M. Reza Sulaiman | vanesya nesa
ilustrasi wanita menangisi foto mantan kekasihnya (shutterstock.com)
vanesya nesa

Menghadapi perpisahan tidak hanya terasa menyakitkan di hati, tetapi juga bisa menjadi beban yang berat. Kenangan bersama mantan sering kali sulit untuk dihilangkan dan Anda mungkin merasa terjebak dalam ingatan tersebut. Antara masih memiliki perasaan atau sulit melupakan kenangan, kondisi ini tidak baik untuk diri sendiri maupun masa depan relasi Anda.

Mari kita bergerak maju. Saatnya belajar melepaskan apa yang sudah berlalu. Jika terdapat hal yang menyakitkan, berikanlah maaf, dan untuk kenangan indah yang masih menghantui, usahakanlah untuk mengikhlaskannya.

Jika Anda masih bingung harus mulai dari mana, berikut adalah beberapa saran dari penulis, berdasarkan pengalaman pribadi, untuk melepaskan masa lalu serta memaafkan mantan pasangan.

1. Hindari Mengingat Kesalahan

Masa lalu sering kali merupakan tempat yang sulit untuk dikunjungi kembali. Begitu mudah untuk terperangkap dalam semua kesalahan, terutama yang dilakukan oleh orang lain. Ingatlah, sesulit apa pun situasinya, itu adalah bagian dari masa lalu.

Hal yang lebih penting adalah Anda tidak dapat mengatur tindakan orang lain. Hidup tidak bisa dijalani hanya dengan memikirkan kesalahan atau pengkhianatan orang lain. Anda hanya bisa melanjutkan hidup dengan pengetahuan yang dimiliki saat ini. Sekarang, Anda tahu apa yang sebaiknya dihindari.

2. Buat Jarak

Selalu berada di dekat orang atau situasi yang negatif pasti akan memberikan dampak buruk. Untuk benar-benar melepaskan dan melanjutkan hidup, cobalah untuk menjauh dari mantan dan situasi yang menyakitkan tersebut. Jika Anda bisa menjauh dengan aman, lakukanlah.

Tidak perlu pindah rumah untuk mendapatkan ketenangan; cobalah pergi ke lokasi yang berbeda atau hindari tempat-tempat yang pernah Anda kunjungi bersamanya untuk membantu Anda agar tidak teringat kenangan yang menyakitkan.

3. Pasangan Tidak Selalu Sempurna

Terkadang, ketika merenungkan hubungan yang telah berakhir, kita cenderung beranggapan mantan tidak pernah berbuat salah. Tetaplah kuat dan ingatlah bahwa tidak ada orang yang sempurna. Sebuah hubungan melibatkan dua individu; masing-masing pasti memiliki kelebihan dan kekurangan.

Jangan terus mengingat mantan sebagai sosok yang tanpa cacat karena ia juga pasti memiliki kesalahan, entah Anda menyadarinya sekarang atau di kemudian hari.

4. Tinjau Kembali Kebiasaan

Ketika sebuah hubungan berakhir, banyak emosi yang sulit untuk diterima. Kadang-kadang, perasaan tertekan ini membuat kita terjebak dalam kebiasaan yang tidak selalu positif. Saat berusaha melepaskan masa lalu, sangat penting untuk menjaga pikiran tetap sehat.

Terus-menerus memikirkan apa yang terjadi atau apa yang seharusnya dilakukan secara berbeda hanya akan menambah tekanan emosional. Anda akan teringat kembali perasaan cemas tersebut setiap hari. Ketika Anda merasa ingin kembali pada kebiasaan buruk, arahkan pikiran Anda pada aktivitas lain yang lebih membangun.

5. Hapus Semua Pengingat

Foto-foto lama, catatan, dan media sosial adalah hal-hal yang perlu diperhatikan. Meskipun terlihat menyenangkan untuk mengingat momen-momen indah, hal itu justru bisa membuat Anda terus merasakan perasaan negatif. Bersamaan dengan kenangan yang manis, kenangan yang menyakitkan juga akan muncul.

Sebaiknya, hilangkan semua itu. Buang foto dan catatan tersebut serta berhentilah mengikuti (unfollow) akun media sosial mantan. Jika perlu, blokir agar Anda tidak melihat aktivitasnya. Ini bukan tindakan yang buruk, Anda hanya ingin melanjutkan hidup dengan cara yang lebih baik.

6. Berada dalam Kenyataan

Gadget seperti ponsel dan komputer sering kali membuat kita terpisah dari kenyataan, menciptakan dunia di mana segalanya tampak mungkin, serta pilihan dalam hal kencan dan karier menjadi semakin banyak. Meskipun tidak selalu buruk, hal ini bisa berpengaruh negatif jika kita menghabiskan terlalu banyak waktu di depan layar.

Kita jadi teralihkan dari momen sekarang, lebih fokus pada apa yang akan datang, atau terjebak dalam khayalan masa lalu. Terlibat dalam kehidupan nyata membantu kita untuk tetap fokus pada hal-hal yang terjadi saat ini.

7. Menjaga Harga Diri

Melepaskan dan bergerak maju itu tidak mudah. Setiap individu mengalami kehilangan dan kesedihan dengan cara yang unik. Berikan diri Anda pengertian pada hari-hari ketika sulit untuk tidak memikirkan masa lalu. Jangan menyalahkan diri sendiri untuk hal itu. Anda tidak bisa membandingkan proses pemulihan Anda dengan orang lain.

Pemulihan sering kali bukan hal yang mudah. Ketika merasa sedang berjuang, ingatlah kata-kata yang mungkin Anda ucapkan kepada teman yang mengalami hal yang sama. Ucapkan hal serupa pada diri Anda sendiri.

8. Mengizinkan Diri untuk Memaafkan

Saat hidup tidak berjalan seperti yang kita inginkan, kita sering kali cenderung menyalahkan diri sendiri. Kita terus memikirkan seberapa banyak kita gagal dalam mengubah situasi.

Namun, pada kenyataannya, segala sesuatu terjadi karena suatu alasan. Ada pelajaran berharga yang dapat diambil. Apa pun yang mungkin dilakukan berbeda, hasil akhirnya tetap sama. Oleh karena itu, belajarlah untuk memaafkan diri sendiri.

Baca Juga