FC Barcelona kembali menunjukkan taring tajamnya di awal musim 2026/2027. Bertandang ke markas Sevilla FC di Estadio Ramón Sánchez-Pizjuán, Sabtu (19/9/2026), Barcelona sempat berada dalam posisi tertinggal sebelum membalikkan keadaan dan mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 3-1.
Raphinha menjadi pusat perhatian dalam setiap kemenangan laga tersebut. Penyerang asal Brasil itu mencetak seluruh gol Barcelona sekaligus mencatat hat-trick keduanya secara beruntun setelah sebelumnya tiga kali membobol gawang Racing de Santander dalam kemenangan 7-2.
LaLiga mencatat kemenangan atas Sevilla sebagai kemenangan ketujuh Barca dalam tujuh pertandingan liga musim ini.
Hasil tersebut bukan sekadar tambahan tiga poin. Barcelona kembali memperlihatkan kemampuan untuk merespons tekanan, mengubah momentum pertandingan, sekaligus mempertahankan produktivitas ketika lawan lebih dahulu menemukan celah.
Sevilla Tampil Mengejutkan, Blaugrana Tetap Percaya Diri
Sevilla sebenarnya memulai pertandingan dengan cukup meyakinkan. Bermain di hadapan pendukung sendiri, mereka mampu membuat Barcelona tidak langsung mengontrol pertandingan seperti yang biasa terlihat dalam beberapa laga sebelumnya.
Tekanan Sevilla membuahkan hasil pada menit ke-19. Youssouf Fofana berhasil membawa tuan rumah unggul setelah memanfaatkan situasi di kotak penalti.
Gol tersebut sempat menjadi perhatian karena adanya dugaan handball, tetapi setelah pemeriksaan VAR, gol tetap dinyatakan sah.
Namun, keunggulan Sevilla tidak bertahan lama. Hanya beberapa menit kemudian, Blaugrana mendapatkan respons yang mereka butuhkan melalui Raphinha.
Gol penyama kedudukan pada menit ke-22 menjadi titik penting dalam pertandingan. Barcelona tidak membutuhkan waktu lama untuk mengembalikan keseimbangan permainan.
Setelah kedudukan berubah menjadi 1-1, Sevilla mulai kehilangan sebagian momentum yang sebelumnya mereka bangun.
Di sinilah salah satu karakter penting Barcelona musim ini terlihat. Ketika tertinggal, mereka tidak terburu-buru mengubah permainan menjadi serangan tanpa struktur.
Tim asuhan Hansi Flick tetap berusaha mempertahankan pola permainan dan menunggu kesempatan untuk kembali mengambil kendali.
Babak pertama akhirnya berakhir 1-1. Sevilla masih memiliki peluang untuk menciptakan kejutan, tetapi Barcelona sudah mendapatkan kembali kepercayaan dirinya.
Raphinha dan Lamine Yamal Mengubah Arah Pertandingan
Perubahan terbesar terjadi setelah turun minum. Barcelona tampil lebih agresif dan mulai mengeksploitasi ruang di lini pertahanan Sevilla.
Pada menit ke-52, Raphinha kembali mencatatkan namanya di papan skor. Kali ini, Lamine Yamal memainkan peran penting melalui aksi individu dan umpan yang membuka ruang bagi rekannya tersebut.
Raphinha kemudian menyelesaikan peluang untuk membawa Barcelona berbalik unggul 2-1.
Kombinasi keduanya menjadi salah satu aspek menarik dari pertandingan ini. Barcelona tidak hanya mengandalkan satu pemain untuk menciptakan peluang. Yamal mampu menarik perhatian pemain bertahan, sementara Raphinha memanfaatkan ruang yang terbuka.
Gol ketiga Barcelona pada menit ke-69 kembali memperlihatkan pola serupa. Yamal memberikan umpan terobosan yang berhasil dimanfaatkan Raphinha. Sang kapten kemudian menaklukkan kiper Sevilla dengan penyelesaian chip yang tenang.
LaLiga mengonfirmasi bahwa dua gol terakhir Raphinha lahir melalui assist Yamal, sekaligus menjadikan hat-trick tersebut sebagai penentu kemenangan Barcelona.
Menariknya, produktivitas Raphinha bukan fenomena yang muncul secara tiba-tiba. Sebelum pertandingan melawan Sevilla, ia sudah memenangkan penghargaan Player of the Month LaLiga untuk Agustus setelah mencetak lima gol dan satu assist dalam periode tersebut.
Dengan demikian, performanya di Sevilla semakin memperkuat gambaran bahwa Barcelona memiliki pemain yang sedang berada dalam momentum luar biasa.
