalahan beruntun.
Pada laga pertama, Spurs dihajar Brentford 3-0. Mereka kemudian kembali kalah 0-2 dari Newcastle United. Lebih buruk lagi, Tottenham belum mencetak satu gol pun dalam dua pertandingan tersebut.
Nottingham Forest juga belum meraih kemenangan dari dua pertandingan awal. Forest kalah dari Leeds United pada laga pembuka sebelum bermain imbang 2-2 ketika bertandang ke markas Liverpool. Hasil tersebut membuat kedua tim sama-sama memburu kemenangan pertama di Premier League musim ini.
Pertandingan ini pun menjadi kesempatan bagi Tottenham untuk mulai membuktikan bahwa belanja besar mereka bukan sekadar angka di bursa transfer. Skuad baru Spurs harus segera menunjukkan hasil, terlebih lawan yang dihadapi justru punya catatan buruk bagi mereka.
Kondisi Skuad Tottenham dan Nottingham
Tottenham mempunyai beberapa masalah di lini pemain. Sávio sudah fit dan siap dimainkan setelah sebelumnya absen karena kelelahan otot, tetapi James Maddison masih belum siap tampil. Dejan Kulusevski, Wilson Odobert, dan Xavi Simons juga masih absen karena cedera.
Sementara itu, Nottingham Forest juga kehilangan Nicolò Savona yang masih memulihkan cedera lutut. Kabar baiknya, Ibrahim Sangaré sudah tersedia setelah pulih dari masalah betis. Forest juga mendapat tambahan tenaga dari Daniel Muñoz yang berpeluang menjalani debut.
Rekor Pertemuan Tottenham dengan Nottingham
Tottenham harus ekstra waspada karena Forest sedang mendominasi pertemuan kedua tim.
Dalam lima duel terakhir di Premier League, Forest berhasil memenangkan empat pertandingan secara beruntun. Tottenham hanya mampu meraih satu kemenangan, yang terjadi pada April 2024.
Berikut lima pertemuan terakhir kedua tim:
• 22 Maret 2026: Tottenham 0-3 Nottingham Forest
• 14 Desember 2025: Nottingham Forest 3-0 Tottenham
• 21 April 2025: Tottenham 1-2 Nottingham Forest
• 26 Desember 2024: Nottingham Forest 1-0 Tottenham
• 7 April 2024: Tottenham 3-1 Nottingham Forest
Dengan rekor tersebut, pertandingan di City Ground jelas bukan laga yang bisa dianggap mudah oleh Spurs. Tottenham datang dengan skuad mahal dan ambisi besar, tetapi Forest punya modal empat kemenangan beruntun atas mereka.
Nottingham Forest vs Tottenham akan berlangsung pada Sabtu, 5 September 2026 pukul 21.00 WIB di City Ground. Laga pekan ketiga ini menjadi kesempatan kedua tim untuk mencari kemenangan perdana mereka di Premier League musim 2026/2027.
Tag
Baca Juga
-
Membongkar Greenwashing: Saat Label Ramah Lingkungan Cuma Jadi Gimik Jualan
-
Belajar dari Kerusuhan Paris: Mengapa Krisis Biaya Hidup Bisa Memicu Amarah Massal?
-
Belajar Memaknai Perjuangan Orang Tua Lewat Novel Dompet Ayah Sepatu Ibu
-
Dari Soto Ayam Hingga Kerupuk, Intip Aksi Carmen Hearts2Hearts Jadi Duta Kuliner Nusantara
-
Sekolah Liar Zaman Now: Memburu Ijazah demi Syarat Kerja yang Tak Logis
Artikel Terkait
-
Prediksi Liverpool vs Manchester City: Duel di Tengah Bayang-Bayang Kontroversi
-
Profil Ramon Vega Penantang Infantino di Pilpres FIFA 2027: Klaim Didukung Federasi Asia, PSSI?
-
Siap Tempuh Jalur Banding, Manchester City Lawan Vonis FFP Premier League
-
Manchester City Dinyatakan Bersalah atas 114 dari 115 Dakwaan Pelanggaran Finansial, Apa Hukumannya?
-
Kondisi Eks Timnas Inggris Andros Townsend Usai Digilas Mesin Perata Rumput
Hobi
-
Tak Gentar! Jorge Martin Yakin Bisa Kalahkan Marc Marquez di Akhir Musim
-
Berwarna Biru Putih Khas Argentina, Bunga Spesies Baru Ini Resmi Diberi Nama Salvia messii
-
Jadwal dan Prediksi Liga Champions Malam Ini: Menanti Duel Panas PSG vs Barcelona
-
Direstui oleh John Herdman, Taisei Marukawa Segera Bela Timnas Indonesia
-
ReSkate Viral, Developer skate. Janjikan Tools Kreatif Baru!
Terkini
-
Things Left Behind: Menemukan Makna Kehidupan dari Barang-barang yang Tertinggal
-
Tecno Spark 50s 5G Meluncur, Layar 120Hz dan Fast Charging 45W Jadi Andalan
-
Cegah Kulit Kering, 4 Cleansing Milk Hyaluronic Acid yang Melembapkan
-
Review Once We Were Us: Saat Masa Depan Membawa Cinta ke Arah yang Berbeda
-
Urgensi Tata Kelola Energi: Mengurai Akar Masalah Kelangkaan BBM yang Lumpuhkan Bali