Angelina Donna | Angelina Donna
Floating Market, Lembang (Hendrik)
Array

Akhir pekan lalu, saya dan beberapa teman bermain ke Bandung. Memang, kami membutuhkan jeda sejanak dari keriuhan kota Jakarta. Berangkat pagi-pagi, kami berharap tidak begitu macet sampai di Pasteur, Bandung. 

Ternyata, saat kami tiba di Pasteur sekitar pukul 10-an, antrean sudah mengular. Padahal masih pagi dan bulan puasa. Tetapi tidak berpengaruh. Untungnya, lepas dari Pasteur jalanan masih belum macet. Setelah bertanya sana-sini, sampailah kami di Floating Market Lembang atau pasar terapung. 

Awalnya, bayangan saya suasana di Lembang ini sama dengan suasana di pasar apung Sentul. Ternyata salah. Pasar Terapung ini jauh lebih besar dari gambaran saya. Anda juga disuguhi dengan danau yang luas di tengah-tengahnya. Ada beberapa pilihan tempat makan. Di restoran di pinggir danau atau di deretan pasar terapung. 

Para penjual di sini menggunakan perahu dan pengunjung bisa mengitari sembari memilih aneka makanan yang disediakan. Untuk di bagian ini, kebanyakan jajanan Bandung. Mulai dari cuanki, mendoan, tahu susu, pisang goreng, tutut hingga karedok. 

Ada juga bagian lain yang bernuansa sawah. Anda juga akan menemukan makanan menarik dan bisa menikmati makanan sembari lesehan di depan sawah. 

Ah, senangnya kami bisa pergi sejenak dari Jakarta. Untungnya pas bulan puasa, sehingga tidak begitu ramai dan tidak perlu berdesak-desakan. 

Artikel ini dikirim oleh Hendrik, Jakarta

Anda memiliki cerita atau foto menarik? Silakan kirim ke email: yoursay@suara.com