Tujuh Kemenangan Beruntun, tetapi Tantangan Barca Belum Usai
Kemenangan atas Sevilla membuat Barcelona menyapu bersih tujuh pertandingan pertama LaLiga musim ini. Catatan tersebut memperlihatkan konsistensi yang sangat tinggi, terlebih kemenangan kali ini diraih melalui comeback di kandang lawan.
Namun, angka sempurna tersebut juga perlu dibaca secara lebih kritis.
Barcelona memang produktif, tetapi kemenangan atas Sevilla menunjukkan bahwa mereka masih dapat ditekan ketika lawan mampu bermain agresif dan menemukan ruang di awal pertandingan. Artinya, rekor tujuh kemenangan belum otomatis berarti Barcelona tidak memiliki celah.
Justru kemampuan mereka keluar dari situasi sulit menjadi bagian yang paling menarik. Dalam dua pertandingan terakhir, Barcelona mencetak total 10 gol setelah mengalahkan Racing de Santander 7-2 dan Sevilla 3-1. Raphinha bahkan mencetak hat-trick dalam kedua pertandingan tersebut.
Di sisi lain, Sevilla harus menerima kekalahan kedua mereka musim ini. Mereka mampu memberikan perlawanan pada fase awal pertandingan, tetapi kesulitan mempertahankan intensitas setelah Barcelona menemukan ritme permainan.
Bagi Hansi Flick, kemenangan ini juga menunjukkan kedalaman opsi ofensif Barcelona. Setelah unggul, Barcelona tetap memiliki kemampuan untuk memasukkan pemain-pemain baru dan mempertahankan ancaman di lini depan. Pergantian pemain seperti Karim Adeyemi, Dani Olmo, dan Gabriel Jesus memperlihatkan bahwa Barcelona memiliki banyak alternatif untuk menjaga tekanan hingga pertandingan berakhir.
Pada akhirnya, skor 3-1 memang terlihat sederhana, tetapi proses menuju kemenangan tersebut memberikan gambaran lebih lengkap tentang Barcelona saat ini.
Mereka bisa tertinggal, mampu merespons, lalu mengubah pertandingan melalui kombinasi kualitas individu dan kerja sama antarpemain.
Raphinha menjadi bintang utama dengan tiga gol, sementara Yamal memainkan peran penting dalam dua gol setelah turun minum. Barcelona pun meninggalkan Sevilla dengan tujuh kemenangan dari tujuh laga dan momentum yang semakin kuat.
Akan tetapi, musim masih panjang. Konsistensi Barcelona nantinya tidak hanya akan ditentukan oleh seberapa sering mereka menang, tetapi juga bagaimana mereka mempertahankan level permainan ketika menghadapi lawan dengan tekanan, kualitas, dan tuntutan yang lebih besar.
Baca Juga
-
Review Can This Love Be Translated?: Cinta Tak Semudah Menerjemahkan Kata
-
Review Resident Evil 2026: Kurir Medis Melawan Chaos di Kiamat Zombie
-
Ulasan Munafik: Melawan Iblis, Iman Diuji oleh Kehilangan dan Kegelapan
-
RUU Perampasan Aset dan Ujian Keseriusan Negara Melawan Korupsi
-
Bukan Cuma RUU Perampasan Aset, Membaca Keresahan di Balik Demo 27 Agustus
Artikel Terkait
Hobi
-
Prediksi Derby Madrid 2026: Pembuktian Skuad Simeone Tantang Racikan Baru Jose Mourinho
-
Sprint Race MotoGP Austria 2026: Pedro Acosta Crash, Jorge Martin Sukses!
-
Bedah Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026: Badai Cedera dan Peluang Para Debutan
-
Kabar Buruk Jelang ASEAN Cup 2026: Jay Idzes Cedera, Elkan Baggott Siap Turun Gunung?
-
Optimis! Fabio Quartararo Yakin Honda Bisa Bangkit di Era MotoGP 2027
Terkini
-
Hutan Hilang, Sawit Tumbuh: Bisakah Ini Disebut Berkelanjutan?
-
Diam-Diam Mengintai, Infeksi TORCH Bisa Berdampak Sejak Dini pada Janin
-
Gak Takut Iritasi! 4 Exfoliating Pad Gentle Buat Kulit Sensitif &Berjerawat
-
Ulasan Sweet Munchies: Cinta Segitiga yang Berawal dari Dapur Restoran
-
Koki Lokal Jadi Turis: Intip Keseruan Undercover Chef: Friends Who Came From Afar