Walau sudah menikahi penyanyi Raisa, Hamish Daud tetap saja menarik untuk dikomentari. Kali ini tentang hubungannya dengan kemiri.
Di akun Instagramnya, Hamish meng-upload foto saat tengah memperhatikan kemiri yang sedang dipanen masyarakat di kawasan yang ia kunjungi. Di bagian caption, ia menulis, "Candlenut/ kemiri in the A.M."
Kayaknya, Hamish lagi bingung, apa nama biji yang lagi dipegangnya itu. Beberapa warganet pun bilang bahwa itu kemiri, bahkan ada juga yang nggak peduli pada pertanyaan itu dan memilih jadi kemiri, karena dipegang Hamish;
@an.nishabil@hamishdw; gpp yaa salah sebut kemiri juga klo yg bilangnya ganteng ke gini mah.
@asnawatirasyid; Iya, itu kemiri.
@armandapransiska; Kemiri.
@beach_id62; Pengen deh jd kemirinya.
@niyadinarw; Kemirinya lucu banget jadi pengen hamishnya.
@cynthiafebrianto; Aduuh jangankan main walnuts, ibaratnya main batu pasir juga tetep awesome.
Pengirim: Indri Setiawan, mahasiswa.
Baca Juga
-
Light Novel Isekai Romantis Populer Karya Kotoko Resmi Dapat Adaptasi Anime
-
Nubia Neo 3 GT 5G Hadir Bawa RAM Lebih Besar, Jadi HP Gaming Entry Level
-
8 Drama China yang Tayang Februari 2026, Genre Misteri hingga Komedi
-
Tutorial Jadi Generasi Sandwich: Kenyang Makan Hati, Dompet Diet Ketat
-
Range Rover Autobiography Rp8,5 M Jadi Mobil Dinas Gubernur Kaltim
Artikel Terkait
Lifestyle
-
Nubia Neo 3 GT 5G Hadir Bawa RAM Lebih Besar, Jadi HP Gaming Entry Level
-
Rezeki Nomplok di Depan Mata, 3 Shio Ini Diprediksi Panen Cuan Besar di 2026
-
4 OOTD Layering Ala Bae In Hyuk, Minimalis tapi Tetap Fashionable
-
4 Hybrid Sunscreen SPF 35, Penyelamat Kulit Berminyak Atasi Jerawat dan PIE
-
5 Jajanan Korea Favorit untuk Buka Puasa, Manis dan Menggoda Selera
Terkini
-
Light Novel Isekai Romantis Populer Karya Kotoko Resmi Dapat Adaptasi Anime
-
8 Drama China yang Tayang Februari 2026, Genre Misteri hingga Komedi
-
Tutorial Jadi Generasi Sandwich: Kenyang Makan Hati, Dompet Diet Ketat
-
Range Rover Autobiography Rp8,5 M Jadi Mobil Dinas Gubernur Kaltim
-
Hukuman Pelaku atau Perbaikan Sistem? Menolak Narasi "Oknum" yang Berulang