Dunia Fantasi (Dufan) Ancol jadi saksi pertemuan seru 100 pengelola merek dan UMKM dari berbagai wilayah Indonesia dalam acara Admin Brand Gathering 2026: #AdminThreadOTWDufan #WorkFromAncol, Selasa (12/5/2026).
Ajang ini bukan sekadar kumpul-kumpul, melainkan momentum penting bagi komunitas kreatif yang sebelumnya tumbuh organik lewat platform Threads untuk akhirnya bertemu tatap muka.
Dengan suasana rekreatif khas Dufan, para peserta diajak membangun interaksi terbuka, bertukar ide, dan memperkuat kolaborasi lintas merek.
Founder Komunitas Brand Indonesia (KBI), Adinda Olivia Ramanuzan, menegaskan bahwa gathering ini adalah jembatan nyata bagi UMKM dan brand lokal untuk membuka akses kolaborasi yang selama ini dianggap sulit ditembus secara formal.
Melalui pertemuan tatap muka, KBI memfasilitasi peluang kemitraan komersial, barter antarbrand, hingga penguatan ekosistem UMKM agar lebih siap menghadapi tantangan pasar nasional.
Meski dikemas dengan konsep santai, KBI tetap menekankan integritas dan independensi, serta menegaskan diri sebagai wadah mandiri yang tidak berafiliasi dengan kepentingan politik.
Sikap inklusif tetap dijaga, dengan membuka ruang kolaborasi bersama instansi pemerintahan maupun profesional.
Menariknya, setiap brand yang hadir telah melalui proses kurasi ketat untuk memastikan kualitas produk dan legalitas usaha. Hal ini penting agar tercipta ekosistem bisnis yang aman dan terpercaya bagi sesama anggota.
Semangat kolaborasi tanpa paksaan yang diusung dalam gathering ini diharapkan mampu memantik lahirnya inovasi baru dari merek asli Indonesia.
Selama di Dufan, para peserta tidak hanya menikmati wahana hiburan, tetapi juga merasakan energi positif yang memperkuat semangat kebersamaan.
Acara ini menjadi bukti bahwa kolaborasi bisa lahir dari ruang santai, tanpa harus terjebak dalam formalitas kaku.
Para admin brand dan UMKM yang sebelumnya hanya berinteraksi lewat layar kini bisa saling mengenal lebih dekat, membangun kepercayaan, dan merancang strategi bersama.
Dari diskusi ringan hingga peluang kerja sama konkret, semuanya mengalir alami dalam suasana penuh tawa dan kebersamaan.
Lebih dari sekadar networking, Admin Brand Gathering ini menegaskan bahwa ekosistem UMKM Indonesia sedang bergerak ke arah yang lebih solid.
Melalui dukungan komunitas seperti KBI, brand lokal punya kesempatan lebih besar untuk tumbuh, berinovasi, dan bersaing di pasar nasional.
Semangat “work from Ancol” yang diusung acara ini seakan jadi simbol bahwa kerja serius bisa tetap menyenangkan, dan kolaborasi bisa lahir dari ruang rekreatif.
Gathering ini direncanakan tidak berhenti di satu pertemuan, melainkan berlanjut menjadi gerakan berkelanjutan.
Kolaborasi lintas merek, inovasi kreatif, dan penguatan ekosistem UMKM akan jadi modal penting bagi Indonesia untuk melahirkan produk-produk lokal yang tak hanya berkualitas, tapi juga mampu bersaing di level global.
Baca Juga
-
Sempat Ragu, Kenapa Marc Marquez Yakin Bertahan di Ducati hingga 2028?
-
Kisah Kang Edai Jadikan Budaya Osing Sebagai Motor Ekonomi Desa Kemiren Banyuwangi
-
Body Shaming Pasca Melahirkan yang Menyamar Jadi Nasihat Sehat
-
Kisah Desa Les Buleleng: Merawat Tradisi Nyegara Gunung dan Konservasi Alam Bersama Astra
-
Kisah Bli Nyoman 'Don Rare': Pulang Kampung Mengubah Garam Desa Les Jadi Emas Pariwisata
Artikel Terkait
-
Nostalgia Moiland: Mengenang Era "Dufan Mini" di Mall of Indonesia
-
Lagu Koil Kolaborasi dengan Ahmad Dhani Dipakai untuk Protes DPR, Gitaris: Jadi Kocak
-
Promo Ancol dan Dufan Selama Agustus, Spesial Hari Merdeka
-
15 Tempat Wisata Bagikan Tiket Gratis Promo 17 Agustus 2025, Serbu Sekarang!
-
Promo Dufan Hingga Taman Safari, Cek Daftar Lengkap Diskon Liburan Long Weekend Ini
Lifestyle
-
4 Rekomendasi HP Samsung RAM 12 GB Terbaik Agustus 2026, Performa Ngebut untuk Multitasking
-
HP 64 GB Mulai Lemot? Coba 6 Trik Sederhana Ini sebelum Ganti Ponsel
-
Tak Melulu Merek Luar, ini 6 Sepatu Lokal yang Gak Kalah Keren!
-
4 Cara Digital Detox untuk Mengurangi Ketergantungan pada Gadget
-
4 Tone Up Sunscreen Korea Vitamin C, Rahasia Punya Wajah Cerah Seharian!
Terkini
-
Sempat Ragu, Kenapa Marc Marquez Yakin Bertahan di Ducati hingga 2028?
-
Kisah Kang Edai Jadikan Budaya Osing Sebagai Motor Ekonomi Desa Kemiren Banyuwangi
-
Body Shaming Pasca Melahirkan yang Menyamar Jadi Nasihat Sehat
-
Kisah Desa Les Buleleng: Merawat Tradisi Nyegara Gunung dan Konservasi Alam Bersama Astra
-
Kisah Bli Nyoman 'Don Rare': Pulang Kampung Mengubah Garam Desa Les Jadi Emas Pariwisata