Sekar Anindyah Lamase | zahir zahir
Timnas Indonesia. (Instagram/timnasindonesia)
zahir zahir

Usai resmi menjuarai ajang FIFA ASEAN Cup 2026, timnas Indonesia kini tengah siap menghadapi turnamen-turnamen berikutnya di kawasan regional. Melansir dari laman resmi AFC (the-afc.com), usai merengkuh gelar FIFA ASEAN Cup 2026, timnas Indonesia kini mulai mengalihkan fokusnya jelang menghadapi turnamen Piala Asia 2027 yang akan digelar awal tahun depan.

Melansir dari laman berita Suara.com (07/10/2026), pelatih timnas Indonesia, yakni John Herdman menyebut akan melakukan evaluasi skuad usai ajang FIFA ASEAN Cup 2027 kemarin. Bahkan, pelatih asal Inggris tersebut jika ajang FIFA ASEAN Cup 2026 kemarin menjadi salah satu persiapan penting bagi skuadnya jelang menghadapi turnamen Piala Asia 2027 mendatang.

“Ya, untuk rencana menuju Piala Asia, ini memang sudah menjadi bagian dari rencana. Tujuannya adalah mendapatkan lebih banyak pengalaman turnamen bersama kelompok ini dan lebih banyak waktu bersama pemain inti. Kami mungkin baru menjalani sekitar lima sesi latihan dalam periode ini. Pertandingannya sangat banyak, jadi tentu masih ada pekerjaan yang harus dilakukan,” ujar John Herdman.

Uniknya, mantan pelatih timnas Kanada tersebut juga menyebutkan jika nantinya timnas Indonesia akan kedatangan beberapa pemain keturunan dan naturalisasi baru yang bisa memperkuat timnas Indonesia di ajang Piala Asia 2027. Pernyataan ini tentunya cukup menarik bagi beberapa pihak mengingat timnas Indonesia terakhir kali menaturalisasi pemain keturunan adalah saat memproses Mitchell Baker dan Luke Vickery pada bulan Juli 2026 kemarin.

“Saya pikir kami akan menyambut beberapa pemain baru dalam enam bulan ke depan, termasuk pemain yang belum pernah bekerja sama dengan saya dan pemain yang akan kembali setelah cedera,” imbuh John Herdman.

Lalu, mengapa timnas Indonesia diprediksi akan menambah beberapa pemain naturalisasi baru kedepannya?

Butuh Pelapis Sepadan, Timnas Indonesia Bisa Menaturalisasi Beberapa Pemain Baru!
Meskipun timnas Indonesia mampu meraih gelar juara di ajang FIFA ASEAN Cup 2026 kemarin. Akan tetapi, tak bisa dipungkiri jika masih banyak celah dan kekurangan yang bisa menjadi bahan evaluasi bagi staf pelatih sebelum berjibaku di ajang Piala Asia 2027 tahun depan.

Salah satu hal yang perlu menjadi pekerjaan rumah adalah di sektor lini belakang. Absennya sang kapten, yakni Jay Idzes memang tak bisa dipungkiri sedikit mengurangi kekuatan lini belakang timnas Indonesia. Sepanjang ajang FIFA ASEAN Cup 2026 kemarin, timnas Indonesia harus merasakan gawangnya kebobolan sebanyak empat gol.

Hal ini tentunya bukanlah permasalahan sepele mengingat calon-calon lawan timnas Indonesia di ajang Piala Asia 2027 nanti seperti Jepang, Qatar dan Thailand dikenal memiliki pemain-pemain lini depan yang cukup tajam. Oleh karena itu, PSSI diprediksi akan melakukan naturalisasi lagi di sektor pemain belakang.

Beberapa nama seperti Tristan Gooijer, Pascal Struijk dan Jayden Oosterwolde diprediksi akan menjadi prioritas incaran guna menambal posisi lini belakang timnas Indonesia. Selain itu, di sektor lini depan juga diprediksi akan kedatangan beberapa pemain naturalisasi baru yang bisa memperkuat timnas Indonesia.

Nama tenar seperti Dean Zandbergen disinyalir bisa menjadi prioritas pemain naturalisasi jika ingin mencari pelapis sepadan bagi Ole Romeny. Terlebih lagi, pemain yang memiliki darah Indonesia-Belanda tersebut juga terbuka untuk membela timnas Indonesia di kemudian hari.

Selain Dean Zandbergen, beberapa nama pemain asing yang merumput di liga Indonesia seperti Ciro Alves, Taisei Marukawa dan David da Silva diprediksi juga bisa menjadi pertimbangan untuk dinaturalisasi. Ketiga pemain tersebut bisa dinaturalisasi karena sudah menetap selama lima tahun di Indonesia dan sudah memenuhi syarat naturalisasi dari FIFA.

Lantas, siapakah pemain naturalisasi baru yang nantinya akan memperkuat timnas Indonesia? Sepertinya hanya waktu yang akan bisa menjawab hal tersebut.